Menjelaskan Contoh Unsur dengan singkat

Contoh nama unsur dan lambang

No.  Nama Unsur Lambang Keterangan
1 Hidrogen H Gas
2 Helium He Gas
3 Lithium Li Padat
4 Karbon C Padat
5 Nitrogen N Gas
6 Oksigen O Gas
7 Fluor F Gas
8 Neon Ne Gas
9 Aluminium Al Padat
10 Silikon Si Padat
11 Fosfor P Padat
12 Sulfur S Padat

Contoh Unsur Molekul dan Keterangan

  • Gas oksigen (O2)
    Gas ini merupakan gas penyusun terbesar kedua (25%) di udara yang dibutuhkan dalam bernafas.
  • Gas nitrogen (N2)
    Gas ini ialah penyusun terbesar di udara (70%) yang banyak digunakan untuk pengisi ban
    kendaraan bermotor.
  • Seng (Zn)
    Seng ialah unsur
    logam dengan simbol Zn (Zinc). Seng ialah logam yang memiliki warna putih dengan sifat khas tahan karat dan ringan. Unsur ini banyak digunakan untuk bahan bangunan atau campuran pada besi.
  • Besi (Fe)
    Besi ialah unsur logam dengan lambang Fe (ferrum). Besi ini salah satu unsur logam yang termasuk memiliki jumlah paling banyak dijumpai di bumi, dan banyak dipakai untuk berbagai keperluan
    mulai dari perkakas hingga barang bangunan.
  • Helium (He)
    Gas helium ialah gas ringan dan tidak mudah bereaksi. Gas ini banyak dipakai sebagai pengisi balon udara
  • Emas (Au)
    Emas ialah unsur logam dengan simbol Au (Aurum). Emas ialah logam dengan warna kuning dengan sifat khas susah bereaksi dengan unsur lain. Emas ini banyak dipakai sebagai perhiasan karena keawetanya yang tidak mudah bereaksi.
  • Arang (C)
    Zat arang ialah unsur nonlogam dengan lambang C (carbon). Zat arang ataupun karbon merupakan penyusun utama senyawa organik, seperti protein, karbohidrat, dan juga penyusun utama bahan bakar fosil.
  • Perak (Ag)
    Perak ialah unsur logam dengan simbol Ag (Argentum). Perak ialah logam dengan warna putih dengan sifat khas yang susah bereaksi dengan unsur lain. Sebagaimana emas, Perak juga banyak digunakan untuk perhiasan karena keawetanya yang tidak mudah bereaksi.
  • Raksa (Hg)
    Raksa ialah unsur logam yang berbentuk cair, berbeda dengan logam lain. Raksa banyak difungsikan sebagai pengisi termometer.
  • Uranium (U)
    Uranium ialah unsur radioaktif, yang memancarkan radisasi dan meluruh menjadi unsur lain. Uranium banyak dipakai sebagai bahan bakar reaktor nuklir dan sebagai peledak

Unsur Molekul Sederhana Kehidupan Sehari-hari

Molekul adalah kumpulan atom (dua atau lebih) dalam suatu susunan tertentu yang terikat oleh ikatan kimia. Atom-atom tersebut saling berikatan dengan kovalen (sangat kuat) dan bermuatan netral atau stabil (tidak bermuatan listrik). Molekul Unsur adalah Molekul yang terbentuk dari hasil penggabungan atom atau unsur yang satu jenis.

Molekul Senyawa adalah Molekul yang terbentuk dari hasil penggabungan atom atau unsur yang berbeda jenis.Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu berhubungan dengan berbagai maam molekul! baik molekul unsur maupun molekul senyawa. “erikut ini adalah ontoh-ontoh molekul sederhana dalam kehidupan sehari-hari

  1. Molekul Oksigen

Oksigen berwujud gas pada suhu kamar. Oksigen lidak berbau, bersifat reaktif, dan mudah bereaksi dengan zat lain. Reaksi yang terjadi antara oksigen dengan suatu benda disebnt reaksi oksidasi. Oksigen berfungsi untuk melangsungkan reaksi pembakaran, termasuk pembakaran dalam tubuh manusia. Oksigen diperlukan dalam proses respirasi makhluk hidup.

  1. Molekul Karbon dioksida

Karbon dioksida terdapat di udara dengan kadar sekitar 0,035%. Karbon dioksida didapat dari proses pembakaran bahan bakar fosil dan juga dari pemapasan. Karbon dioksida berwujud gas pada suhu kamar dan tidak berbau. Karena sifatnya yang tidak terbakar dan memadamkan api, gas ini digunakan sebagai bahan pemadam kebakaran. Tumbuhan hijau menyerap karbon dioksida dalam proses fotosintesis.

  1. Molekul Metana

Metana adalah gas alam yang sering dipakai untuk memasak di rumah tangga dan industri makanan. Metana disebut juga gas tambang (karena terdapat dalam tambang batu bara) atau gas ravva (karena terdapat di rawa-rawa sebagai hasil peruraian material organik). Sebenarnya metana tidak berbau, tapi agar pemakainya mengetahui bila terjadi kebocoran gas, maka gas ini diberi tambahan zat agar berbau.

  1. Molekul Amonium sulfat dan Amonium nitrat

Senyawa ini digunakan sebagai pupuk. Keduanya terlarut dalam air dan melepaskan ion yang mengandung nitrogen yang selanjutnya diserap oleh tanaman. Nitrogen diperlukan untuk pembentukan protein.

  1. Molekul Kloroiluorokarbon (CFC)

Klorofluorokarbon adalah sekelompok senyawa molekul yang mengandung unsur klorin (Cl), flourin (F), dan karbon (C). Zat ini digunakan sebagai cairan pendingin dalam mesin-mesin pendingin seperti kulkas dan AC. Molekul ini tidak beracun tetapi sangat stabil, sehingga dapat meninggalkan lapisan troposfer dan mencapai lapisan stratosfer. Di lapisan stratosfer terdapat ozon yang sangat reaktif. CFC dapat bereaksi dengan ozon, sehingga lapisan ozon menipis. Pinipisan lapisan ozon menghasilkan lubang ozon. Jika hal ini terjadi, radiasi ultraviolet akan semakin banyak yang mencapai permukaan bumi. Akibatnya dapat terjadi resiko kanker kulit, kenaikan suhu, dan kematian mikroorganisme.

  1. Molekul Notrigen

Sekitar 8% dari volume udara terdiri atas nitrogen. Nitrogen di udara juga sebagai dinitrogen (N2). Nitrogen di udara merupakan cadangan nitrogen untuk keperluan organisme di bumi. Nitrogen dalam tanah umumnya berasal dari nitrogen di atmosfer melalui proses fiksasi yang melibatkan aksi petir dan bakteri.

  1. Molekul Karbon monoksida

Karbon monoksida merupakan satu contoh molekul yang sangat beracun, yang dapat menyebabkan sesak napas sampai kematian. Zat ini termasuk salah satu komponen gas buang kendaraan bermotor dan asap industri. Karbon monoksida terbentuk karena pembakaran yang tidak sempuma dari bahan bakar yang mengandung karbon.

  1. Molekul Ozon

Ozon adalah bentuk lain dari oksigen, yaitu sebagai molekul triatomik (03). Ozon terdapat di lapisan atas atmosfer, yaitu pada lapisan stratosfer. Ozon berfungsi menyerap radiasi ultraviolet dari matahari. Radiasi ultraviolet yang berlebihan dapat merusak kehidupan di muka bumi. Ozon termasuk gas yang sangat reaktif

DAFTAR PUSTAKA
http://id.wikipedia.org/wiki/Unsur_kimia
http://www.duniaedukasi.net/2011/05/perkembangan-sistem-periodik-unsur.html
http://gurumuda.com/bse/kegunaan-unsur-dan-senyawaSukmanawati, Wening, 2009, Kimia untuk SMA dan MA kelas XII, Jakarta : Pusat perbukuan Departemen Pendidikan Nasional