Gas yang dapat menyebabkan korosi

Pengertian korosi adalah rusaknya benda-benda logam yang disebabkan oleh pengaruh lingkungan, berikut ini akan dijelaskan gas apa saja yang bisa menyebabkan korosi. Semoga penjelasan tentang gas yang dapat menyebabkan korosi ini bermanfaat banyak.

Pasangan gas yang dapat menyebabkan korosi adalah gas belerang dioksida (SO2) dan gas nitrogen dioksida (NO2) , Pada lingkungan yang lembab gas SO2 dapat membentuk H2SO4 dan NO2 membentuk HNO3 yang sifatnya korosif terhadap benda-benda terutama benda yang terbuat dari logam.

Faktor penyebab korosi adalah:

  1. Air dan kelembaban udara, Dilihat dari reaksi yang terjadi pada proses korosi, air merupakan salah satu faktor penting untuk berlangsungnya korosi. Udara lembab yang banyak mengandung uap air akan mempercepat berlangsungnya proses korosi.
  2. Elektrolit, adalah media yang baik untuk terjadinya transfer muatan. Hal ini mengakibatkan elektron lebih mudah untuk diikat oleh oksigen di udara. Air hujan banyak mengandung asam, sedangkan air laut banyak mengandung garam. Oleh karena itu air hujan dan air laut merupakan penyebab korosi yang utama.
  3. Permukaan logam yang tidak rata, memudahkan terjadinya kutub-kutub muatan, yang akhirnya akan berperan sebagai anode dan katode. Permukaan logam yang licin dan bersih akan menyebabkan korosi sulit terjadi, sebab kutub-kutub yang akan bertindak sebagai anode dan katode sulit terbentuk.
  4. Terbentuknya sel elektrokimia

Proses terjadinya korosi

  • Besi yang lebih reaktif akan mengalami reaksi oksidasi membentuk ion Fe2+ lalu mengalami oksidasi lagi menjadi Fe3+
  • Elektron yang dihasilkan di anode (reaksi oksidasi) si Fe2+ aan bergerak menuju bagian logam yang kurang reaktif yaitu katode
  • Nah, di sini terbentuk lapisan air (H2O) sehingga oksigen akan tereduksi
  • Reaksinya:
    Katode (reduksi) = O2 + 4H+ + 4e-  —> 2H2O
    Anode (oksidasi) = Fe —> Fe2+ + 2e-
    Redoks = 2Fe + O2 + 4H+  —>  2Fe2+ + 2H2O
  • Selanjutnya ion Fe2+ akan mengalami oksidasi menjadi Fe3+ membentuk karat besi yaitu Fe2O3.xH2O

Korosi

Cara mencegah korosi dengan perlindungan mekanis adalah:

  1. Melapisi dengan seng (galvanisasi)
    Seng mempunyai Eºsel yang lebih rendah daripada Fe (Eºsel Zn = -0,76 volt dan Eºsel Fe = -0,44 volt). Jadi, syarat untuk mencegah korosi dengan seng, Eºsel Fe harus lebih besar
  2. Melapisi dengan timah
    Nah, cara ini berkebalikan dengan nomor 4. Artinya, Eºsel Fe lebih kecil daripada Eºsel Sn (timah). Karena Eºsel Fe-nya kalah, otomatis cara pencegahan ini kurang mantap. Jadi, cara ini jarang digunakan hingga sekarang
  3. Pengecatan
  4. Melumuri dengan oli
  5. Membalut dengan plastik seperti rak piring dan keranjang
  6. Membuat paduan logam
    Paduan logam disebut juga dengan aloi. Cara ini disebut juga dengan stainless steel dari campuran besi, nikel, krom. Ketiga-tiganya sangat tahan karat dan bersifat lunak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *