Menjelaskan Jenis-Jenis Galaksi dengan singkat

  1. Galaksi Bima Sakti

Galaksi Bima Sakti ditemukan pada 18 Juli 1783, oleh seorang astronom Inggris William Hershel. Galaksi Bimasakti termasuk galaksi spiral dan berbentuk seperti cakram, terdiri dari 400 milyar bintang dengan garis tengahnya kira-kira 100.000 tahun cahaya (30.600 pc). Bintang yang lebih tua ditemukan di pusat tonjolan dengan ketebalan 20.000 tahun cahaya (6.100 pc). Bintang yang lebih muda ditemukan di lengan spiral. Pusat galaksi berada dalam gugusan bintang sagitarius. Kutub utaranya di Coma Berenices, Kutub selatanya di Sculptor.

  1. Galaksi Andromeda

Galaksi Andromeda pertama kali ditemukan pada 964 Masehi oleh seorang ahli astronomi asal Persia, Abd Al-Rahman Al-Sufi. Galaksi raksasa ini berdiameter sekitar 200 ribu tahun cahaya dan mempunyai massa sekitar 300-400 billium kali massa matahari. Galaksi Andromeda berukuran dua kali ukuran galaksi Bima Sakti. Galaksi ini memiliki bentuk bulat yang khas dan berjarak 2,5 tahun cahaya dari galaksi Bima Sakti.

Baca Juga : 

  1. Galaksi Black Eye

Galaksi Black Eye ditemukan oleh Charles Messier pada tahun 1781, oleh seorang astronom yang menemukan galaksi yang mempunyai cincin kabut serta berwarna gelap. Cincin kabut gelap itu mengelilingi intinya yang terang benderang. Karena tampak seperti mata manusia, Messier manamai galaksi tersebut Black Eye (Si Mata Hitam) atau Evil Eye (Mata Kejahatan). Galaksi ini termasuk galaksi spiral dengan tipe SB. Semua bintang pada galaksi Black Eye  ini tampak mengelilingi intinya pada arah yang sama dengan perputaran jarum jam. Galaksi ini berada di belahan Utara Meridian. Tepatnya di sebelah Utara gugusan bintang Coma Berenices.

  1. Galaksi Roda Biru

Galaksi Roda Biru (Blue Pin Wheel) atau dikenal juga sebagai galaksi M101 ditemukan oleh atronom Perancis Pierre Mechain pada 27 Maret 1781. Galaksi ini berada di rasi bintang Ursa Major. Bentuk galaksi ini yaitu spiral. Jaraknya kira-kira 2 tahun cahaya dari galaksi Bima Sakti atau 20,9 juta tahun cahaya dari Bumi. Galaksi Roda Biru ini diperkirakan  memiliki 1 triliun bintang. Bintang muda dan tua tampak terdistribusi secara merata disepanjang lengan spiral galaksi.

  1. Galaksi Centaurus

Galaksi Centaurus ditemukan pertama kali oleh James Dunlop pada tahun 1826. Galaksi Centaurus atau NGC 5128 adalah galaksi yang berada di rasi bintang Centaurus yang berjarak sekitar 13 juta tahun cahaya dari Bumi. Galaksi ini memiliki ciri khusus yaitu memiliki jalur debu di tengahnya dan sebuah jet raksasa yang meledak jauh dari lubang hitam supermasif dipusatnya. Galaksi ini disebut juga galaksi starburst karena memiliki lebih dari seratus daerah pembentuk bintang di daerah cakram yang selalu menciptakan bintang. Semua bintang baru membuat galaksi ini nampak sangat cerah. Galaksi Centaurus berada di belahan bumi selatan.

  1. Galaksi Dolar Perak

Galaksi Silver Coin pertama kali ditemukan oleh Caroline Herschel pada 23 September 1783. Galaksi Dolar Perak atau Silver Coin juga dikenal sebagai Galaksi Sculptor dan NGC 253. Jarak galaksi ini yaitu 11,5 juta tahun cahaya dari galaksi Bima Sakti yang terletak di antara bintang Beta Ceti dan bintang Alpha Sculpotoris. Galaksi ini juga merupakan anggota paling terang dari kelompok Sculptor di dekat kutub selatan galaksi terlihat dari Bumi.

  1. Galaksi Magellan

Galaksi Magellan atau bisanya dikenal juga sebagai galaksi kerdil diambil dari nama seorang pelaut bernama Ferdinand Magellan sedangkan yang penemu galaksi ini yaitu seorang astronom dari Persia bernama Al-Sufi pada tahun 964 Masehi. Galaksi Magellan terbagi menjadi dua yaitu, Awan Magellan Besar dan Awan Magellan Kecil. Saat ini  jarak keduanya berada di 160.000 dan 200.000 tahun cahay dan antara keduanya hanya terpisah 75.000 tahun cahaya.

Namun, di antara kedua awan tersebut terdapat penghubung berupa gas hidrogen yang netral di sekeliling Awan Magellan. Galaksi ini merupakan salah satu galaksi terdekat dengan Bumi dengan jarak sekitar 163.000 tahun cahaya dari Bumi. Galaksi Magellan tampak seperti awan samar di langit belahan bumi selatan yang terletak di perbatasan rasi bintang Dorado dan Mensa.

Baca Juga : 

  1. Galaksi Pusaran Air

Galaksi Pusaran Air ditemukan pertama kali oleh Edwin Hubble setelah berhasil menemukan variabel Cepheid yang bisa membuktikan bahwa benda disekitarnya merupakan galaksi terpisah dan juga adanya galaksi Pusaran Air yang berdiri sendiri. Bentuk galaksi ini yaitu berbentuk spiral dengan inti galaksi aktif Seyfert 2 di rasi bintang Canes Venatici. Jarak galaksi Pusaran Air kurang lebih 14 juta tahun cahaya dari galaksi Bima Sakti.

  1. Galaksi Sombrero

Galaksi Sombrero pertama kali ditemukan pada 11 Mei 1781, oleh astronom asal Prancis yaitu Pierre Mechain. Galaksi ini dikatalogkan dalam katalog mesir dan NGC 4594 sebagai “M104”.  Ukuran galaksi ini sekitar 30% dari galaksi Bima Sakti dengan diameter 50.000 tahun cahaya dan berjarak 29,3 tahun cahaya dari Bumi. Galaksi ini juga disebut galaksi Sombrero karena terdapat jalur debu gelap yang mengelilingi cakram galaksi dan tonjolan di area inti yang mirip dengan topi sombrero. Ciri khas yang mencolok dari galaksi ini adalah cincin simetris yang membungkus tonjolan galaksi yang aslinya berupa jalur debu dengan sebagian besar terdiri atas gas hodrogen dan debu dingin.

  1. Galaksi Ursa Mayor

Galaksi ini memiliki jarak hingga 10 juta tahun cahaya galaksi Bima Sakti dan juga biasanya dikebal dengan nama galaksi beruang besar. Galaksi Ursa Mayor memiliki bentuk elips dengan jumlah bintang pada galaksi yaitu ada enam, dari keenam bintang tersebut terdapat bintang yang paling terang yaitu Dubhe dan galaksi ini bisa terlihat di langit kutub utara.

Demikianlah artikel dari internet.co.id mengenai , semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.