Penanganan atau Pengobatan Penyakit Disentri

Pencegahan dan pengobatan Disentri

Untuk mengantisipasi penyakit disentri yaitu dengan menerapakn pola hidup bersih dan sehat. Misalnya selalu menjaga kebersihan makanan dan minuman dari kontaminasi kotoran dan serangga pembawa kuman, menjaga kebersihan lingkungan, membersihkan tangan secara baik sesudah buang air besar atau saat akan makan.

Tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi disentri dan diare diantaranya mempunyai efek sebagai adstringent (pengelat), yaitu dapat mengerutkan selaput lendir usus sehingga mengurangi pengeluaran cairan diare dan disentri. Selain itu juga mempunyai efek sebagai antiradang dan antibakteri.

Disentri

Obat-obat yang bisa digunakan untuk mengatasi disentri:

  1. Patikan Kebo (Euphorbia Hirta). Khasiatnya sebagai antiradang, bisa mengobati disentri basiler, disentri amuba, diare, gangguan pencernaan, radang usus.
  2. Daun jambu biji (Psidium Guajava). Khasiatnya sebagai astringent/pengelat (mengerutkan selaput lendir usus, sehingga mengurangi pengeluaran cairan), anti diare, disentri, anti radang dan menghentikan pendarahan.
  3. Sambiloto (Andrographis Paniculata). Khasiatnya sebagai antiradang, antibakteri, penawar racun, dan bisa mengobati diare, disentri basiler, radang usus.
  4. Kunyit (Curcuma Longa). Berkhasiat sebagai antiradang, anti bakteri, astringent/pengelat. Bisa mengobati disentri, diare, radang usus, gangguan pencernaan.
  5. Krokot (Portucula Oleracea). Bisa mengobati antiradang, menurunkan panas, anti toksik, mengobati diare, disentri, radang usus buntu.
  6. Kulit delima (punica granatum). Berkhasiat sebagai astringent/pengelat, anti diare dan disentri, antibakteri.
  7. Teh (Thea Chinensis). Berkhasiat sebagai pengelat usus/astringent, anti bakteri. Teh pekat berkhasiat mengatasi diare, disentri, radang usus, gangguan pencernaan.
  8. Daun sendok (Plantago Major). Berkhasiat sebagai antiradang, berkhasiat mengatasi diare, disentri panas, disentri basiler, gangguan pencernaan.

Ramuan tradisional untuk mengobati disentri

  • 30 gram patikan kebo segar, 20 gram kunyit dan gula merah secukupnya, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Kemudian disaring, lalu airnya diminum 2 kali sehari. Setiap kali minum 150 cc.
  • 30 gram daun jambu biji segar, 5 gram teh, direbus dengan 600 cc air, hingga tersisa 300 cc. Kemudian disaring, lalu airnya diminum 2 kali sehari. Setiap kali minum 150 cc.
  • 10 gram sambiloto kering, 15 gram kulit delima kering, gula aren, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Kemudian disaring, lalu airnya diminu 2 kali sehari. Setiap kali minum 150 cc.
  • 60 gram krokot segar, 30 gram daun sendok segar, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Kemudian disaring dan airnya diminum 2 kali sehari, setiap kali minum 150 cc.

Artikel terkait lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *