Tujuan inventarisasi penggunaan lahan

Apa itu penginderaan jarak jauh untuk inventarisasi penggunaan lahan?

Penginderaan jauh untuk inventarisasi penggunaan lahan adalah ilmu yang digunakan untuk mendapatkan informasi tentang muka bumi seperti lahan dan air dari citra yang didapat dari jarak jauh dengan menggunakan sensor.

Sebutkan 9 komponen penginderaan jauh!

  • Tenaga, merupakan digunakan dalam penginderaan jauh yang dibedakan menjadi dua yaitu sumber tenaga alamiah dan sumber tenaga buatan.
  • Atmosfer, merupakan lapisan udara yang menyelimuti bumi yang akan memengaruhi penginderaan jauh dalam hal penyerapan.
  • Objek, merupakan sesuatu yang menjadikan sasaran dalam pengindraan jauh seperti atmosfer, biosfer, hidrosfer, dan litosfer.
  • Sensor, merupakan alat yang digunakan dalam pengindraan jauh untuk merekam objek di muka bumi.
  • Wahana, merupakan kendaraan yang membawa alat pemantau.
  • Citra, merupakan gamabran objek yang tampak pada cermin yang melalui lensa kamera pada hasil cetakan.
  • Interaksi antara tenaga dan objek, merupakan pengindraan jauh yang dilihat dari rona yang dihasilkan oleh foto udara.
  • Analisis data, merupakan cara manual yaitu dengan interpretasi secara visual dan dilakukan dengan cara numerik dengan menggunakan komputer.
  • Pengguna data, merupakan komponen penting dalam pengindraan jauh karena pengguna dapat menentukan diterima atau tidaknya hasil pengindraan jauh.

Tujuan dari inventarisasi penggunaan lahan adalah

Inventarisasi penggunaan lahan penting untuk mengetahui apakah penggunaan lahan oleh kegiatan manusia, sesuai dengan potensi atau kapasitas lahan pengisian. penggunaan lahan yang sesuai akan mendapatkan hasil yang baik dan tidak merugikan lingkungan. Hasil teknologi penginderaan jauh mampu memberikan informasi untuk penggunaan lahan di penggunaan lahan sepenuhnya sesuai dengan peruntukannya.

Inventarisasi penggunaan lahan adalah salah satu manfaat penginderaan jauh di bidang penggunaan lahan. Pengideraan jauh menjadi seni dipelajari dan seni untuk memperoleh informasi tentang target / objek, daerah atau fenomena dengan menganalisis data dari instrumen, tanpa kontak fisik / langsung dengan obyek, daerah, atau fenomena.

Objek yang diambil dalam bentuk gejala di permukaan bumi atau ruang benda Gated terbatas, permukaan obyek bumi (atmosfer, biosfer, hodrosfer dan litosfer) yang tidak tercakup oleh benda lainnya.

Berbagai jenis penginderaan jauh. Berdasarkan tempat atau kendaraan yang digunakan untuk penginderaan jauh dibagi menjadi dua, yaitu, penginderaan jauh dan penginderaan jauh udara dari ruang angkasa. Penginderaan jauh dari udara umumnya pesawat yang digunakan.

Pengideraan jarak dari ruang angkasa yang menggunakan satelit, adalah cara untuk mendapatkan informasi atau data tentang keadaan permukaan bumi dengan sensor buatan yang ditempatkan di satelit yang mengorbit bumi.

5 Manfaat Penginderaan Jauh di Bidang Penggunaan Lahan

1. Pemetaan Penggunaan Lahan

Inventarisasi penggunaan lahan penting dilakukan untuk mengetahui apakah pemetaan lahan yang dilakukan oleh aktivitas manusia sesuai dengan potensi ataupun daya dukungnya. Penggunaan lahan yang sesuai memperoleh hasil yang baik, tetapi lambat laun hasil yang diperoleh akan menurun sejalan dengan menurunnya potensi dan daya dukung lahan tersebut.
Integrasi teknologi penginderaan jauh merupakan salah satu bentuk yang potensial dalam penyusunan arahan fungsi penggunaan lahan.Dasar penggunaan lahan dapat dikembangkan untuk berbagai kepentingan penelitian, perencanaan, dan pengembangan wilayah.Contohnya penggunaan lahan untuk usaha pertanian atau budidaya permukiman.

2. Penentuan Arahan Lahan

Penentuan batas-batas keserasian sumberdaya air merupakan salah satu aspek utama dalam pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai bahan pertimbangan penyusunan konsep tata ruang kawasan.Ketetapan penataan tata ruang didasarkan pada tiga faktor yaitu lereng lapangan, jenis tanah menurut kepekaannya terhadap erosi dan intensitas hujan harian wilayah yang bersangkutan.
Masing-masing faktor ditampilkan dalam tiap-tiap unit lahan untuk mendapatkan angka skor yang secara makro dipergunakan untuk menetapkan arahan penggunaan lahan sebagai kawasan lindung, kawasan penyangga, kawasan budidaya atau kawasan pemukiman.Aplikasi GIS dapat menyajikan Peta Arahan Penggunaan Lahan yang dibuat dari komposit Peta Kelerengan, Peta Jenis Tanah dan Peta Curah Hujan. Dari ketiga peta ini dipilih masing-masing data atributnya yang akan digunakan sebagai dasar dalam membuat peta baru (Peta Arahan).

3. Penggunaan Lahan Pertanian

Dalam usaha memelihara konsistensi penggunaan lahan sebagai areal pertanian maka diperlukan suatu sistem monitoring yang mampu mengamati, menganalisa, menyajikan serta membuat model-model keputusan sehingga aktifitas pertanian yang berkelanjutan tetap terjaga.
Teknologi penginderaan jauh merupakan salah satu teknologi pendekatan terintegrasi yang dapat memodelkan masalah-masalah pertanian kaitannya dengan usaha menjaga konsistensi penggunaan lahan (monitoring), proteksi stabilitas lingkungan (analisis degradasi lahan dan identifikasi sumber air) dan analisa keruangan (basis data spasial).

4. Penggunaan Lahan Kehutanan

Bidang kehutanan berkenaan dengan pengelolaan hutan untuk kayu termasuk perencanaan pengambilan hasil kayu, pemantauan penebangan dan penghutanan kembali, pengelolaan dan pencacahan margasatwa, inventarisasi dan pemantauan sumber daya hutan, rekreasi, dan pengawasan kebakaran.
Kondisi fisik hutan sangat rentan terhadap bahaya kebakaran maka penggunaan citra inframerah akan sangat membantu dalam penyediaan data dan informasi dalam rangka monitoring perubahan temperatur secara kontinu dengan aspek geografis yang cukup memadai sehingga implementasi di lapangan dapat dilakukan dengan sangat mudah dan cepat.

5. Penggunaan LahanĀ  Perkebunan

Manfaat dari menggunakan RS dan teknologi GIS tergantung pada tingkat keberhasilan penerapannya untuk menyelesaikan masalah spasial.Secara umum, manfaat ini dapat dibagi menjadi empat kategori seperti efisiensi ilmiah, teknologi, metodologi, dan ekonomi.
Efisiensi ilmiah penginderaan jauh data juga termasuk memperoleh fakta-fakta baru untuk menguatkan dan klarifikasi sebelumnya dikenal kuantitatif, data kualitatif yang dipelajari. Teknologi efisiensi berarti peningkatan produktivitas kerja (terutama lapangan pekerjaan yang paling mahal), membuat norma-norma untuk lapangan dan mempercepat proses pemetaan kebun, mengurangi volume lapangan, memperpendek waktu yang diperlukan untuk survei dan mengurangi jumlah karyawan yang terlibat monitoring kebun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *