Menjelaskan Agama dan Kepercayaan Suku Karera dengan singkat

Orang Karera percaya kepada roh-roh nenek moyang “merapu” yang berdiam di alam roh yang disebutnya Tanatara. Di sana roh-roh itu hidup seperti manusia biasa sebagaimana terjadi di dunia. Roh itu mempunyai kekuatan untuk membantu atau sebaliknya mengganggu manusia yang masih hidup. Itulah sebabnya terhadap roh-roh nenek moyang itu harus diadakan upacara agar roh itu membantu menyuburkan tanaman, memberi hasil yang baik atau mendatangkan kesejahteraan.

Baca Juga : 

Sebaliknya roah itu akan menurunkan bencana bagi manusia kalau tidak diadakan upacara. Roh yang tidak sampai ke alam roh disebut hantu “sarangi”. Hantu inilah yang selalu berbuat jahat terhadap manusia, misalnya membuat sakit. Agar hantu ini tidak mengganggu, maka dibuatkan patung kayu yang bentuknya mirip manusia dan di depannya diberi sajian berupa bahan makanan dan buah-buahan. Pemujaan semacam ini dilakukan setahun sekali setelah usia panen dengan memotong hewan kerbau atau babi. Upacara lain yang mengadakan korban kerbau ialah upacara kematian, upacara tampak besar-besaran kalau yang meninggal itu dari kalangan kaum bangsawan tadi.