Menjelaskan Kelemahan dan Kelebihan Model Pembelajaran Resolusi Konflik dengan singkat

Dalam model resolusi konflik terdapat kelebihan dan kekurangan diantaranya sebagai berikut:

 

Kelebihan Model Resolusi Konflik

  1. Paham dan sadar (literasi) terhadap dinamika dan problema hidup merupakan keterampilan yang harus dimiliki oleh setiap orang termasuk peserta didik dalam kehidupannya di masyarakat agar mereka mampu mengantisipasi sedini mungkin dampak dinamika kultural bagi masyarakatnya serta memahami dan mengadaptasi secara lebih baik perubahan-perubahan besar yang terjadi sebagai akibat dari benturan sosial-budaya di masyarakat, di mana keduanya berpengaruh secara signifikan terhadap kehidupan manusia.
  2. Menyadari hubungan-hubungan yang kompleks yang ada di antara manusia dan masyarakat serta fenomena alamiah, khususnya konsekuensi-konsekuensi jangka pendek dan jangka panjang dan meluas dan kompleksnya konflik sosial lokal, regional, nasional, dan global.
  3. Mengetahui dengan baik dan terampil dalam mengambil keputusan-keputusan sosial dan moral yang berkaitan dengan pemanfaatan unsur budaya dalam kehidupan masyarakat, karena hal tersebut berkenaan dengan berbagai permasalahan utama yang dihadapi oleh masyarakat, seperti pencemaran lingkungan, transportasi, abrasi moral-budaya, nilai hidup, nilai-nilai transendental, dan pengembangan masyarakat.
  4. Secara realistik dapat memproyeksikan (memperhitungkan) masa depan alternatif dan mempertimbangkan konsekuensi-konsekuensi positif dan negatifhya berdasarkan nilai-nilai luhur kebudayaan, filosofi bangsa, dan konvensi nilai global.
  5. Dapat bekerja sesuai dengan masa depan yang diinginkan dan adil bagi semua manusia dengan dilandasi oleh nilai-nilai kebudayaan yang luhur serta dibekali dengan seperangkat kemampuan dan keterampilan dalam menyikapi dan menyelesaikan konflik-konflik sosial di masyarakat.

Kekurangan Resolusi Konflik

Adapun kekurangan yang dimiliki oleh model pembelajaran resolusi konflik yaitu memungkinkan siswa menjadi jenuh karena harus berhadapan langsung dengan masalah dan memungkin siswa kesulitan dalam memperoses sejumlah data dan informasi dalam waktu singkat, sehingga Pembelajaran  ini membutuhkan waktu yang relatif lama.