Ciri khas bioteknologi konvensional

Hai kawan-kawan, admin akan mencoba menjelaskan tentang ciri khas dari bioteknologi konvensional. Semoga saja ulasan tentang ciri khas dari bioteknologi konvensional ini bermanfaat banyak.

Ciri Khas Bioteknologi Konvensional

Ciri khas yang tampak pada bioteknologi konvensional adalah adanya penggunaan makhluk hidup secara langsung dan belum tahu adanya penggunaan enzim.

Peranan dan Manfaat bioteknologi konvensional adalah:

  • Keju dibuat dengan menggunakan bakteri asam laktat, yaitu Lactobacillus casei dan streptococus lactis.
  • Mentega dibuat dengan menggunakan bakteri Streptococcus Cremoris, dan Lactobacillus bulgaricus.
  • Yoghurt dibuat melalui proses pasteurisasi dan fermentasi. Mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan yoghurt yaitu Lactobacillus bulgaricus.
  • Kecap dibuat melalui proses fermentasi kedelai menggunakan jamur Aspergillus wentii atau Aspergillus sojae
  • Tempe dibuat melalui proses fermentasi kedelai menggunakan jamur Rhizopus oligosporus, Rhyzopus stolonifer, Rhizopus arrhizus, dan Rhizopus oryzae
  • Tapai dibuat dari ketela pohon dengan menggunakan ragi. Ragi yang dimaksud adalah khamir (Saccharomyces cerevisiae)
  • Nata de coco dibuat dengan bahan baku air kelapa yang difermentasi oleh bakteri Acetobacter xylinum.

Apa Pengertian Bioteknologi Konvensional?

Bioteknologi konvensional adalah bioteknologi yang menggunakan mikroorganisme sebagai alat untuk menghasilkan produk dan jasa, misalnya jamur dan bakteri yang menghasilkan enzim-enzim tertentu untuk melakukan metabolisme sehingga diperoleh produk yang diinginkan.

Penyebab LBB gagal menciptakan perdamaian dunia

Hai kawan-kawan, kamu tau nggak kalau jaman dahulu itu ada organisasi yang bernama Liga bangsa-Bangsa, tetapi gagal dalam menciptakan perdamaian dunia. Nah, artikel berikut ini akan mencoba menjelaskan tentang apa saja faktor yang menjadi penyebab LBB gagal menciptakan perdamaian dunia.

Sebutkan 4 faktor penyebab LBB gagal menciptakan perdamaian dunia  adalah!

  1. Tidak memiliki alat kekuasaan untuk menindak negara yang melanggar
  2. Terseret dalam masalah politik negara-negara besar. Misalnya Jepang yang keluar dari LBB sebab tidak mau mengembalikan Mansuria kepada Cina, dan Italia tetap menjajah Ethiopia.
  3. Tidak memiliki peraturan yang mengikat dan sifatnya sukarela
  4. Superioritas dan inferioritas negara-negara anggotanya

Liga Bangsa-Bangsa

Apa itu LBB (Liga Bangsa-Bangsa)?

Liga Bangsa-Bangsa atau LBB (League of Nations) adalah organisasi internasional yang dibentuk susai Perang Dunia I, oleh negara sekutu pemenang perang. LBB awalnya bertujuan untuk menciptakan perdamain dan mencegah perang besar yang sebelumnya terjadi di Eropa dan menimbulkan korban besar agar tidak terulang.

Liga Bangsa-Bangsa atau LBB adalah dibentuk sebagai kesepakatan perjanjian Versailes pada 10 January 1920. LBB berkantor pusat di Jenewa, Swiss. Tempat ini dipilih karena Swiss memiliki reputasi sebagai negara netral, dan pada Perang Dunia I tidak berpihak pada Sekutu maupun negara-negara Sentral.

LBB banyak beraktivitas untuk menyelesaikan pertentangan masalah wilayah di negara-negara dunia pada tahun 1920an dan 1930an. Misalnya LBB menyelesaikan perselisihan antara pulau Aland antara Swedia dan Finlandia, perselisihan tentang kemerdekaan Albania dan wilayah bekas jajahan kekaisaran Jerman dan Turki Usmani.

Namun, akhirnya LBB gagal mencegah perang besar setelah gagal mencegah pengumpulan senjata oleh Jerman dan gagal mencegah serangan Italia ke Ethiopia tahun 1935, serangan Jepang ke China tahun 1937 dan akhirnya gagal mencegah serangan Jerman ke Polandia yang memulai perang Dunia II.

Kegagalan ini disebabkan resolusi atau ketetapan LBB diacuhkan oleh negara-negara besar seperti Italia, Jerman, dan Jepang. Ini karena LBB tidak memiliki cara untuk memaksa negara yang melawan untuk mematuhi kesepakatanya.

Selain itu, ada pertentangan kepentingan antar negara LBB misalnya antara Jerman dan Perancis, dan karena setiap negara anggota LBB memiliki hak veto, keputusan LBB sulit dibuat karena sulit menyusun kesepakatan bersama.

Akhirnya setelah Perang Dunia II selesai LBB digantikan Persatuan Bangsa-Bangsa atau PBB. PBB mengatasi kelemahan LBB dengan membentuk Pasukan Penjaga Perdamanaian (peacekeepers) yang ebrtugas menjalankan resolusi PBB. Selain itu, hanya negara terntentu di PBB yang memiliki hak veto, yaitu Amerika Serikat, Uni Sovyet (diteruskan oleh Russia), China, Perancis dan Inggris saja.

Tujuan LBB adalah

  • Menjamin adanya perdamaian dunia, termasuk menjaga persahabatan antarnegara.
  • Melenyapkan perang antar negara di dunia.
  • Melakukan diplomasi terbuka sebagai bagian dari menjaga perdamaian dunia.
  • Menaati adanya hukum dan perjanjian internasional.
  • Memajukan sekaligus memelihara kerjasama internasional di bidang ekonomi, sosial, pendidikan, dan kebudayaan.

Pengertian massa atom relatif (Ar) dan contohnya

Hai kawan-kawan, artikel berikut ini akan menjelaskan mengenai Pengertian massa atom relatif (Ar) dan contohnya. Semoga saja artikel singkat tentang Pengertian massa atom relatif (Ar) dan contohnya ini bermanfaat banyak.

Pengertian massa atom relatif

Massa Atom relatif adalah perbandingan relatif massa atom unsur tertentu terhadap massa atom unsur lainnya. Satuan Massa Atom disingkat sma.1 sma =  x massa atom C-12

Massa atom atau berat atom adalah massa rata-rata atom suatu unsur, dihitung dengan menggunakan kelimpahan relatif dari isotop dalam unsur yang terjadi secara alamiah. Massa atom menunjukkan ukuran atom.

Meskipun secara teknis massa adalah jumlah massa semua proton, neutron, dan elektron dalam sebuah atom, massa elektron sangat jauh lebih sedikit dibandingkan dengan partikel lain, massa yang hanya bahwa inti (proton dan neutron).

Contoh massa atom relatif

Jika massa atom Karbon (C) adalah 12,01115 » 12 maka perhitungan massa atom relatif dilakukan dengan cara sebagai berikut : Karena massa atom C-12 sama dengan 1 sma, maka yang berarti : Ar X = massa rata-rata 1 atom unsur X » Ar X = pembulatan massa rata-rata 1 atom unsur X

Massa atom hidrogen adalah 1,0079. Hidrogen (nomor atom 1) adalah unsur yang memiliki massa atom terendah. Isotop yang paling umum dari hidrogen adalah protium, atom yang terdiri dari proton atau proton dan elektron. Karena sejumlah kecil deuterium (satu proton dan satu neutron) dan tritium (satu proton dan neutron 2), massa atom hidrogen sedikit lebih tinggi dari 1.

Perbedaan lava dan lahar

Hai kawan-kawan, admin akan mencoba memberikan uraian tentan apa perbedaan antara lava dan lahar. Semoga saja ulasan singkat tentang perbedaan lava dan lahar ini bermanfaat banyak.

Perbedaan lava dan lahar adalah:

  1. Lava adalah cairan larutan magma pijar yang mengalir keluar dari dalam bumi melalui kawah gunung berapi atau melalui celah (patahan) yang kemudian membeku menjadi batuan yang bentuknya bermacam-macam. Sedangkan Lahar adalah aliran material vulkanik yang biasanya berupa campuran batu, pasir dan kerikil akibat adanya aliran air yang terjadi di lereng gunung (gunung berapi).
  2. Lava adalah Materi Erupsi gunung api yang berupa zat cair yang umumnya keluar secara meleleh (effusif). Sedangkan lahar adalah materi Erupsi gunung api yang berbentuk padat mulai dari ukuran debu vulkanik sampai ukuran bongkah (Bomb) yang keluar oleh letusan yang sifatnya explosif.
  3. Lava adalah cairan magma pijar yang mengalir keluar dari dalam bumi melalui kawah gunung berapi atau melalui celah (patahan) yang kemudian membeku menjadi batuan yang bentuknya bermacam-macam. Sedangkan lahar adalah aliran material vulkanik yang biasanya berupa campuran batu, pasir dan kerikil akibat adanya aliran air yang terjadi di lereng gunung (gunung berapi). Di Indonesia khususnya, aktivitas aliran lahar ini akan meningkat seiring dengan meningkatnya intensitas curah hujan

Perbedaan Lava dan magma

  • Lava adalah lahan panas, sedangkan magma adalah semburan panas yang akan menjadi lava
  • lava sangat panas dan berbentuk cair, sedangkan magma sangat panan tetapi berbentuk seperti bongkahan.

Apa pengertian lava?

Lava adalah magma yang keluar dari perut bumi/ gunung api akibat adanya peningkatan aktifitas vulkanik di dalam gunung api. Lava keluar dapat berupa leleran yang mengalir menuruni lereng gunung hingga tempat yang jauh di lembah, magma bisa juga keluar dan berdiam disekitar puncak gunung api dan membentuk kubah lava (dome) sehingga gunung api tersebut kelihatan lebih tinggi.

Perbedaan lava dan lahar

Apa pengertian lahar?

Lahar adalah lava yang tercampur dengan air (baik air hujan ataupun lainnya seperti danau di sekitar gunung) sehingga menjadi jenuh dan membentuk aliran yang meluncur dengan kecepatan tinggi menuruni lereng hingga jarak puluhan kilometer.

Apabila lava yang tercampur air masih panas atau baru keluar dari dapur magma pasca erupsi maka menghasilkan lahar panas. Sebaliknya apabila lava sudah tertimbun lama dilereng gunung setelah erupsi lalu tercampur air pada musim hujan maka akan menghasilkan aliran lahar dingin. Kedua type lahar di atas mempunyai resiko yang sama besar pada bencana pasca erupsi gunung api yang banyak menimbulkan korban jiwa.

 

Pengertian gas vulkanik dan 5 contoh gas vulkanik

Pengertian gas vulkanik dan 5 contoh gas vulkanik. Pengertian gas vulkanik adalah gas-gas yang dikeluarkan saat terjadi letusan gunung berapi yang dikeluarkan antara lain carbon monoksida (CO), Carbondioksida(Co2), Hidrogen Sulfida (H2S), sulfurdioksida(SO2) dan nitrogen (NO2) yang membahayakan manusia.

Yang dimaksud dengan Gas vulkanik adalah gas yang dilepaskan oleh gunung berapi aktif (atau, kadang-kadang, tidak aktif). Ini termasuk gas yang terperangkap dalam rongga  (vesikel) dalam batuan vulkanik , gas terlarut atau terdisosiasi dalam magma dan lava, atau gas yang berasal langsung dari lava atau secara tidak langsung melalui air tanah yang dipanaskan oleh aksi vulkanik.

Apa saja kandungan dan Komposisi gas vulkanik?

Komponen utama gas vulkanik adalah uap air (H 2 O), karbon dioksida (CO 2 ), sulfur baik sebagai sulfur dioksida (SO 2 ) (gas vulkanik suhu tinggi) atau hidrogen sulfida (H 2 S) (suhu rendah gas vulkanik), nitrogen , argon , helium , neon , metana , karbon monoksida dan hidrogen.

Senyawa lain yang terdeteksi dalam gas vulkanik adalah oksigen (meteorik), hidrogen klorida , hidrogen fluorida , hidrogen bromida , nitrogen oksida (NOx), sulfur heksafluorida , karbonil sulfida , dan senyawa organik . Senyawa eksotis termasuk merkuri , halokarbon (termasuk CFC ), dan radikal halogen oksida .

Kelimpahan gas sangat bervariasi dari gunung berapi ke gunung berapi, dengan aktivitas vulkanik dan dengan pengaturan tektonik. Uap air secara konsisten merupakan gas vulkanik paling banyak, biasanya terdiri lebih dari 60% dari total emisi. Karbon dioksida biasanya menyumbang 10 hingga 40% dari emisi.

Gunung berapi yang terletak di batas lempeng konvergen memancarkan lebih banyak uap air dan klorin daripada gunung berapi di titik panas atau batas lempeng divergen . Hal ini disebabkan oleh penambahan air laut ke magma yang terbentuk di zona subduksi.

Gunung berapi batas lempeng konvergen juga memiliki rasio H 2 O / H 2 , H 2 O / CO 2 , CO 2 / He dan N 2 / He yang lebih tinggi daripada hot spot atau gunung berapi batas lempeng divergen.

Contoh gas vulkanik adalah:

  • karbon monoksida (CO)
  • karbon dioksida (CO2)
  • hidrogen sulfida(H2S)
  • sulfur dioksida (SO2)
  • Nitrogen (NO2)