Klasifikasi kota menurut jumlah penduduknya

Sering sekali kita mendengar kata kota dalam kehidupan sehari-hari, disini akan dijelaskan mengenai klasifikasi kota berdasarkan jumlah penduduk dan tingkat perkembangannya. Semoga saja uraian mengenai klasifikasi kota berdasarkan jumlah penduduk dan tingkat perkembangannya ini bermanfaat untuk kita semua.

Yang dimaksud atau pengertian dari kota adalah sesuatu yang merujuk kepada pusat permukiman dan kegiatan penduduk yang mempunyai batas wilayah administrasi yang diatur dalam peraturan perundang-undangan serta pemukiman yang telah memperlihatkan watak dan ciri kehidupan perkotaan.

5 klasifikasi kota menurut jumlah penduduknya adalah:

  1. Kota metropolitan adalah kota yang penduduknya berjumlah 1.000.000 – 5.000.000 jiwa.
  2. Kota megapolitan adalah kota yang penduduknya berjumlah lebih dari 5.000.000 jiwa.
  3. Kota kecil adalah kota yang penduduknya berjumlah 20.000 – 50.000 jiwa.
  4. Kota sedang adalah kota yang penduduknya berjumlah 50.000 – 100.000 jiwa.
  5. Kota besar adalah kota yang penduduknya berjumlah 100.000 –1.000.000 jiwa.

6 klasifikasi kota berdasarkan tingkat perkembangannya adalah:

  1. Kota eopilis yakni suatu wilayah yang berkembang menjadi sebuah kota yang baru.
  2. Kota polis yakni kota yang masih memiliki sifat agraris.
  3. Kota metropolis yakni kota besar yang telah menganut sistem industri.
  4. Kota megalopolis yakni gabungan beberapa kota metropolis yang saling berhubungan.
  5. Kota tryanapolis yakni kota dengan tingkat kerawanan yang sangat tinggi misalnya macet, banyak copet dll.
  6. Kota nekropolis yakni kota yang perkembangannya justru mengalami kemunduran munuju kehancuran.

4 klasifikasi kota berdasarkan fungsinya adalah:

  • Kota pusat industri yakni kota yang memproduksi barang jadi, setengah jadi maupun barang mentah.
  • Kota pusat perdagangan yakni kota yang digunakan sebagai pusat perdagangan baik regional maupun internasional.
  • Kota pusat pemerintahan yakni kota yang berpusat sebagai kota pemerintahan atau ibu kota.
  • Kota pusat kebudayaan yakni kota yang berfungsi sebagai pusat kebudayaan.

Ciri-ciri kota adalah:

  • Memiliki alun-alun memiliki lahan parkir
  • Memiliki kompleks hunian untuk masyarakat ekonomi rendah, sedang, dan elite.
  • Memiliki daerah terbuka yang digunakan sebagai open space atau paru-paru kota.
  • Memiliki gedung pemerintahan
  • Memiliki gedung perkantoran dan hiburan memiliki sarana olahraga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *