Menjelaskan METODOLOGI PENELITIAN dengan singkat

  1. Alat dan Bahan
    Alat yang digunakan dalam praktikum Jaringan Meristem adalah mikroskop, kaca objek, cover glass, cawan petri,
  2. Silet dan pipet tetes.
    Bahan yang digunakan dalam praktikum Jaringan Meristem adalah preparat Apeks akar Allium LS
  3. Prosedur Kerja
    Menyedikan preparat awetan penampang melintang akar Allium kemudian mengamati dibawah mikroskop

Pembahasan Pada praktikum 

Pada praktikum mengenai pengamatan jaringan meristem pada apeks akar Allium, berdasarkan gambar pada hasil pengamatan yang dilakukan praktikan ketika mengamati preparat awetan apeks akar Allium dan diamati dibawah mikroskop cahaya binokuler dengan pembesaran 10 x 40 ini didapatkan hasil pengamatan bahwa sel meristem apikal Allium memiliki susunan sel yang rapat, memiliki vakuola namun masih kecil karena pada meristem apikal belum terlalu banyak cadangan makanan yang dihasilkan, terlihat juga inti sel. Pada meristem apikal akar sendiri ukuran inti sel terlihat besar bahkan hampir menutupi seluruh bagian sel, hal tersebut diakibatkan karena sel ini masih aktif membelah sehingga selnya belum terbagi-bagi dan dinding selnya  tipis, hal tersebut sesuai dengan pemaparan pada landasan teori.

Selain hal tersebut kami menemukan karakteristik jaringan meristem pada ujung akar Allium yaitu termasuk jaringan Meristem apikal  atau jaringan meristem yang terletak di ujung. Meristem pada ujung akar dilindungi oleh kaliptra (tudung akar) agar terhindar dari gesekan. Pertumbuhan meristem apikal menyebabkan pertambahan panjang (tinggi) tumbuhan, baik ke arah atas pada meristem batang maupun ke arah bawah pada meristem akar. Karakteristik jaringan meristem pada penampang membujur akar Allium terlihat belum berdiferensiasi karena susunan selnya rapat, dinding selnya tipis, vakuola kecil dan inti selnya besar. Sehingga terbukti bahwa jaringan meristem belum berdiferensiasi.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa akar dan batang tumbuhan memiliki jaringan yaitu jaringan meristem. Di dalam akar terdapat xylem sebagai alat transportasi zat-zat pada tumbuhan berpembuluh.

  • Jaringan yang menyusun batang monokotil adalah epidermis, korteks,dan jaringan pengangkut.
  • Jaringan yang menyusun batang dikotil adalah epidermis, korteks, endodermis, perisikel, dan jaringan pengangkut.
  • Jaringan yang menyusun akar monokotil adalah epidermis, korteks, endodermis, cambium, dan jaringan pengankut.
  • Jaringan yang menyusun akar dikotil adalah epidermis, korteks, endodermis dan jaringan pengangkut.
  • Karakteristik jaringan meristem pada penampang membujur akar Allliun terlihat belum berdiferensiasi Karena susunan selnya rapat.
  • Memiliki vakuola yang kecil dan inti selnya besar, sehingga terbukti bahwa jaringa meristem belum berdiferensiasi.
Daftar Pustaka
Campbell,N.A.,J.B.Reece & L.G.Mitchell.2002.Biologi.Jakarta:Erlangga
Jati,P.1987. Aktif Biologi Pelajaran Biologi untuk SMA/MA Kelas XI.Jakarta:Ganeca Exact
Ridhawati, I.2009.Biologi Umum.Universitas Cokroaminoto Palopo
Wahyu S,W.2006.Biologi untuk SMA/MA Kelas XI.Bogor:CV Duta Grafika