Menjelaskan Sistem Kekerabatan Suku Limbai dengan singkat

Dalam sistem kekerabatan mereka menganut prinsip bilineal atau cognatixc artinya menarik garis keturunan kepada pihak ayah dan pihak ibu, meskipun pihak ayah lebih kuat dari pada pihak ibu.

Sebagai contoh perkawinan antara sepupu tingkat pertama “sana tua” diperkenankan sepanjang keduanya dari pihak ibu, sebaliknya akan dilarang “mali” bila keduanya masing-masing dari pihak ayah dan ibu atau keduanya dari pihak ayah.

Prinsip pewarisan jatuh pada anak bungsu “bungsu” laki-laki ataupun perempuan “ultimogeniture” jika seseorang meninggalkan keluarga asalnya karena kawin, maka ia tidak lagi memiliki hak atas sejumlah harta pusaka berupa gong, tempayan kuno, kebun, babi atau sapi.