Apa Perbedaan antara Nylon dan Teflon

Hai teman-teman, semoga selalu dalam keadaan sehat ya, kali ini admin akan memberikan beberapa perbedaan yang ada diantara nylon dan teflon. Semoga saja uraian mengenai perbedaan nylon dan teflon ini banyak manfaatnya untuk kita semua.

Perbedaan nylon dan teflon adalah:

  • Unsur kimia yang ada dalam polimer nilon adalah Karbon, Hidrogen, Oksigen, dan Nitrogen. Sedangkan pada teflon mengandung karbon dan fluor saja.
  • Nilon adalah poliamida dan Teflon adalah polimer fluoro.
  • Teflon adalah bahan fobia air, kimiawi kurang reaktif dengan konduktivitas listrik tinggi, dan koefisien gesekan yang sangat rendah. Nilon adalah bahan sutra dan ini adalah alternatif untuk logam dan logam bukan logam, termasuk kuningan, perunggu, kayu, plastik, dan karet.

Apa itu teflon?

Teflon adalah nama merk dari sebuah compound polimer yang ditemukan oleh Roy J. Plunkett (1910–1994) di DuPont pada 1938 dan diperkenalkan sebagai produk komersial pada 1946. Teflon merupakan sebuah fluoropolimer thermoplastik.

Teflon adalah nama dagang terdaftar dari bahan plastik yang sangat berguna yaitu Poly Tetra Fluoro Ethylene (PTFE). PTFE adalah salah satu kelas dari plastik yang dikenal sebagai fluoropolymers.

Teflon memiliki titik lebur yang sangat tinggi, dan juga stabil pada suhu sangat rendah. Teflon sangat tahan panas dan tahan korosi. Teflon merupakan bahan yang sangat baik untuk melapisi bagian-bagian mesin yang terkena panas, pakaian, dan gesekan, untuk peralatan laboratorium yang harus tahan korosif bahan kimia, dan sebagai lapisan untuk peralatan masak dan peralatan lainnya.

PTFE digunakan untuk memberi perlindungan terhadap kain, karpet, dan penutup dinding, dan tahan cuaca di luar ruangan. Teflon tidak tahan terhadap larutan alkali hidroksida. Juga kurang tahan terhadap hidrokarbon yang mengandung khlor.

PFOA, atau amonium perfluorooctanoic acid, merupakan zat kimia utama dalam pembuatan teflon sebagai pelapis dalam alat memasak. PFOA tidak hanya digunakan dalam membuat pelapis alat memasak, tapi juga banyak digunakan dalam industri otomotif, elektronik dan persenjataan. Contohnya, PFOA digunakan untuk membuat kabel, power steering, rem mobil dan pelumas gear.

Setelah digunakan, PTFE harus dikubur di tempat pembuangan sampah, bukan dibakar, karena apabila dibakar pada suhu tinggi akan merilis hidrogen klorida dan zat-zat beracun lainnya. Suatu penelitian yang dirilis pada tahun 2001 menyatakan bahwa PTFE juga terdegradasi dalam lingkungan ke dalam satu substansi yang beracun untuk tanaman (Trifluoroacetate, atau TFA).

Sementara tingkatnya sampai saat ini, kadar terurainya TFA di lingkungan rendah, zat bertahan untuk waktu yang lama. Jadi TFA memungkinan menyebabkan polusi dan menyebabkan kekhawatiran untuk masa depan.

Jelaskan sifat fisik dan kimia teflon!

Teflon adalah bahan sintetik yang sangat kuat, umumnya berwama putih. Teflon mempunyai performa yang baik pada temperatur ekstrim, tahan pada temperatur -240°C dan tahan terhadap panas sampai kira-kira 250°C. Di atas 250°C teflon mulai melunak, di dalam api akan meleleh dan sulit menjadi arang. Teflon juga anti radiasi Ultra Violet dan tahan segala cuaca, dan anti lengket.

Berat jenisnya kira-kira 2,2 g/cmI. Tahan terhadap banyak bahan kimia, termasuk ozone, chlorine, acetic acid, ammonia, sulfuric acid, dan hydrochloric acid. Satu –satunya bahan kimia yang bisa merusak lapisan teflon adalah lelehan logam alkali.

Teflon

Teflon tidak tahan terhadap larutan alkali hidroksida. Juga kurang tahan terhadap hidrokarbon yang mengandung khlor. Teflon digunakan sebagai bahan penyekat, misalnya untuk kotak penyekat (stuffing box), cincin geser (sifat geseran dapat diperbaiki dengan bagian-bagian alat dari teflon menambahkan graft ke dalamnya).

Digunakan juga untuk cincin 0 atau 0-ring, untuk gasket konsentrik dengan diberi bahan lunak (sebab teflon tidak begitu elastis), alat-alat yang kecil, pipa, slang selubung pipa.

Apa itu nylon?

Nilon merupakan suatu keluarga polimer sintetik yang diciptakan pada 1935 oleh Wallace Carothers di DuPont. Produk pertama adalah sikat gigi ber-bulu nilon (1938), dilanjutkan dengan produk yang lebih dikenal: stoking untuk wanita pada 1940.

Nilon dibuat dari rangkaian unit yang ditautkan dengan ikatan peptida (ikatan amida) dan sering diistilahkan dengan poliamida (PA). Nilon merupakan polimer pertama yang sukses secara komersial, dan merupakan serat sintetik pertama yang dibuat dari bahan anorganik yaitu minyak bumi .Elemen-elemen ini tersusun menjadi monomer dengan berat molekular rendah, yang selanjutnya direaksikan untuk membentuk rantai polimer panjang.

Nylon

Jelaskan sifat nylon!

Sifat nilon yaitu kuat dan ringan. Serat riasan nilon tidak menyerap serta halus, menyebabkan barang yang dikonstruksi serat ini bisa cepat kering. Selain itu nilon dapat menahan kotoran dengan baik dan juga tidak menjadi lemah oleh keringat ataupun bahan kimia.

Nilon dapat mencair apabila temperatur tinggi. Fakta ini terbukti ketika menyetrika barang yang berbahan nilon anda harus mengatur setrika pada setelan yang rendah dan mengembalikannya ke bagian sisi belakang.

Sebutkan 5 kelebihan nylon!

  1. Tidak mudah berubah terutama pada bentuknya, mudah dicuci, dan kuat tidak mudah robek.
  2. Tahan terhadap air, tahan terhadap panas, dapat digunakan sebagai bahan pembuatan payung.
  3. Bahan nilon yang ringan, kuat, elastis.
  4. Jenis bahan yang tahan lama dan cepet kering ketika terkena air.
  5. Tahan terhadap kutu, serangga, dan jamur.

Sebutkan 4 Kekurangan Kain Nilon

  1. Mudah terdegradasi oleh sinar ultraviolet.
  2. Warna dapat berubah jika terlalu lama terkena sinar matahari.
  3. Tidak mudah menyerap air terutama pada keringat, sehingga ketika dipakai akan serasa panas.
  4. Sulit diur ulang.