Menjelaskan Asumsu Arus Biaya dengan singkat

Secara konseptual, identifikasi khusus atas pos-pos yang terjual dan pos-pos yang belum terjual optimal, tetap cara ini sering kali tidak haya mhal tetapi juga tidak mungkin untuk di terapkan. Sebagai akibatnya, beberapa Asumsi arus biaya yang bersifat sistematis dapat digunakan. Sebetulnya ,arus fisik barang aktual dan asumsi biaya sering kali sangat berbeda. Tidak ada keharusan bahwa asumsi arus biaya yang d pakai terus konsisten dengan pergeraan fisik barang. Tujuan utama dari pemiliahan asumsi arus biaya adalah untuk memilih asumsi yang paling mencerminkan laba periodik,sesuai kondisi yang berlaku.

  • Indentifikasi  khusus
    Digunakan dengan cara mengidentifikasi seiap brang yang dijual dan dalam pos persediaan. Biaya barang” yang telah terjual dimaukan dalam harga pokok penjualan, sementara biaya barang’ hsus yang masih berada di tangan dimasukan pada persedian. Metode ini hanya bisa digunakan dalam kondisi yang memungkinkan perusahan memisahkan pembelian yang berbeda yag telah dilakukan secara fisik. Metod ini dapat diterapkan dengan baik dalam situasi yang melibatkan sejumlah kecil item berharga tinggi dan dapat dibedakan.
    Dalam industri ritel hal ini meliputi beberapa jenis perhiasan, jas bulu, mobil, dan sejumlah furnitur. Dalam area manufaktur, meliputi produk pesanan, khusus dan banyak produk yang diproduksi menurut job cost system.

  • biaya rata-rata
    metode biaya rata-rata menghitung harga pos-pos yang terdapat dalam persediaan atas dasar biaya rata-rata barang yang sama yang tersedia selama suatu periode.