Menjelaskan Fungsi Peranan Kambium dengan singkat

Kambium adalah sebagai medium atau jalur lintas zat hara bergerak dari tanah menuju ke daun
Selain itu, kambium juga berperan sebagai penyalur makanan yang dihasilkan dari proses fotosistesis

Adapun Fungsi Jaringan Gabus, diantaranya yaitu:

  1. Fungsi sebagai pelindung menggantikan epidermis yang sudah rusak (menebal)
  2. Dibentuk oleh kambium gabus (felogen)
  3. Felogen akan membentuk felem keluar dan feloderm ke dalam

Kambium merupakan lapisan jaringan meristemik pada tumbuhan sel-selnya yang aktif bertanggung jawab serta membelah sekunder tumbuhan. Kambium ditemukan pada akar dan batang, Kambium merupakan susunan tumbuhan yang bersifat keras.

Adapun fungsi kambium pada batang dan daun tumbuhan, diantaranya yaitu:

  1. Membentuk xylem dan floem.
  2. Mengangkut hasil fotosintesis dari daun keseluruh bagian tumbuhan.
  3. Mengangkut air dari akar ke daun untuk proses fotosintesis.

Kambium merupakan jaringan Meristem Sekunder pada tanaman Dikotil yang berperan penting dalam membesarnya organ .

  • Jaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan meristem primer yang melakukan defrensiasi dan spesialisasi
  • kambium merupakan jaringan dewasa namun mempunyai kemampuan totipotensi lagi
  • jaringan ini berada di bagian tengah dari organ untuk melakukan pembentukan jaringan yang berbeda dari yang sebelumnya
  • Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder.
  • Pertumbuhannya kearah membesar sehingga menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan.
  • kambium merupan lapisan sel-sel tumbuhan yang sebenarnya merupakan jaringan dewasa seperti ( epidermis , parenkim , kolenkim , sklerenkim ) namun sel selnya mempunyai kemampuan totipotensi
  • karena kambium sel selnya bisa mersifat meristem lagi sehingga terjadi pembentukan meristem yang ke dua yang kemudian disebut jaringan meristem sekunder.
  • Aktivitas kambium yang merupakan jaringan meristem sekunder ini membelah terus menerus , membesar dan berdefrensiasi membentuk xilem dan floem sebagai jaringan pengangkut .
  • membelah keluar membentuk Floem ( jaringan pembuluh tapis / kulit ) dan membelah kedalam membentuk Xylem ( pembuluh kayu) sehingga bayang tanaman membesar
  • pembentukan Xylem / Floem ditujukan untuk proses transportasi zat
  • Xylem yaitu pembuluh untuk sarana mengangkut air dan mineral sedang Floem pembuluh untuk sarana pengangkutan hasil Fotosintesis
  • Perlu diketahui pembentukan Xylem dan Floem oleh kambium itu ditentukan oleh faktor lingkungan misalnya air dan mineral , maka kambium membentuk X/F pada musim penghujan dan kemarau juga pasti berbeda maka terbentuklah lingkaran tahun
  • musim kemarau X/F hanya terbentuk garis karena sulitnya mendapatkan air sehingga pembelahannya terhambat sedang di musim hujan kebutuhan terpenuhi maka pembentukan X/F menjadi lebih cepat pembelahan selnya akibatnya menjadi lebih tebal , tentu hitungan batang dengan melihat garis garis itulah bisa diukur umurnya OK
  • Pada masa pertumbuhan, pertumbuhan kambium kearah dalam lebih aktif dibandingkan pertumbuhan kambium kearah luar, sehingga menyebabkan kulit batang lebih tipis dibandingkan kayu.
  • Mula-mula kambium hanya terdapat pada ikatan pembuluh, yang disebut kambium vasis atau kambium intravasikuler. Fungsinya adalah membentuk xilem dan floem primer.
  • Selanjutnya parenkim akar/batang yang terletak di antara ikatan pembuluh, menjadi kambium yang disebut kambium intervasis.
  • Kambium intravasis dan intervasis membentuk lingkaran tahun Þ bentuk konsentris.
  • Kambium yang berada di sebelah dalam jaringan kulit yang berfungsi sebagai pelindung. Terbentuk akibat ketidakseimbangan antara permbentukan xilem dan floem yang lebih cepat dari pertumbuhan kulit.
  • ke dalam membentuk feloderm : sel-sel hidup
  • ke luar membentuk felem : sel-sel mati