Menjelaskan Fungsi dan Peran Media dalam Politik dengan singkat

Media massa memiliki berbagai fungsi, salah satunya adalah fungsi sosial dan fungsi ekonomi. Dengan adanya fungsi tersebut, media bukanlah entitas yang pasif seperti robot yang hanya menditribusikan pesan, melainkan aktif, selektif, dan kritis. Hal ini karena media massa sebagai institusi memiliki kepentingan sendiri dan bahkan memiliki pemikiran dan idealisme secara independen.

Media massa memiliki perspektif yang menjadi kerangka acuan dalam kegiatannya, yang sangat berhubungan dengan dukungan atau penolakan atas ide politik tertentu. Media memiliki kemampuan untuk membentuk pendapat umum. Adanya pendapat umum dengan snowball effect akan sangat mungkin mendorong sikap dan perilaku khalayak atas isu politik tertentu.

Dalam proses komunikasi politik, peran media menjadi sangan penting. Peran tersebut tak hanya dalam konteks pendistribusian pesan umum, tetapi jauh lebih penting adalah nilai berita yang diterima khalayak. Menurut McQuail, terdapat empat aspek yang menjadikan media sangat penting, yakni :

  • Sumber kekuatan alat kontrol, manajemen, dan inovasi dalam masyarakat.
  • Media merupakan lokasi atau forum yang semakin berperan untuk menampilkan peristiwa kehidupan Media merupakan industri yang berubah dan berkembang yang menciptakan lapangan kerja, barang, jasa. Media merupakan industri yang memiliki peraturan dan norma yang menghubungkan institusi dengan masyarakat dan institusi sosial lainnya.
  • Media merupakan masyarakat, baik nasional maupun internasional.
  • Media berperan sebagai wahana pengembangan kebudayaan.
  • Media menjadi sumber dominan, tidak hanya bagi individu melainkan bagi masyarakat dan kelompok kolektif.

Media juga merupakan saluran yang dimanfaatkan untuk mengendalikan arah dan memberikan dorongan terhadap perubahan sosial. Media mempunyai peran dalam kehidupan manusia termasuk dalam kegiatan politik. Peran media dapat dirumuskan sebagai berikut:

  1. Media memberikan informasi dan membantu masyarakat mengetahui secara jelas ikhwal tentang dunia sekelilingnya. Media sejak awal sebenarnya melakukan tugas mengumpulkan kemudian membagi informasi yang diinginkan masyarakat pada umumnya.
  2. Media membantu masyarakat menyusun agenda. Ketika masyarakat membaca surat kabar, medengar radio, menonton televisi, mereka mengetahui bagaimana kondisi pemerintahan saat ini, bagaimana keadaan perpolitikan di negara mereka. berdasarkan informasi tersebut, kita dapat mengambil keputusan mendahuluinya.

  3. Media membantu berhubungan dengan berbagai kelompok masyarakat lain. Media telah menghantarkan masyarakat untuk lebih dekat dengan konteks kehidupan dan kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat.

  4. Media digunakan untuk membujuk khalayak yang mencari keuntungan dari pesan yang diterimanya. Melalui media banyak orang yang mencari keuntungan.

  5. Media sebagai hiburan, sebagian besar media melakukan fungsi sebagai media yang memberikan hiburan kepada masyarakat.

Dari beberapa peran media di atas, kita dapat mencermati bahwa pada setiap peran yang dimiliki oleh media, sering kali terdapat unsur-unsur politik. Contohnya saja pada poin keempat, media dugunakan untuk mencari keuntungan, hal ini dapat kita amati dari para pemilik media yang menggunakan medianya untuk mempromosikan diri (pencitraan). Contohnya beberapa iklan Aburizal Bakhrie di TV One yang bertujuan untuk pencitraan dirinya. Begitu juga pada poin kelima. Di celah-celah acara hiburan, ternyata nuansa pesan-pesan banyak terkait dengan pesan-pesan politik, contohnya pada acara Republik Mimpi di Metro TV.