Menjelaskan Manfaat Keberagaman Budaya di Indonesia dengan singkat

Kebudayaan mempunyai fungsi yang sangat besar bagi manusia. Bermacam macam kekuatan yang harus dihadapi masyarakat dan anggota anggotanya seperti kekuatan alam maupun kekuatan kekuatan lain dalam masyarakat itu sendiri yang tidak terlalu baik baginya.

Manusia juga mempunyai banyak kebutuhan agar kehidupannya nyaman dan tentram. Dengan akal manusia menghasilkan suatu kebudayaan yang dapat menjadi sarana untuk memenuhi kebutuhannya serta untuk menghadapi berbagai macam kekuatan dalam kehidupannya.

Keberagaman budaya di Indonesia mempunyai berbagai manfaat bagi Indonesia sendiri, antara lain sebagai berikut:

  1. Dapat memperkaya perbendaharaan istilah dalam bahasa Indonesia
  2. Potensi keberagaman budaya dapat dijadikan objek dan tujuan pariwisata
  3. Pemikiran yang timbul dari sumber daya manusia di masing masing daerah dapat pula dijadikan acuan bagi masyarakat.
  4. Jika difasilitasi dengan baik, maka keberagaman budaya dapat meingkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa.
  5. Mendorong integrasi nasional.

Contoh Keberagaman Budaya Lokal di Masyarakat Setempat

1.Keberagaman Suku Bangsa

Suku bangsa Jawa merupakan komunitas terbesar dari penduduk di Indonesia, diikuti dengan suku bangsa Sunda, Madura, Minangkabau, Bugis, Batak, Bali, Ambon, Dayak, dan sebagainya.

Menurut Van Vollenhoven suku bangsa Indonesia diklasifikasikan menjadi 19 daerah suku bangsa yaitu Aceh, Gayo Alas dan Batak, Nias dan Batu, Minangkabau, Mentawai, Sumatera Selatan, Melayu, angka dan Belitung, Kalimantan, Minahasa, Sangir dan Talaud, Gorontalo, Toraja, Sulawesi Selatan, Ternate, Ambon, Kepulauan Barat Daya, Irian, Timor, Bali dan Lombok, Jawa Tengah dan Jawa TImur, Surakarta dan Yogyakarta dan Jawa Barat.

2.Keberagaman Bahasa

Di Indonesia ada sekitar 250 bahasa dan dialek yang dikelompokkan berdasarkan keompok suku bangsa yang hidup tersebar di nusantara. Bahasa lokal atau bahasa daerah yang utama di Indonesia antara lain bahasa Aceh, Batak, Betawi, Jawa, Sasak, Dayak, Minahasa, Toraja, Bugis, Ambon, Irian dan bahasa bahasa daerah lainnya.

Diantara bahasa bahasa daerah tersebut terdapat ragam dialek yang berbeda beda. Bahasa nasional Indonesia diperkenalkan secara resmi sejak kemerdekaan Indonesia dan diberi nama bahasa Indonesia. Struktur bahasa Indonesia merupakan bahasa Melayu yang diperkaya oleh bahasa bahasa daerah Nusantara.

3.Keberagaman Agama

Di Indonesia para penduduknya megnantu beberapa agama, yaitu : Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghuchu.

4.Keberagaman Kesenian

Setiap suku bangsa di Indonesia memiliki senian dan kebudayaan yang berbeda. Sebagai contoh suku Jawa memiliki alat musik yang bernama gamelan, sedangkan suku Sunda memiliki alam musik yang bernama angklung.

5.Keberagaman Tradisi

a.Tradisi Upacara Labuhan Merapi

Tradisi budaya ini dilaksanakan setiap tanggal 30 rajab sebagai serangkaian kegiatan upacara penobatan Sri Sulttan Hamengkubowono X sebagai sultan Ngayogyakarta Hadiningrat.

b.Tradisi Ngaben

Adalah upacara pembakaran mayat yang dilakukan oleh para penganut agama Hindu Bali. Upacara ini dilaksanakan antara bulan Juni-September yang merupakan kesempatan terakhir bagi keluarga yang ditinggalkan untuk mengabdikan dirinya kepada orangtua yang sudah meninggal dan belum sempat di-aben, tetapi telah dikubur.

Upacara Ngaben di Bali menggunakan 39 jenis tumbuhan yang mengandung minyak atsiri .Pada upacara ngaben di Bali dipergunakan 39 jenis tumbuhan. Dari 39 jenis tersebut banyak yang tergolong penghasil minyak atsiri dan bau harum seperti kenanga, melati, cempaka, pandan, sirih dan cendana. Jenis lain yaitu dadap dan tebu hitam diperlukan untuk, kelapa gading diperlukan untuk menghanyutkan abu ke sungai.

c.Tradisi batapung tawar maayun

Adalah upacara menyiapkan menjadi seorang anak yang merupakan tradisi budaya masyakat martapura, Amuntai, Kandangan dan Banjarmasin

d.Tradisi era era tu urau

Adalah upacara tindik telinga untuk gadis gadis yang menginjak dewasa, yang merupakan tradisi budaya suku bangsa Waropen, Papua.