Menjelaskan Manfaat Protozoa Ekosistem dengan singkat

Protozoa dan alga juga sebagai penyumbang biomassa tanah pada pertanaman padi sawah. Peranan penting lain dari protozoa and algae adalah sebagai bioindikator perubahan lingkungan (Ainin, 2008).

Protozoa yang hidup di air tawar dan air laut merupakan zooplankton yang merupakan makanan insekta air, udang, dan ikan kecil-kecil. Zooplankton merupakan salah satu sumber makanan bagi hewan-hewan air, termasuk ikan. Sehingga protozoa menguntungkan manusia. Sebab ikan makan protozoa dan manusia makan ikan (Anam, 2010).

Entamoeba coli yang hidup di dalam usus lembu menguntungkan, karena dapat membantu pencernaan lembu. Dengan demikian terjadi simbiosis mutualisme antara lembu dan Entamoeba. Lembu dibantu mencerna rumput-rumput yang mengandung selulosa yang keras, sementara Entamoeba memperoleh makanan dan perlindungan (Anam, 2010).

Manfaat protozoa bagi manusia

Adapun manfaat protozoa bagi manusia menurut Wardiatno (2009), diantaranya :

  1. Zooplankton di ekosistem perairan sebagian besar adalah protista berklorofil yang berguna sebagai makanan ikan dan arthropoda air.
  2. Entamoeba coli di dalam usus besar mamalia ikut berperan dalam proses pembusukan sisa makanan.
  3. Foraminifera mempunyai kerangka luar dari zat kapur dan fosilnya dalam jumlah tertentu dapat membentuk endapan tanah globigerina yang dapat digunakan sebagai petunjuk adanya minyak bumi.
  4. Radiolaria mempunyai kerangka dari zat kersik. Radiolaria yang mati akan meninggalkan cangkangnya dan membentuk tanah radiolaria yang dapat digunakan sebagai bahan penggosok.
  5. Paramecium dapat juga digunakan sebagai organisme indikator terjadinya pencemaran air oleh zat organik.
  6. Chlorella selain berperan sebagai produsen di ekosistem perairan, juga dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan protein sel tunggal.

Adapun tujuan dari praktikum ini adalah untuk mengamati berbagai jenis protozoa air tawar, dan mengamati struktur dari protozoa.

DAFTAR PUSTAKA
Levine, Norman D. 1995. Protozoologi Veteriner. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Sri Dwiastuti dan Puguh Karyanto. 2003. Keanekaragaman dan Klasifikasi Hewan I. Surakarta: UNS Press.