Menjelaskan Faktor Ekologi Tumbuhan dan Hewan dengan singkat

Pesebaran tumbuhan dna hewan sangat dipengarui oleh 6 faktor yaitu sejarah geologi, morfologi, tanah, air dan manusia. Persebaran tumbuhan yang didasarkan pada biomnya  yaitu 6 biom utama yaitu hutan tropis, padang rumput, gurun, hutan gugur, Taiga, dan tundra. Persebaran hewan terbagi atas 6 wawasan yaitu : wawasan Neartik, Paleartik Oriental Neotropic, Ethopia, dan Asuralia. Persebaran flora dan fauna Indonesia terbagi atas tiga wilayah yaitu Indonesia Barat, Timur dan Tengah. Tumbuhan yang hidup  pada tempatnya sekarang adalah hasil evolusi, seleksi dan adaptasi terhadap lingkungannya. Adapun usaha-usaha pemerintah untuk melestarikan tumbuh-tumbuhan dan hewan yaitu : Cagar Alam, Suaka Margasatwa, Kebun Raya dan Kebun Binatang dan Bank Gen.

Persebaran Flora di Dunia

Komuitas organisme tumbuhan tersebar tidak merata. Perebarannya sangat ditentukan oleh faktor utamanya. Iklim baik iklim matahari maupun iklim fisik yang dipengaruhi oleh morfologi wilayah. Komuintas organisme tumbuhan didunia dapat dibagi menjadi 6 biom utama:

  • Hutan Tropis
    Hutan tropis menempati jalur dipermukaan bumi yang dipagari oleh garis lintang 20o Utara dan Selatan.. Hutan tropis menempati wilayah yang beriklim hujan tropika (iklim A) wilayah yang khas yakni di sisi timur benua-benua. Suhunya ajeg tinggi sepanjang tahun, 26o – 27o C .Hutan tropik memiliki cirri khas yaitu hutan terdiri dari sejumlah lapisan yang jelas batasnya. Ada yang terdiri dari 8 tingkat. Setiap lapisan terbentuk dari tajuk pohon serta semak yang mencakup berbagai jenis dan tumbuh berhimpitan.
  • Gurun
    Gurun menempati jalur dipermukaan bumi wilayah yang menempati lintang tempat sekitar 20o – 30o Utara Selatan. Gurun menempati wilayah yang beriklim kering (Iklim B). Wilayah yang khas berlokasi dipantai barat benua.
  • Padang Rumput
    Padang rumput menempati jalur dipermukaan bumi yang terbentang dari daerah tropis hingga daerah subtropis. Padang rumput menempati wilayah yang beriklim sedang (iklim C). Curah hujan di daerah padang rumput pada umumnya antara 250 mm – 500 mm /tahun.
  • Hutan Gugur
    Hutan gugur berada pada wilayah yang beriklim sedang, selain terdapat banyak padang rumput dan kadang-kadang ada gurun. Yang paling khas adanya hutan gugur (hutan Peluruh), yang disebabkan oleh hal sebagai berikut :
    a. Curah hujan merata sepanjang tahun, yaitu antara 700 – 1000 mm pertahun serta adanya musim dingin dan musim panas. Dengan adanya musim panas dan musim dingin di daerah tersebut, maka tumbuhan menyesuaikan diri yaitu dengan mengugurkan daunnya menjelang musim dingin.
    b. Musim yang mendahului musim dingin adalah musim gugur. Sejak musim gugur sampai musim semi, tumbuhan yang menahun pertumbuhannya terhenti. Tumbuhan semusim mati pada musim dingin yang tinggal hanya bijinya. Tumbuhan yang tahan dingin dapat berkecambah menjelang musim panas.
  • Taiga
    Taiga atau hutan Boreal, merupakan hutan pohon pinus yang daunnya seperti jarum. Biom tega menempati wilayah yang beriklim D, yaitu wilayah yang berada pada lintang tinggi antara 50o – 70o.
  • Tundra
    Daerah tundra hanya terdapat di belahan bumi utara dan kebanyakan terletak di daerah lingkungan kutub utara. Biom Tundra mulai ditempat habisnya hutan boreal atau biom tega dan terbentang sampai mendapat rintangan salju dan es abadi di Erasia dan Amerika Utara. Tundra juga terdapat dalam bentuk lain di gunung tinggi.

Persebaran Fauna di Dunia

Keadaan iklim sangat berpengaruh terhadap keadaan tumbuh-tumbuhan, sedangkan keadaan tumbuh-tumbuhan mempengaruhi adanya jenis-jenis fauna tertentu. Keadaan jenis fauna. di tiap-tiap daerah (biom) sangat tergantung pada kemungkinan vang dapat diberikan daerah itu untuk memberi makanan. Secara. langsung atau tidak langsung iklim sangat  berpengaruh: pula pada persebaran fauna. Akibat pengaruh iklim maka persebaran fauna  juga mengikuti  persebaran flora yaitu

  • Fauna Daerah Hutan Tropis
    Daerah ini kaya akan primata : wau-wau, orangutan, jenis-jenis monyet dunia. lama dan binatangkecil kerabat monyet-cerurut pohon, binatang hantu, loris, gajahindia, tapir, dua macam badak, landak harimau, beruang kukang, beruang matahari, rusa dan antilop, ayam pegar, ular berbisa, dan berbagal bengkarung, binatang kecil berlimpah-limpah :monyetdlunia baru. dan lain sebagainya. Apabila kita masuk hutan tropis vang gelap, kita. Tidak menjumpai banyak hewan, seakan-akan hutan tersebut tidak dihuni hewan. Hal ini disebabkan oleh gelapnya dasar hutan dan hewan pada waktu siang banyak yang hidup di daerah tudung sehingga tidak terlihat dari bawah. Selain itu banyak vang hidup dimalam hari.
  • Fauna Daerah Gurun
    Hewan-hewan kecil di gurun hidup dalam lubang dan keluar mencari mangsa pada pagi hari atau malam hari. Hewan-hewan gurun juga beradaptasi terhadap lingkungan gersang. Mammalia besar langka. Hewan besar sukar menyesuaikan diri terhadap, suhu tinggi dan ketiadaan air. Ular, Burung dan rodentia, kadal, tekukur dan tikus gurun.
  • Fauna Daerah Padang Rumput
    Daerah padang rumput terdapat lebih banyak spesies-spesies hewan apabila di bandingkan dengan habitat darat lainnya. Hewan pemakan rumput yang besar-besar misalnya zebra di Aftika, kanguru di Australia, dan bison di Amerika. Merupakan konsumen primer di padang rumput. Predator seperti singa dan anjing liar memangsa herbivora besar, sedangkan ular makan herbivora kecil, selain itu juga banyak terdapat insekta misalnya betalang.
  • Fauna Daerah Hutan Gugur
    Hewan yang hidup di daerah hutan gugur adalah beruang, rusa raccoon, bajin rubah dan burung pelatuk.
  • Fauna Daerah Taiga
    Hewan yang hidup di daerah Taiga kebanyakan burung, yaitu burung yang bermigrasi ke sebelah selatan pada waktu musin gugur. Hewan khas yang terdapat di Taiga adalah moose. Hewan lain ada, tetapi tidak banyak. Misalnya beruang hutan, ajeg dan marten.
  • Fauna Daerah Tundra
    Beberapa hewan vang hidup di biom tundra ada ving hidup menetap dan ada. Pula hanya datang di daerah itu pada musim panas saja untuk bertelur. Hewan vang hidupmenetap di daerah im, baik bangsa burung maupun mammalia, mempunyai bulu atau rambut yang tebal vang melindungi dari suhu yang rendah. Untuk melindungi terhadap suhu rendah ini. hewan-hewan itu mengalami perubahan. warna. menjadi putih dalam musim dingin. warna putih tersebut merupakan warna pelindung di atas salju dan juga mengurangi kehilangan panas oleh radiasi matahari. Herbivora yang besar-besar seperti muskox dan reindeer mendapat cukup makanan. yaitu lumut dan lichenes.