Menjelaskan Pengertian Lumut Kerak dengan singkat

Lumut kerak hidup menempel di pepohonan atau bebatuan, di atas tanah, tembok pagar, juga di tembok atau atap rumah. Meski dianggap sebagai pengganggu dan diremehkan, lumut kerak dapat dimanfaatkan sebagai ramuan obat tradisional, bahan pewarna, dan bioindikator pencemaran udara.

Lumut kerak juga dikenal sebagai lichenes (biasanya menjadi pioner sebelum jenis lumut lain dapat hidup di suatu tempat-Red.). Bentuknya seperti tumbuhan, tetapi bukan golongan tumbuhan. Ia bukan satu organisme, namun suatu ekosistem kecil yang merupakan asosiasi simbiotik dari dua atau tiga mitra yang berbeda satu sama lain. Mitra paling dominan pada simbiosis lumut kerak yaitu cendawan (fungi) dengan koloni ganggang (algae) atau cyanobacteria, yang berperan memberikan catu makanan melalui fotosintesis.

Berdasarkan dari bentuknya lumut kerak ini dapat dibedakan menjadi tiga kelompok yaitu :

  • Krustos ( seperti kerak ).
  • Folios ( seperti daun ).
  • Dan Fruktikos ( seperti semak ).

Untuk ukuran lumut kerak ini beraneka ragam dari bentuk yang sangat kecil hingga yang panjangnya mencapai beberapa meter.

Talus lumut kerak sebagian besar terdiri dari hifa jamur yang berjalin rapat, yang menyerupai spons yang dapat menyerap air. Terdapat rizoid yang berfungsi sebagai pelekat pada permukaan substrat dan menyerap air dan garam-garam mineral. Ganggang memperoleh air dan garam-garam mineral dari jamur yang digunakan untuk fotosintesis yang sebagian hasilnya diberikan kepada jamur.

Jamur mikobion berkembang biak dengan askospora yang terbentuk pada apotesium. Spora yang dihasilkan akan tumbuh membentuk hifa. Apabila hifa ini menemukan ganggang yang sesuai maka akan tumbuh membentuk talus yang baru.

Untuk perkembangbiakan lumut kerak yang lebih sering dijumpai ialah perkembangbiakan secara vegetative dengan fragmentasi atau dengan soredium. Soredium terdiri dari satu atau beberapa ganggang yang terbungkus oleh hifa jamur. Talus yang patah maupun soredium dapat terbawa angin atau air ke tempat lain dan tumbuh membentuk lumut kerak yang baru.

Lumut kerak berperan penting dalam suksesi karena kemampuannya tumbuh pada tempat yang tidak memungkinkan bagi tumbuhan untuk hidup. Lumut kerak dapat hidup pada bebatuan yang secara perlahan menghancurkan sehingga membentuk lapisan-lapisan tanah, lumut kerak Cladonia yang menutupi wilayah yang luas di daerah kutub utara menjadi makanan bagi ternak dan hewan liar yang hidup di sana.

Manfaat Lumut Kerak

Selain itu lumut kerak banyak digunakan sebagai bahan obat, digunakan dalam industri kimia, parfum dalam proses pewarnaan dan penyamakan serta digunakan sebagai indikator tingkat polusi di sekitar daerah yang ditempatinya.

Contoh Lumut Kerak

  • Parmelia
    Hidup pada kulit kayu, tanah, tembok dan batu.
  • Graphis
    Hidup pada cabang atau batang pohon.
  • Usnea ( Lumut Janggut )
    Pada batang-batang pohon dipegunungan dan dapat digunakan untuk jamu.