Pengertian dan contoh air kristal

Pengertian air kristal adalah sesuatu yang menunjukkan air yang terjebak di dalam kristal. Yang dimaksud kristal adalah zat padat dengan bentuknya yang teratur. Pada umumnya kristal terbentuk dari suatu zat cair atau larutan yang mengalami proses pemadatan atau penguapan secara perlahan-lahan.

Air sering kali diperlukan dalam pembentukan kristal. Dalam beberapa konteks, air kristal adalah berat total air dalam suatu senyawa pada temperatur tertentu dan berada pada rasio stoikiometri tertentu. Menurut pandangan klasik, “air kristal” merujuk pada air yang ditemukan dalam susunan kristal kompleks logam atau garam, tetapi tidak berikatan langsung dengan kation logam.

Contoh air kristal adalah:

Kristal terusi (garam tembaga (II) sulfat) mempunyai air kristal sebanyak 5 molekul dalam setiap satuan rumus kimianya. Oleh karena itu rumus kimia terusi ditulis CuSO4.5H2O . Air kristal ini akan terlepas bila dilakukan pemanasan atau dilarutkan, sehingga di dalam proses reaksinya air kristal tidak terlibat reaksi kimia.

Berikan Contoh Soal Kimia Air Kristal!

Dalam beberapa soal ujian atau olimpiade sains sering sekali muncul soal terkait air kristal ini. Biasanya soal tersebut menanyakan jumlah air yang terkandung dalam sebuah senyawa air kristal. Berikut contohnya:

Sebanyak 24,95 gram tembaga (II) sulfat hidrat dipanaskan dalam tabung reaksi sehingga seluruh hidrat menguap yang diketahui melalui identifikasi perubahan warna kristal yang jmenjadi biru tuat. Kristal tembaga (II) sulfat anhidrat tersisa tinggal 15,59 gram. Tentuan jumlah air kristal dalam senyawa tersebut?

Jawab Dimisalkan air kristal yang terdapa dalam senyawa tembaga (II) sulfat tersebut sebanyak a, maka reaksi pemanasannya dapat digambarkan melalui reaksi berikut CuSO4.aH2O → CuSO4 + aH2O massa air = massa tembaga (II) sulfat hidrat – massa tembaga(II) sulfat anhidrat massa air = 24,95 – 15,95 = 9 gram mol CuSO4 = massa CuSO4/ Mr CuSO4 = 15,95/159,5 = 0,1 mol

Mol H2O = [koefisien H2O / koefisien CuSO4] x mol CuSO4 = a/1 x 0,1 = 0,1 a mol dari mol H2O tersebut dapat ditentukan berapa jumlah mol H2O dalam senyawa hidrat tersebut

mol H2O = massa H2O / Mr H2O 0,1 a = 9/18 0,1 a = 0,5 a = 5 Jadi jumlah molekul air krital dalam senyawa tersebut adalah 5 sehingga rumus senyawanya adalah CuSO4.5H2O dengan nama tembaga(II) sulfat pentahidrat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *