Menjelaskan Fungsi Kejelasan dan Klasifikasi dengan singkat

Kejelasan bentuk huruf dan Keterbacaan

Kejelasan bentuk huruf (keterbacaan) adalah tingkat mata kemudahan untuk mengenali karakter / huruf / artikel tanpa kerumitan. Ini dapat ditentukan dengan:

  • Desain surat kompleksitas, seperti penggunaan siripan, kontras goresan, dan sebagainya.
  • Penggunaan warna
  • Analis melihat frekuensi huruf dalam kehidupan sehari-hari

Keterbacaan (readability) adalah tingkat kenyamanan / kemudahan suatu susunan huruf saat membaca, yang dipengaruhi oleh:

  1. Jenis huruf
  2. Ukuran
  3. Pengaturan, termasuk aliran, jarak, kerning, keselarasan, dan sebagainya
  4. Warna kontras terhadap latar belakang

Klasifikasi Rupa Huruf

Dalam beberapa literatur tipografi, font dapat golongannya dalam beberapa klasifikasi, yang berguna untuk memudahkan mengidentifikasi jenis huruf. Berdasarkan klasifikasi umum dan sering digunakan, klasifikasi berdasarkan timeline sejarahnya dan fungsinya, jenis huruf yang diklasifikasikan menjadi:

  1. Blackletter / Old English / Textura
  2. Humanis / Venetian, berdasarkan tulisan tangan (script) gaya romawi di Italia.
  3. Old Style, Rupa huruf serif yang sudah berupa metal type.
  4. Transitional, Rupa huruf serif, muncul pertama kali sekitar tahun 1692 oleh Philip Grandjean.
  5. Modern / Didone, Rupa huruf serif, muncul sekitar akhir abad 17, menjelang zaman Modern.
  6. Slab serif / Egytian Rupa huruf serif, muncul sekitar abad 19, kadang disebut Egytian karena bentuknya yang mirip dengan gaya seni dan arsitektur Mesir kuno
  7. Sans-serif / Rupa huruf tanpa kait
  8. Display / dekoratif, muncul sekitar abad 19, untuk menjawab kebutuhan di dunia periklanan. Cirinya adalah ukuranya yang besar.
  9. Script dan cursive, bentuknya menyerupai handwriting – tulisan tangan manusia. Script, hurufnya kecil-kecil dan saling menyambung, sedangkan Cursive tidak.
  10. Roman, pada awalnya adalah kumpulan huruf kapital seperti yang biasa ditemui di pilar dan prasasti Romawi, namun kemudian definisinya berkembang menjadi seluruh huruf yang mempunyai ciri tegak dan didominasi garis lurus kaku.
  11. Script, merupakan goresan tangan yang dikerjakan dengan pena, kuas atau pensil tajam dan biasanya miring ke kanan. Kesan yang ditimbulkannya adalah sifast pribadi dan akrab.
  12. Miscellaneous, merupakan pengembangan dari bentuk-bentuk yang sudah ada. Ditambah hiasan dan ornamen, atau garis-garis dekoratif. Kesan yang dimiliki adalah dekoratif dan ornamental.