Menjelaskan Kriteria Pembangunan Berwawasan Lingkungan dengan singkat

Kriteria atau Ciri-ciri pembangunan berwawasan lingkungan dapat diartikan sebagai suatu perencanaan yang memperhatikan daya dukung lingkungan sehingga dapat mendukung kesinambungan pembangunan berwawasan lingkungan yang akan berdampak baik bagi keberlangsungan hidup kedepannya.

Jadi dalam ciri pembangunan berwawasan lingkungan ini dapat menjelaskan bagaimana inti dari pembangunan berwawasan lingkungan ini dan pembeda antara pembangunan yang berwawasan lingkungan dengan pembangunan biasa saja yang tidak menggunakan sumber daya alam.

Komisi dunia untuk lingkungan dan pembangunan mendefinisikan pembangunan berkelanjutan sebagai pembangunan yang memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan hak pemenuhan kebutuhan generasi mendatang.

Implementasi pembangunan berwawasan lingkungan :

Reboisasi, menanam seribu pohon dan gerakan bersih lingkungan rebiosasi ini membantu dalam pembentukan pembangunan berwawasan lingkungan agar dalam pembangunan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Pembangunan yang berwawasan lingkungan atau pembangunan berkelanjutan memiliki ciri-ciri tertentu yaitu :

  1. Adanya saling keterkaitan beberapa sektor, antara lain lingkungan dan masyarakat serta kemanfaatan dan pembangunan. Pembangunan akan selalu berkaitan dan saling berinteraksi dengan lingkungan hidup.
  2. Interaksi antar masyarakat sekitar, interaksi tersebut dapat bersifat positif atau negatif. Pengetahuan dan informasi tentang berbagai interaksi tersebut sangat diperlukan dalam pembangunan berwawasan lingkungan.
    Sesuai dengan UU RI No.23 tahun 1997 yang berbunyi bahwa “Lingkungan hidup merupakan kesatuan ruang dengan semua benda, daya,

    Keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya”. pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan (suistainable Development) ialah usaha sadar dan terencana, yang memadukan lingkungan hidup, termasuk sumber daya, ke dalam proses pembangunan untuk menjamin kemampuan,kesejahteraan dan mutu hidup serta produktifitas lingkungan hidup.

Adapun ciri-ciri pembangunan berwawasan lingkungan antara lain,

  1. Menjamin pemerataan dan keadilan.
    Menjamin pemerataan disini dimaksudkan bahwa dalam suatu pembangunan yang berwawasan lingkungan harus dilakukan atau dilaksanakan secara adil dan secara merata agar nantinya tidak merusak sumber daya alam yang ada disekitar dan dapat digunakan pula bagi generasi mendatang.
  2. Menghargai keanekaragaman hayati.
    Jadi maksudnya dalam suatu pembangunan yang berwawasan lingkungan harus saling menghargai satu sama lain, disini keanekaragaman hayati menjadi contoh utama, jadi setiap perbedaan yang ada pada keanekaragaman hayati harus kita hargai dan harus saling menghargai satu sama lainnya.
  3. Menggunakan pendekatan integratif.
    Ini dimaksudkan bahwa dalam suatu pembangunan berawasan lingkungan harus berdasarkan pendekatan integratif atau yang sering di dengar sebagai pendekatan terpadu, jadi disini kita dapat memadukan berbagai pendapat masyarakat mengenai pembangunan yang berwawasan lingkungan ini.
  4. Menggunakan pandangan jangka panjang.
    Jadi maksudnya dalam pembangunan berwawasan lingkungan ini harus dapat digunakan dalam jangka panjang, disini diartikan kalau membangun mengenai sumber daya alam harus dapat digunakan oleh generasi yang akan datang, mereka juga harus dapat merasakan suatu pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Kebijaksanaan pembangunan dengan wawasan lingkungan meliputi:

  • Memberikan kemungkinan bagi setiap warga untuk menentukan pilihan berbagai ragam hidup, tidak hanya sekedar meningkatkan taraf hidup berupa materi maupun hanya meningkatkan mutu taraf hidup.
  • Pembangunan berwawasan lingkungan tidak hanya sekedar menyangkut pengendalian perubahan sumber daya alam secara fisik saja.
  • Berkaitan erat dengan pengaturan ekonomi dan sosial bagi warga maupun bagi lembaga.
  • Melakukan langkah-langkah yang dapat menimbulkan perilaku berperan serta masyarakat secara luas dalam pembinaan etika lingkungan, sehingga tercipta keadaan yang selaras dan serasi dengan wawasan lingkungan hidup.
  • Mencegah adanya akibat sampingan yang akan merugikan masyarakat.
  • Pembangunan diharapkan memperoleh hasil yang optimum dan berkesinambungan dalam usaha peningkatan kesejahteraan rakyat.