Menjelaskan Proses Awal Penciptaan Laut dengan singkat

Laut adalah kumpulan air asin yang sangat banyak dan luas di permukaan bumi yang memisahkan atau menghubungkan suatu benua dengan benua lainnya dan suatu pulau dengan pulau lainnya. Air laut merupakan campuran dari 96,5% air murni dan 3,5% material lainnya seperti garam-garaman, gas-gas terlarut, bahan-bahan organik dan partikel-partikel tak terlarut.

Penciptaan laut menurut al qur’an di jelaskan dalam Q.S Al-Baqoroh :164

“Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang, kapal yang berlayar di laut dengan (muatan) yang bermanfaat bagi manusia, apa yang diturunkan Allah dari langit berupa air, lalu dengan air itu dihidupkan-Nya bumi setelah mati (kering), dan Dia tebarkan di dalamnya bermacam-macam binatang, dan perkisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, (semua itu) sungguh merupakan tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang mengerti”.

Pada mulanya, Allah menciptakan alam semesta, bumi belum berbentuk dan masih kacau.Samudra yang bergelora menutupi segala sesuatu, tetapi kuasa Allah bergerak di atas permukaan air. Allah berkata ” Jadilah Terang. Lalu terang itu ada.Lalu dipisahkannya terang itu dari gelap. Maka Allah menamakan terang itu ” Siang” dan gelap itu ” Malam ” Itulah hari pertama.

Baca Juga : 

Kemudian Allah berkata ” jadilah sebuah kuba untuk membagi air itu menjadi dua, dan menahannya dalam dua tempat yang terpisah. Kubah itu dinamakan-Nya ” langit” Itulah hari kedua.

Allah berkata lagi : Hendaklah air yang ada di bawah langit mengalir ke satu tempat, sehingga tanah akan kelihatan. Allah menamakan tanah itu ” Darat “, dan kumpulan air itu dinamakan ” Laut ” Hendaklah tanah mengeluarkan segala macam tumbuh-tumbuhan yaitu jenis yang menghasilkan biji-bijian dan jenis yang menghasilkan buah-buahan. Itulah hari ketiga.

Pada hari keempat Allah bersabda” Hendaklah ada benda-benda terang di langit untuk menerangi bumi, untuk memisahkan siang dari malam. Maka Allah membentuk benda yang terangnya amat besar, yaitu matahari, bulan dan bintang-bintang.

Hari kelima Allah menciptakan bintang-bintang raksasa laut dan segala jenis makhluk hidup yang ada di dalam air, segala jenis burung dan segala jenis binatang darat. Allah memberkati dan memberikan perintah kepada makhluk hidup yang ada di dalam air dan udara untuk bertambah banyak.

Hari keenam Allah menciptakan manusia dengan bersabda ” Sekarang kita akan membuat manusia yang akan berkuasa atas ikan-ikan, burung-burung dan semua binatang, baik jinak maupun liar, baik besar maupun kecil. Demikian jadilah manusia, laki-laki dan perempuan.Kemudian, Tuhan memberkati mereka dengan ucapan ” beranakcuculah yang banyak supaya keturunanmu tinggal dan menguasai muka bumi. Kamu Kutugaskan mengurus ikan-ikan, burung-burung dan semua bintang termasuk binatang liar dan melestarikan tumbuh-tumbuhan.

Sedangkan menurut para ahli yaitu:Sekitar empat miliar tahun silam permukaan bumi terlalu panas. Air tidak dapat bertahan dalam wujud cair. Air yang dikeluarkan dalam wujud uap dari kawah gunung api, bersama dengan gas-gas vulkanik lain, membumbung dan terlepas begitu saja ke antariksa. Sekitar 385 miliar tahun silam, suhu bumi telah cukup dingin dan mampu membentuk atmosfer yang terdiri dari gas-gas vulkanik, di antaranya uap air. Selanjutnya air mulai mengembun dan terbentuklah genangan lautan di cekungan-cekungan permukaan bumi.Sejak lautan terbentuk, hujan mulai turun. Hujan mencuci garam dari batuan dan membawanya ke laut.Inilah sebabnya air laut terasa asin.