Menjelaskan Sasaran Manajemen Aset dengan singkat

Sasaran dari manajemen asset adalah untuk mencapai kecocokan/kesesuaian sebaik mungkin asset dengan strategi penyediaan pelayanan. Hal ini diprediksikan pada saat pemeriksaan atau pengujian dari alernatif penggunaan asset. Harapannya adalah pada solusi non asset akan memungkinkan penyediaan pelayanan dengan biaya terendah.

Jadi dengan manajemen asset akan dapat diketahui apakah suatu asset itu sesuai dengan strategi penyediaan pelayanan ataukah tidak. Solusi non asset dimaksudkan sebagai alternative penggunaan asset tanpa harus memiliki asset tersebut serta menghindari alternative yang terfokus pada pengadaan asset yang tanpa disertai optimalisasi asset yang telah ada.

Dengan tekanan atau keterbatasan sumber daya yang tersedia untuk menyediakan pelayanan, merupakan hal yang penting bagi manajer asset untuk memahami dan mengerti bahwa konsumsi asset merupakan hal yang nyata dan menjadi biaya yang signifikan dari penyediaan pelayanan.

Aplikasi dari teknik biaya siklus hidup (life cycle costing) dan penyususnan kerangka akuntabilitas yang memadai merupakan hal yang integral untuk mencapai pemahamn tersebut. Implementasi yang efektif dari prinsip akan mengarahkan biaya-biaya penyediaan pelayanan kepada :

  1. Penurunan permintaan terhadap asset baru dengan mengadopsi solusi non-aset.
  2. Maksimalisasi potensi manfaat dari asset-aset yang telah ada,
  3. Penekanan biaya keseluruhan dari pemilikan asset melalui penggunaan teknik biaya siklus hidup,
  4. Memastikan perhatian atau focus yang tajam atas hasil dengan penyusutan pertanggujawaban dan akuntabilitas yang jelas untuk asset.

Manajemen asset merupakan suatu proses yang sistematik dan terstruktur yang mencangkup seluruh asset. Asumsi yang mendasari adalah bahwa asset ada untuk mendukung penyediaan pelayanan.