Menjelaskan Dasar Hukum Standar Kompetensi Guru dengan singkat

Peraturan perundang-undangan yang digunakan sebagai landasan hukum penetapan Standar Kompetensi Guru adalah:

  1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  2. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2000 tentang Program Pembangunan Nasional.
  3. Undang-undang Nomor 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 60, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3839);
  4. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2000 tentang Program Pembangunan Nasional (Propenas) Tahun 2000 –2004 (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 206)
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 1992 tentang Tenaga Kependidikan (Lembaran negara Tahun 1992 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3484) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2000 (Lembaran negara Tahun 2000 Nomor 91, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3974)
  6. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Provinsi sebagai Daerah Otonom (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 54, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3952);
  7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 1992 tentang Tenaga Kependidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2000.
  8. Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : 84/1993 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
  9. Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Nomor : 0433/P/1993, Nomor : 25 Tahun 1993 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
  10. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 025/O/1995 tentang Petunjuk Teknis Ketentuan Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
  11. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No : 031/O/2002  tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Tujuan dan Manfaat Standar Kompetensi Guru

  • Tujuan adanya Standar Kompetensi Guru adalah sebagai jaminan dikuasainya tingkat kompetensi minimal oleh guru sehingga yang bersangkutan dapat melakukan tugasnya secara profesional, dapat dibina secara efektif dan efisien  serta dapat melayani pihak yang berkepentingan terhadap proses pembelajaran, dengan sebaik-baiknya sesuai bidang tugasnya.
  • Adapun manfaat disusunnya Standar Kompetensi Guru ini adalah sebagai acuan pelaksanaan uji kompetensi,  penyelenggaraan diklat, dan pembinaan, maupun acuan bagi pihak yang berkepentingan terhadap kompetensi guru untuk melakukan evaluasi,  pengembangan bahan ajar dan sebagainya bagi tenaga kependidikan.

Rumusan Standar Kompetensi Guru

Telah dinyatakan bahwa Standar Kompetensi Guru meliputi 3 (tiga) komponen kompetensi dan masing-masing komponen kompetensi terdiri atas beberapa unit kompetensi. Secara keseluruhan Standar Kompetensi Guru adalah sebagai berikut :

  • Komponen Kompetensi Pengelolaan Pembelajaran dan Wawasan Kependidikan, yang terdiri atas,

Sub Komponen Kompetensi Pengelolaan Pembelajaran :

  1. Menyusun rencana pembelajaran
  2. Melaksanakan pembelajaran
  3. Menilai prestasi belajar peserta didik.
  4. Melaksanakan tindak lanjut hasil penilaian prestasi belajar peserta didik.

Sub Komponen Kompetensi Wawasan Kependidikan :

  1. Memahami landasan kependidikan
  2. Memahami kebijakan pendidikan
  3. Memahami tingkat perkembangan siswa
  4. Memahami pendekatan pembelajaran yang sesuai materi pembelajarannya
  5. Menerapkan kerja sama dalam pekerjaan
  6. Memanfaatkan kemajuan  IPTEK dalam pendidikan
  • Komponen Kompetensi Akademik/Vokasional, yang terdiri atas :
  1. Menguasai keilmuan dan keterampilan sesuai materi pembelajaran
  • Komponen Kompetensi Pengembangan Profesi terdiri atas :
  1. Mengembangkan profesi.

Baca Juga :

Indikator Kompetensi Guru

Untuk memperoleh gambaran yang lebih terukur pada pemberian nilai untuk setiap kompetensi, maka perlu ditetapkan kinerja setiap kompetensi. Kinerja kompetensi terlihat dalam bentuk indikator, sebagai terlihat pada lampiran.

LAMPIRAN :

 

Komponen Kompetensi Pengelolaan Pembelajaran dan Wawasan Kependidikan :

Sub Komponen Kompetensi Pengelolaan Pembelajaran :
KOMPETENSI   INDIKATOR
1.       Menyusun rencana pembelajaran a.       Mendeskripsikan tujuan pembelajaran
b.       Menentukan materi sesuai dengan kompetensi yang telah ditentukan
c.       Mengorganisasikan materi berdasarkan urutan dan kelompok
d.       Mengalokasikan waktu
e.       Menentukan metode pembelajaran yang sesuai
f.        Merancang prosedur pembelajaran
g.       Menentukan media pembelajaran/peralatan praktikum (dan bahan) yang akan digunakan
h.       Menentukan sumber belajar yang sesuai (berupa buku, modul, program komputer dan sejenisnya)
i.         Menentukan teknik penilaian yang sesuai
2.    Melaksanakan Pembelajaran

 

a.       Membuka pelajaran dengan metode yang sesuai
b.       Menyajikan materi pelajaran secara sistematis
c.       Menerapkan metode dan prosedur pembelajaran yang telah ditentukan
d.       Mengatur kegiatan siswa di kelas
e.       Menggunakan media pembelajaran/peralatan praktikum (dan bahan) yang telah ditentukan
f.         Menggunakan sumber belajar yang telah dipilih (berupa buku, modul, program komputer dan sejenisnya)
g.       Memotivasi siswa dengan berbagai cara yang positif
h.       Melakukan interaksi dengan siswa menggunakan bahasa yang komunikatif
i.         Memberikan pertanyaan dan umpan balik, untuk mengetahui dan memperkuat penerimaan siswa dalam proses pembelajaran
j.         Menyimpulkan pembelajaran
k.        Menggunakan waktu secara efektif dan efisien
3.    Menilai prestasi belajar.

 

a.       Menyusun soal/perangkat penilaian sesuai dengan indikator/kriteria unjuk kerja yang telah ditentukan
b.       Melaksanakan penilaian
c.       Memeriksa jawaban/memberikan skor tes hasil belajar berdasarkan indikator/kriteria unjuk kerja yang telah ditentukan
d.       Menilai hasil belajar berdasarkan kriteria penilaian yang telah ditentukan
e.       Mengolah hasil penilaian
f.        Menganalisis hasil penilaian (berdasarkan tingkat kesukaran, daya pembeda, validitas dan reliabilitas)
g.       Menyimpulkan hasil penilaian secara jelas dan logis (misalnya : interpretasi kecenderungan hasil penilaian, tingkat pencapaian siswa dll)
h.       Menyusun laporan hasil penilaian
i.         Memperbaiki soal/perangkat penilaian
4.    Melaksanakan tindak lanjut hasil penilaian prestasi belajar peserta didik

 

a.       Mengidentifikasi kebutuhan tindak lanjut hasil penilaian
b.       Menyusun program tindak lanjut hasil penilaian
c.       Melaksanakan tindak lanjut
d.       Mengevaluasi hasil tindak lanjut hasil penilaian
e.       Menganalisis hasil evaluasi program tindak lanjut hasil penilaian

 

 

Sub Komponen Kompetensi Wawasan Kependidikan :
KOMPETENSI   INDIKATOR
5.       Memahami landasan kependidikan

 

 

a.       Menjelaskan tujuan dan hakekat pendidikan
b.       Menjelaskan tujuan dan hakekat pembelajaran
c.       Menjelaskan konsep dasar pengembangan kurikulum
d.       Menjelaskan struktur kurikulum
6.       Memahami kebijakan pendidikan

 

 

a.       Menjelaskani visi, misi dan tujuan pendidikan nasional
b.       Menjelaskan tujuan pendidikan tiap satuan pendidikan sesuai tempat bekerjanya
c.       Menjelaskan sistem dan struktur standar kompetensi guru
d.       Memanfaatkan standar kompetensi siswa
e.       Menjelaskan konsep pengembangan pengelolaan pembelajaran yang diberlakukan (Misal : life skill, BBE/Broad Based Education, CC/Community College, CBET/Competency-Based Education and Training dan lain-lain).
f.         Menjelaskan konsep pengembangan manajemen pendidikan yang diberlakukan (Misal : MBS /Manajemen Berbasis Sekolah, Dewan Pendidikan, Komite Sekolah  dan lain-lain)
g.       Menjelaskan konsep dan struktur kurikulum yang diberlakukan (Misal : Kurikulum berbasis kompetensi)
7.       Memahami tingkat perkembangan siswa

 

 

a.       Menjelaskan psikologi pendidikan yang mendasari perkembangan siswa
b.       Menjelaskan tingkat-tingkat perkembangan mental siswa
c.       Mengidentifikasi tingkat perkembangan siswa yang dididik
8.       Memahami pendekatan pembelajaran yang sesuai materi pembelajarannya

 

 

a.       Menjelaskan teori belajar yang sesuai materi pembelajarannya
b.       Menjelaskan strategi dan pendekatan pembelajaran yang sesuai  materi pembelajarannya
c.       Menjelaskan metode pembelajaran yang sesuai materi pembelajarannya
9.       Menerapkan kerja sama dalam pekerjaan

 

 

a.       Menjelaskan arti dan fungsi kerjasama dalam pekerjaan
b.       Menerapkan kerjasama dalam pekerjaan
10.    Memanfaatkan kemajuan  IPTEK dalam pendidikan

 

 

a.       Menggunakan berbagai fungsi  internet,  terutama   menggunakan     e-mail dan mencari informasi
b.       Menggunakan komputer terutama untuk word processor dan spread sheet  (Contoh : Microsoft Word, Excel)
c.       Menerapkan bahasa Inggris untuk memahami literatur asing/memperluas wawasan kependidikan.
DAFTAR PUSTAKA
Djam’an, Satori, dkk, 2007. Profesi Keguruan. Jakarta: Universitas Terbuka.
Mulyasa, E, 2007. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: PT Remaja
Rosdakarya, cetakan keempat.
Saudagar, Fachruddin, dk, 2009. Pengembangan Profesionalitas Guru. Jakarta:
Gaung Persada Press.Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005, Tentang Standar Nasional Pendidikan.