Menjelaskan Pengaruh Kalor Terhadap Wujud Zat dengan singkat

Kalor bisa menaikkan suhu suatu zat yang berdampak terhadap terjadinya perubahan wujud zat. Melebur dan menguap yang merupakann peristiwa yang membutuhkan kalor, karena untuk dapat meleburkan sebuah bungkahan es ataupun untuk menguapkan air dibutuhkan kalor.

Numun peristiwa mengembun dan membeku tidak membutuhkan kalor melainkan melepaskannya, peristiwa terjadinya terbentuknya embun dipagi hari merupakan contoh dari perubahan wujud yang melepaskan kalor. Begitu juga peristiwa membeku akan dikeluarkan sejumlah kalor sehingga air membeku membentuk bungkahan es.

Seperti kulkas ( lemari es ) merupakan penerapan peristiwa terjadinya perubahan wujud zat cair yang menjadi padat, alat difungsikan untuk mengeluarkan kalor yang ada pada air. Jadi deemikian bungkahan es dapat terbentuk dikulkas karena kalor pada air telah dikeluarkan oleh alat tersebut.

Jadi bisa disimpulkan bahwa zat yang mengalami perubahan zat disebabkan adanya kalor, dalam proses yang demikian kalor itu dibutuhkan oleh zat untuk mengubah wujudnya, namun ada pula yang tidak membutuhkan kalor alias dilepaskan.