Menjelaskan Istilah dan Pembagian dalam Aqidah dengan singkat

Istilah lain Tentang Aqidah

  • Iman, yaitu: sesuatu yang diyakini di dalam hati, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dengan anggota tubuh.
  • Tauhid, artinya: mengesakan Allah (Tauhidullah).
  • Ushuluddin, artinya: pokok-pokok agama
  • Fiqh Akbar, artinya: fiqh besar. Istilah ini muncul berdasarkan pemahaman bahwa tafaqquh fiddin yang diperintahkan Allah dalam surat At-Taubah ayat 122, bukan hanya masalah fiqih, tentu dan lebih utama masalah aqidah. Dikatakah fiqh akbar, adalah untuk membedakannya dengan fiqh dalam masalah hukum.

Pembagian Aqidah Tauhid

Meskipun membuat masalah ‘dan Qadar menjadi sengketa antara Muslim, tetapi Allah telah membuka hati hamba-Nya yang beriman, bahwa Salaf Shalih bahwa mereka selalu mengikuti jalan kebenaran dalam pemahaman dan pendapat. Menurut mereka membuat Qadar termasuk rububiyah Allah bagi ciptaan-Nya. Kemudian masalah ini termasuk dalam salah satu dari tiga jenis tauhid menurut pembagian ulama:

  1. Tauhid Al-Uluhiyyah, (al-Fatihah ayat 4 dan an-Nas, ayat 3)
    Keesaan Allah dalam ibadah, ibadah hanya Tuhan dan karena itu saja.
  2. Tauhid Ar-rububiyyah, (al-Fatihah ayat 2, dan an-Nas, ayat 1)
    Kesatuan Tuhan dalam tindakan, yaitu iman dan percaya bahwa hanya Allah yang dapat membuat, kontrol dan mengatur alam semesta.
  3. Tauhid al-Asma ‘adalah-Nature,
    Asma dan keesaan Tuhan di alam-Nya, adalah untuk percaya bahwa tidak ada yang mirip dengan Allah, Satu, asma dan sifat.

Iman di Qadr termasuk tauhid ar-rububiyah. Oleh karena itu, Imam Ahmad berkata: “Qadar adalah kekuatan Allah”. Karena, tidak diragukan lagi, qadar (takdir) termasuk tenaga qudrat menyeluruh dan kreatif. Selain itu, bernama Qadr adalah rahasia Allah yang tersembunyi, tidak ada yang bisa tahu kecuali dia, ditulis pada Tablet Diawetkan, dan tidak ada yang bisa melihatnya. Kita tidak tahu baik atau buruk nasib yang telah ditentukan bagi kita dan bagi makhluk lainnya, kecuali sekali atau berdasarkan teks dari kanan.

Ada tiga jenis tauhid, sebagaimana disebutkan di atas dan tidak ada istilah atau Tauhid Tauhid Mulkiyah Hakimiyah karena istilah ini adalah istilah baru. Jika apa yang dimaksud dengan Hakimiyah itu adalah kekuatan Allah, dan kemudian dimasukkan ke dalam rahim Tauhid Rububiyah.

Hal berhubungan Aqidah

Nama – nama ‘Aqidah :

  1. Al – Iman
    ‘Aqidah disebut juga dengan al Iman sebagaimana yang disebutkan dalam Al Qur’an dan hadits – hadits Nabi saw, karena ‘aqidah membahas rukun iman yang enam dan hal – hal yang berkaitan dengannya. Sebagaimana penyebutan al?Iman dalam sebuah hadits yang masyhur disebut dengan hadits jibril as. Dan para ularna sering menyebut istilah ‘Aqidah dengan al Iman dalarn kitab – kitab mereka.
  2. ‘Aqidah (Itiqaad dan ‘Aqaa’id)
    Para ularna juga sering menyebut ilmu ‘Aqaa’id dan al’I’tiqaad.
  3. Tauhid
    ‘Aqidah dinamakan dengan Tauhid karena pembahasannya berkisar seputar Tauhid atau pengesaan kepada Allah di dalam Rububiyyah, Uluhiyyah dan Asma’ wa Shifat. jadi, Tauhid merupakan kajian ilmu ‘Aqidah yang paling mulia dan merupakan tujuan utamanya. Oleh karena itulah ilmu ini disebut dengan ilmu Tauhid.
  4. As Sunnah
    Disebut As Sunnah karena para penganutnya mengikuti jalan yang diternpuh oleh Rasulullah dan para Sahabat ra, di dalam masalah ‘aqidah. Dan istilah ini merupakan istilah masyhur (populer) pada tiga generasi pertama.
  5. Ushuluddin dan Ushuluddiyanah
    Ushul artinya rukun – rukun Iman, rukun – rukun Islam dan masalah – masalah yang qath’i serta hal – hal yang telah menjadi kesepakatan para ulama.
  6. Al Fiqhul Akbar
    Ini adalah nama lain Ushuluddin dan kebalikan dari al Fiqhul Ashghar, yaltu kumpulan hukum -hukum ijtihadi.
  7. Asy Syari’ah
    Maksudnya adalah segala sesuatu yang telah ditetapkan oleh Allah saw, dan RasulNya berupa jalan – jalan petunjuk, terutama dan yang paling pokok adalah Ushuluddin (dasar – dasar agama).