Sebutkan Perbedaan Koloid Liofil dan Liofob Beserta Contohnya

Perbedaan Koloid Liofil dan Liofob adalah:

  • Tegangan permukaan koloid liofob hampir sama dengan media dispersi.
  • Muatan pada  koloid liofil tergantung pada pH larutan dan bisa negatif, positif atau netral.
  • Koloid liofil relatif stabil sebagai kekuatan yang kuat interaksinya di antara partikel koloid dan cair.
  • Koloid liofob  kurang stabil sebagai kekuatan lemah interaksinya di antara partikel koloid dan cair.
  • Muatan koloid liofob  bisa positif atau negatif. As2S3  negatif di alam sementara Fe (OH) 3  positif di alam.
  • Koloid liofob bersifat ireversibel, karena pada penguapan cairan, residu yang tersisa tidak dapat dikonversi menjadi larutan pada penambahan cairan.
  • Koloid liofil tergantung pada sifat dari muatan partikel-partikel ini dapat bermigrasi ke katoda atau anoda atau mungkin tidak bergerak sama sekali.
  • Koloid liofil sangat kental di alam dan memiliki viskositas lebih tinggi dari media.
  • Koloid liofob memiliki viskositas yang hampir sama dengan media.
  • Koloid liofil bersifat reversible, karena pada penguapan cairan, residu yang tersisa akan masuk ke dalam keadaan koloid pada penambahan misalnya air.
  • Koloid liofob tergantung pada sifat dari muatan partikel-partikel ini bermigrasi ke katoda atau anoda baik.
  • Tegangan permukaan  koloid liofil adalah kurang dari media dispersinya

orpsinya sol dibedakan atas sol liofil dan sol liofob.

Apa yang dimaksud Koloid liofil?

Sol liofil atau koloid liofil merupakan jenis koloid yang fase terdispersinya dapat mengikat atau menarik medium pendispersinya. Jika medium pendispersinya air disebut hidrofil.

Koloid Liofil Adalah koloid dimana fase terdispersinya memiliki afinitas besar sehingga mudah menarik medium pendispersinya. Partikel-partikelnya dapat mengadsorpsi cairan pendispersinya sehingga terbentuk selubung cairan di sekitara partikel koloid. Jika medium pendispersinya adalah air maka disebut dengan hidrofil.

Liofil dalam Bahasa Yunani yaitu Lio yang artinya cairan dan Philia yang berarti cinta, sehingga secara garis besar liofil artinya suka cairan. Liofil masuk dalam koloid yang fase terdispersinya memiliki afinitasbesar atau mudah menarik medium pendispersinya.

Koloid liofil relatif stabil sebagai kekuatan yang kuat interaksinya di antara partikel koloid dan cair. Partikel-partikelnya dapat mengadsorpsi cairan pendispersinya sehingga terbentuk selubung cairan di sekitara partikel koloid. Jika medium pendispersinya adalah air maka disebut dengan hidrofil.

Sol liofil lebih kental dari medium pendispersinya dan tidak akan mengalami penggumpalan bila ditambahkan sedikit elektrolit. Koloid liofil memiliki pelindung bagi mediumnya berupa cairan yang disebut sebagai solvasi atau hidrasi. Contoh koloid liofil dalam kehidupan sehari-hari adalah gelatin, kanji, agar-agar, detergen, dan sabun.

Contoh koloid liofil

  • protein
  • kanji
  • gelatin
  • sabun
  • deterjen
  • agar-agar

Apa yang dimaksud Koloid  liofob?

Koloid liofob atau sol liofob merupakan koloid yang fase terdispersinya tidak dapat menarik medium pendispersinya (tidak suka cairan). Jika medium pendispersinya air disebut  hidrofob.

Koloid Liofob adalah koloid yang tidak mudah mengadsorbsi cairan. Berdasarkan Bahasa Yunani liofob artinya tidak suka cairan (Lio = cairan dan Phobia = tidak suka). Pada koloid liofob ini terdapat gaya tarik menarik yang lemah atau bahkan tidak ada gaya tarik menarik antara fase terdsipersi dan medium pendispersinya. Jika menggunakan air sebagai medium pendispersinya maka akan menjadi koloid hidrofob.

Koloid liofob berbeda dengan koloid liofil. Jika medium pendispersi dari sol liofob diuapkan atau digumpalkan dengan larutan elektrolit, sampai zat terdipersi terpisah dari medium pendispersi maka tidak akan dapat membentuk sol liofob lagi walaupun ditambah air sebagai medium pendispersinya.

Koloid liofob bersifat ireversibel, karena pada penguapan cairan, residu yang tersisa tidak dapat dikonversi menjadi larutan pada penambahan cairan. Contoh pada Koloid Liofob yaitu Sol-sol logam, sol sulfida, susu, mayonaise, sol besi III hidroksida Fe(OH)3.

Contoh Koloid  liofob

  • sol Fe(OH)3
  • sol sulfida
  • sol-sol logam.
  • susu
  • mayonaise
  • sol belerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *