Menjelaskan Tujuan Politik Etis dengan singkat

Pada 17 September 1901, Ratu Wilhelmina yang baru naik tahta menegaskan dalam pidato pendahuluan Parlemen Belanda bahwa pemerintah Belanda mempunyai keharusan moral dan hutang budi terhadap bangsa asli di Hindia Belanda. Kebijakan baru yang dikeluarkan Ratu Wilhelmina untuk masyarakat Hindia Belanda itu bertujuan untuk menambah kesejahteraan rakyat.

Pada mula perumusan Kebijakan Politik Etis, terjadi pro dan kontra di kalangan intelektual, politisi dan rohaniawan (kalangan gereja) di Belanda. Sebagian anggota Parlemen Belanda membangkang tetapi ada pun yang menyokong program ini. Sebab dinilai berisi destinasi manusiawi bahkan sebagai keharusan moral terhadap rakyat.