Perbedaan Ribosom Prokariotik dan Eukariotik

Hallo kawan-kawan, admin akan memberikan beberapa contoh perbedaan antara ribosom prokariotik dan eukariotik. Semoga saja uraian singkat mengenai perbedaan ribosom prokariotik dan eukariotik ini bermanfaat banyak.

Ribosom adalah organel berukuran kecil dan padat yang berperan dalam sintesis protein. Ribosom ditemukan dalam bentuk bintik-bintik kecil pada sitoplasma (ribosom bebas) dan menempel di retikulum endoplasma kasar (ribosom terikat). Ribosom terdiri dari dua bagian yaitu subunit besar dan subunit kecil. Ribosom pada sel prokariotik dan eukariotik memiliki beberapa perbedaan.

9 perbedaan Ribosom Prokariotik dan Eukariotik adalah:

  1. Ribosom prokariotik berukuran kecil sementara ribosom eukariotik lebih besar. Selanjutnya, massa ribosom prokariotik adalah 27000 kd sementara massa ribosom eukariotik adalah 42.000 kd.
  2. Koefisien sedimentasi ribosom prokariot adalah 70S sedangkan koefisien sedimentasi ribosom eukariotik adalah 80S.
  3. Diameter ribosom prokariotik adalah ~ 200 Å sedangkan diameter ribosom eukariotik adalah ~ 250-300 Å
  4. Ribosom prokariotik mengacu pada ribosom bebas pada prokariota sementara ribosom eukariotik mengacu pada ribosom besar yang memfasilitasi translasi pada eukariota.
  5. Ribosom prokariotik ditemukan di dalam bakteri dan archaea sementara ribosom eukariotik ditemukan pada hewan, tumbuhan, jamur, dan eukariota uniseluler lainnya dengan nukleus.
  6. Ribosom prokariotik terdiri dari subunit 50S dan 30S sementara ribosom eukariotik terdiri dari subunit 60S dan 40S.
  7. Subunit besar ribosom prokariotik terdiri dari dua molekul rRNA: 23S rRNA dan 5S rRNA sementara subunit besar ribosom eukariotik terdiri dari tiga molekul rRNA; 28S rRNA, 5,3 S rRNA, dan 5S rRNA.
  8. Ribosom prokariotik terjadi bebas di sitoplasma sementara sebagian besar ribosom eukariotik melekat pada permukaan luar nukleus dan retikulum endoplasma.
  9. Ribosom prokariotik terdiri dari 60% rRNA dan 40% protein ribosom sedangkan ribosom eukariotik terdiri dari 40% rRNA dan 60% protein ribosom.

Apa yang dimaksud Ribosom Prokariotik?

Ribosom prokariotik adalah 70S ribosom, yang lebih kecil dari ribosom eukariotik. Mereka terdiri dari dua subunit; subunit kecil dan subunit besar. Subunit kecil ribosom prokariotik adalah 30S sedangkan subunit besar adalah 50S. Unit ribosom ini dilambangkan dengan nilai Svedberg (S) tergantung pada tingkat sedimentasi dalam sentrifugasi.

Selain itu, dalam prokariota, rRNA diatur menjadi tiga untaian ribosom. Tiga untai adalah 16 S RNA, 5S RNA dan 23S RNA. Tidak seperti ribosom eukariotik, ribosom prokariotik tidak melekat dengan membran nukleus atau retikulum endoplasma. Mereka hadir secara bebas di sitoplasma.

Apa yang dimaksud Ribosom Eukariotik?

Ribosom eukariotik adalah partikel 80S yang lebih besar dari ribosom prokariotik. Mereka terdiri dari 40S subunit kecil dan 60S subunit besar. Lebih lanjut, ribosom eukariotik mengandung lebih banyak protein ribosom daripada ribosom prokariotik.

Ada empat untai RNA dalam ribosom eukariotik. Mereka adalah 18S, 5S, 5.8S dan 28S RNA. Tidak seperti ribosom prokariotik, ribosom eukariotik ditemukan secara bebas di sitoplasma dan juga melekat pada membran nuklir dan ER.

Persamaan Antara Ribosom Prokariotik dan Eukariotik adalah:

Ribosom prokariotik dan eukariotik adalah komponen sel hidup. Mereka menyediakan situs untuk sintesis protein. Selain itu, mereka dibuat dari RNA dan protein ribosom. Juga, mereka berisi dua subunit yang terdiri dari RNA. Selain itu, keduanya hadir di sitoplasma sel. Selain itu, subunit kecil mereka terdiri dari untaian tunggal RNA.

Apa fungsi ribosom?

Memiliki fungsi atau peran yang sangat penting, terutama dalam pembentukan sebuah sel. Fungsi utama dari organel sel ini sendiri adalah memproduksi zat protein dalam sel untuk kemudian dilakukan sintesis protein.

Selain itu, organel sel atau ribosom juga memiliki peran penting untuk setiap aktivitas metabolisme yang terjadi di dalam sel itu sendiri. Mengumpulkan asam amino dan mempersiapkan protein yang penting bagi aktivitas sel.

Pada intinya, salah satu organel sel ini memiliki fungsi sebagai tempat sintesis protein, mengatur dan menyediakan komponen yang dibutuhkan dalam sintesis protein serta menjadi organel sel yang mengikat asam-asam amino pada sitiplasma.

Ciri-ciri ribosom adalah:

  1. Mampu menghasilkan protein.
  2. Merupakan organel terkecil dalam sel
  3. Terdapat pada seluruh sel hidup, seperti tumbuhan, hewan, prokariotik dan eukariotik.
  4. Terdiri dari 35% protein ribosom 65% RNA ribosom (Rrna)
  5. Memiliki bentuk seperti butiran kecil dengan diamter 20 hingga 22 nanometer.
  6. Terdapat di RE kasar dan tersebar di sitoplasma.

Ribosom

3 Fungsi ribosom adalah:

  1. Proses Sintesis Protein,  Ribosom merupakan salah satu organel yang tidak memiliki membran, akan tetapi berperan penting dalam proses sintesis. Yang mana ribosom berfungsi efektif dalam menerjemahkan mRNA yang akan berubah menjadi protein.’ Tidak hanya itu, ribosom juga dapat melakukan proses sintesis protein enzim secara bebas, sehingga berfungsi sebagai katalisator dalam cairan sitosol.
  2. Fungsi Translasi, Pada saat proses pembentukan protein, ribosom melakukan translasi. Hal ini untuk menerjemahkan urutan nukleodita yang terkandung dalam molekul mRNA dan merubahnya menjadi rangkaian asam amino sebagai penyusun protein. Dalam proses translasi, mRNA yang menjadi salinan urutan DNA menyusun gen dalam bentuk kerangka baca terbuka. mRNA juga memiliki informasi urutan asam amino.
  3. Proses Transkripsi, salah satu dari beberapa rangkaian DNA akan mengalami proses transkripsi yang akan menghasilkan RNA. Proses transkripsi masih termasuk ke dalam bagian ekspresi genetik. Sehingga proses ini merupakan penyalinan teks DNA dan diubah menjadi RNA. Saat proses ini terjadi, sebetulnya komponen yang mengalami perubahan hanya basa nitrogen timina pada DNA, kemudian digantikan dengan urasil RNA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *