Menjelaskan Bentuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan singkat

Menurut UU No 19 Tahun 2003 Pasal 9, bentuk dari perusahaan BUMN dibedakan menjadi 2, yaitu :

Perusahaan Umum (PERUM)

Perusahaan Umum (PERUM) adalah perusahaan milik negara yang modal seluruhnya milik negara (berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan)bergerak dalam bidang produksi, jasa atau bidang ekonomi lainnya dengan tujuan utamanya yaitu untuk melayani kepentingan umum sekaligus mencari keuntungan. Contoh: Perum Husada Bakti, Perum Pegadaian, Perum Pelayaran, dan sebagainya.

  • Ciri-ciri perusahaan umum yaitu:
    a. Melayani kepentingan umum,
    b. Umumnya bergerak dibidang jasa vital (public utility),
    c. Dibenarkan memupuk keuntungan,
    d. Berstatus badan hukum,
    e. Mempunyai nama dan kekayaan sendiri serta kebebasan bergerak seperti perusahaan swasta,
    f. Hubungan hukumnya diatur secara hubungan hukum perdata,
    g. Modal seluruhnya dimiliki oleh negara dan kekayaan negara yang dipisahkan,
    h. Dipimpin oleh seorang direksi,
    i. Pegawainya adalah pegawai perusahaan negara,
    j. Laporan tahunan perusahaan, disampaikan kepada pemerintah.
  • Kelebihan perusahaan umum (perum) yaitu:
    a. Menangani bidang-bidang usaha yang penting.
    b. Bertujuan memberikan layanan kepada masyarakat sekaligus mencari keuntungan. Keuntungan yang didapat digunakan lagi sebagai dana pembangunan.
    c. Seluruh modalnya milik pemerintah, baik pusat atau daerah.
    d. Dibanding perjan, perum bekerja lebih efisien karena selain member layanan kepada masyarakat, juga dituntut untuk meraih laba (keuntungan).
    e. Dengan status pegawai perusahaan negara atau daerah, budaya kerja di perum umumnya lebih baik dibanding perjan
  • Kelemahan perusahaan umum (perum) yaitu:
    a. Masih terjadi pemborosan (inefisiensi) karena tidak adanya perusahaan saingan.
    b. Tingkat produktivitas pegawai umumnya masih di bawah pegawai perseroan (PT).
    c. Sering menjadi alat politik kelompok tertentu sehingga perum menjadi sapi perahan (diperas) untuk kepentingan kelompok tersebut.
    d. Jika perum rugi, berarti negara yang dirugikan.

Perusahaan Perseroan (PERSERO)

Perusahaan Perseroan (PERSERO) adalah perusahaan negara yang modal/sahamnya paling sedikit 51% dimiliki oleh pemerintah, dan bergerak dibidang produksi dengan tujuan memperoleh laba. Contoh: PT Telkom, PT Pos Indonesia, PT Semen Gresik, PT BRI, dan PT Bank Mandiri.

  1. Ciri-Ciri perusahaan perseroan yaitu:
    a. Memupuk keuntungan (profitability),
    b. Sebagai badan hukum perdata (yang berbentuk pt),
    c. Hubungan usahanya diatur menurut hukum perdata,
    d. Modal seluruhnya atau sebagian merupakan kekayaan negara yang dipisahkan (dimungkinkan joint dengan swasta nasional/asing),
    e. Tidak memiliki fasilitas-fasilitas negara,
    f. Dipimpin oleh seorang direksi,
    g. Status pegawainya sebagai pegawai perusahaan swasta,
    h. Peranan pemerintah sebagai pemegang saham.
  2. Kelebihan perusahaan perseroan (persero) yaitu:
    a. Mencari keuntungan dan yang kedua memberi pelayanan kepada umum.
    b. Modal pendiriannya berasal sebagian atau seluruhnya dari kekayaan negara yang dipisahkan berupa saham–saham.
  3. Kelemahan perusahaan perseroan (persero) yaitu tidak memperoleh fasilitas Negara dan Pegawainya berstatus sebagai pegawai swasta.