Menjelaskan Jenis Gerhana Matahari dengan singkat

Gerhana matahari dapat dibagi menjadi empat jenis yaitu:

  • Gerhana Total

Gerhana total, hal ini terjadi jika saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup seluruhnya terhadap piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan lebih besar atau sama besar dari piringan Matahari. Ukuran piringan Matahari serta Piringan bulan itu berubah-ubah, hal tersebut terjadi tergantung pada masing-masing jarak Bumi-Bulan serta Bumi-Matahari.

  • Gerhana Sebagaian

Gerhana sebagaian, hal tersebut terjadi bila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana ini selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutupi oleh piringan Bulan.

  • Gerhana Cincin

Gerhana cincin, gerhana ini terjadi bila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana ini terjadi jia ukuran pirinfan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga saat piringan Bulan berada di depan pitingan Matahari,

tidak semua piringan Matahari akan tertutupi oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari yang tidak tertutupi oleh piringan Bulan, pada posisi disekeliling piringan Bulan serta terlihat seperti cincin yang bercahaya.

  • Gerhana Hibrida

Gerhana hibrida, bergeser diantara gerhana toral serta cincin. Pada  titik tertentu di permukaan Bumi, gerhana ini muncul sebagai gerhana total, sedangkan pada titik-titik lain muncul sebagai gerhana cincin. Gerhana hibrida relatif jarang.