Menjelaskan Bentuk-bentuk Komunikasi dengan singkat

Bentuk-bentuk dalam komunikasi antara lain sebagai berikut :

  • Komunikasi vertikal

    Komunikasi vertikal adalah suatu komunikasi dari atas ke bawah serta juga dari bawah ke arah atas atau juga komunikasi dari pimpinan ke bawahan atau juga dari bawahan ke pimpinan dengan secara timbal balik. komunikasi vertikal yang terjadi secara formal.

  • Komunikasi horisontal

    Komunikasi horisontal adalah suatu komunikasi dengan secara mendatar, sebagai contoh komunikasi antara karyawan dengan karyawan yang lainnya serta juga  komunikasi ini sering sekali berlangsung tidak formal.

  • Komunikasi diagonal

    Komunikasi diagonal sering juga disebut dengan komunikasi silang adalah seseorang dengan orang yang lain yang satu dengan yang lainnya juga yang berbeda dalam kedudukan serta juga bagian (Effendy, 2000 : 17).

Pendapat lainnya juga menyebutkan, komunikasi tersebut dapat mengalir secara vertikal atau juga lateral (menyisi). Dimensi vertikal tersebut dapat dibagi menjadi ke bawah serta juga ke atas antara lain.

  • Ke bawah :

    Komunikasi yang mengarah dari satu tingkat didalam suatu kelompok atau juga organisasi ke suatu tingkat yang lebih ke bawah lagi. Fungsi dari pada komunikasi ini adalah memberikan suatu penetapan tujuan, memberikan suatu instruksi pekerjaan, menginformasikan suatu kebijakan serta jugaprosedur pada bawahan, menunjukkan suatu masalah yang memerlukan perhatian serta juga mengemukakan adanya umpan balik terhadap kinerja.

  • Ke atas :

    komunikasi ke atas ini yang mengalir ke suatu tingkat yang lebih tinggi didalam kelompok atau juga organisasi digunakan untuk dapat memberikan suatu umpan balik pada atasan, menginformasikan kepada mereka tentang kemajuan ke arah tujuan serta juga meneruskan masalah-masalah yang ada.

  • dimensi lateral :

    komunikasi yang terjadi ini berada  diantara kelompok kerja yang sama, berada diantara anggota kelompok kerja pada level (tingkat) yang sama, diantara manajer-manajer pada level(tingkat) yang sama (Robbins, 2002 : 314-315).