Nilai pancasila yang bersifat objektif

Pancasila adalah dasar negara Indonesia dna memiliki nilai-nilai yang bersifat objektif. Di bawah ini adalah ulasan tentang nilai-nilai Pancasila yang bernilai objektif.

Nilai Pancasila yang bernilai objektif adalah:

  • Pancasila yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 menurut ilmu hukum memenuhi syarat sebagai pokok kaidah negara yang fundamental sehingga merupakan suatu sumber hukum positif di indonesia
  • Rumusan dari sila-sila pancasila itu sendiri sebenarnya hakikat maknanya yang terdalam menunjukan adanya sifat sifat yang umum,  universal,  dan abstrak karena merupakan suatu nilai.
  • Inti dari nilai nilai pancasila akan tetap ada sepanjang masa dalam kehidupan bangsa indonesia dan mungkin juga nilai-nilai objektif pada bangsa lain, baik dalam adat istiadat, kebudayaan, kenegaraan, maupun dalam kehidupan keagamaan.

Nilai Pancasila yang bersifat subjektif adalah:

  1. Nilai-nilai Pancasila timbul dari bangsa Indonesia, sehingga bangsa Indonesia sebagai kausa materialis. Nilai-nilai tersebut merupakan hasil pemikiran, penilaian kritis serta hasil refleksi filosofis bangsa Indonesia.
  2. Nilai-nilai Pancasila di dalamnya terkandung tujuh nilai kerokhanian, yakni nilai kebenaran, keadilan, kebaikan, kebijaksanaan, etis, estetis, dan nilai religious, yang manifestasinya sesuai dengan budi nurani bangsa Indonesia dan bersumber pada kepribadian bangsa
  3. Nilai-nilai Pancasila adalah filsafat (pandangan hidup) bangsa Indonesia, sehingga merupakan jati diri bangsa, yang diyakini sebagai sumber nilai atas kebenaran, kebaikan, keadilan, kebijaksanaan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara

Sebutkan Fungsi ideologi pancasila!

  1. Memberikan motivasi untuk menjaga dan memajukan jati diri bangsa Indonesia.
  2. Menunjukkan jalan serta mengawasi dalam upaya mewujudkan cita-cita yang terkandung dalam pancasila.
  3. Sarana pemersatu bangsa Indonesia.
  4. Membimbing dan mengarahkan bangsa Indonesia untuk mencapai tujuan.
  5. Menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia untuk menjaga keutuhan negara.
  6. Menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme.

Apa fungsi dan kedudukan Pancasila bagi negara kesatuan Republik Indonesia?

  1. Pancasila sebagai Jiwa Bangsa Indonesia. Sebagai nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat bangsa Indonesia melalui penjabaran instrumental sebagai acuan hidup yang merupakan cita-cita yang ingin dicapai serta sesuai dengan napas jiwa bangsa Indonesia dan karena Pancasila lahir bersama dengan lahirnya bangsa Indonesia.
  2. Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum bagi negara Republik Indonesia. Sebagai segala sumber hukum di negara Indonesia karena segala kehidupan negara Indonesia berdasarkan pancasila, juga harus berlandaskan hukum. Semua Tindakan kekuasaan dalam masyarakat harus berlandaskan hukum
  3. Pancasila sebagai perjanjian luhur bangsa Indonesia pada waktu mendirikan negara. Karena pada waktu mendirikan negara Pancasila adalah perjanjian luhur yang disepakati oleh para pendiri negara untuk dilaksanakan, pelihara, dan dilestarikan
  4. Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa Indonesia. Merupakan bentuk peran dalam menunjukan adanya kepribadian bangsa Indonesia yang dapat di bedakan dengan bangsa lain, yaitu sikap mental, tingkah laku, dan amal perbuatan bangsa Indonesia
  5. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. Merupakan kristalisasi pengalaman hidup dalam sejarah bangsa Indonesia yang telah membentuk sikap, watak, perilaku, tata nilai norma, dan etika yang telah melahirkan pandangan hidup
  6. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Untuk mengatur tatanan kehidupan bangsa Indonesia dan negara Indonesia, yang mengatur semua pelaksanaan sistem ketatanegaraan Indonesia sesuai Pancasila
  7. Pancasila sebagai cita-cita dan tujuan bangsa indonesia. Dalam Pancasila mengandung cita-cita dan tujuan negara Indonesia yang menjadikan Pancasila sebagai patokan atau landasan pemersatu bangsa

Garuda Pancasila

Jelaskan arti lambang Pancasila!

1. Arti Lambang Bintang

Bintang emas merupakan simbol sila pertama dalam pancasila berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Lambang bintang tersebut memiliki makna sebagai sebuah cahaya yaitu yang dipancarkan oleh Tuhan Yang Maha Esa kepada umat manusia.

Kemudian latar belakang hitam pada lambang bintang emas tersebut menggambarkan warna alam, berkah dari Tuhan yang menjadi sumber segalanya di muka bumi ini.

2. Arti Rantai Emas

Rantai emas merupakan lambang dari sila kedua yang berbunyi “Kemanusiaan yang adil dan beradab”.

Mata rantai dalam simbol tersebut berbentuk persegi dan lingkaran yang saling mengaitkan.

Mata rantai berbentuk persegi empat merupakan lambang laki-laki, sedangkan mata rantai lingkaran menggambarkan perempuan.

Kemudian mata rantai yang saling mengaitkan melambangkan hubungan timbal balik antarumat manusia, baik laki-laki maupun perempuan.

3. Arti Pohon Beringin

Pohon beringin merupakan simbol sila ketiga yang berbunyi “Persatuan Indonesia”.

Pohon beringin dengan akar yang menjulur ke bawah diartikan sebagai tempat berteduh.

Jadi, Pancasila sebagai dasar negara diibaratkan sebagai peneduh bangsa Indonesia untuk berlindung dan merasa aman. Pohon beringin juga memiliki akar tunggang yang kuat, menggambarkan persatuan bangsa Indonesia.

Sementara, sulur-sulur pada pohon beringin melambangkan suku, keturunan, dan agama yang berbeda-beda di Indonesia. Meski berbeda-beda, mereka tetap bersatu sebagai bangsa Indonesia di bawah lambang Pancasila.

4. Arti Kepala Banteng

Kepala banteng merupakan simbol sila keempat Pancasila yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan”.

Banteng diartikan sebagai hewan sosial yang suka berkumpul dan bergerombol.

Saat banteng berkumpul, menjadi lebih kuat dan sulit diserang lawan. Jadi, lambang kepala banteng tersebut menggambarkan budaya bangsa Indonesia yang senang berkumpul, berdiskusi, dan bermufakat.

Kepala banteng menjadi perumpamaan manusia dalam mengambil keputusan, yakni yang harus dilakukan secara tegas.

5. Arti Padi dan Kapas

Padi dan Kapas merupakan simbol sila kelima atau terakhir, yang berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.

Padi dan kapas melambangkan dua hal yang dibutuhkan manusia demi bisa bertahan hidup.

Padi melambangkan ketersediaan makanan, sementara kapas ketersediaan pakaian. Dengan adanya ketersediaan pangan dan pakaian, manusia akan bisa bertahan dan hidup dengan nyaman.

Jadi, setiap warga Indonesia berhak atas pangan dan sandang secara adil dan setara tanpa membeda-bedakan. Terpenuhinya pangan dan sandang, merupakan syarat suatu negara dianggap sejahtera.

Contoh sikap tenggang rasa antar umat bergama

Tenggang rasa antar umat beragama sangat diperlukan sekali dalam kehidupan sehari-hari, hal ini akan membuat terciptanya kedamaian dan kerukunan. Berikut ini adalah contoh sikap tenggang rasa antar umat beragama.

Sebutkan contoh sikap tenggang rasa antar umat bergama!

  • Memberi kesempatan/kebebasan kepada orang lain untuk beribadat sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
  • Tidak mencela atau menghina ajaran agama orang lain
  • Tidak memaksa orang lain agar memeluk agama atau kepercayaan yang dianutnya.
  • Tidak membeda-bedakan serta mau bergaul dengan pemeluk agama lain sehingga terwujud suatu kerukunan hidup antar antar umat beragama.

Apa Pengertian Tenggang Rasa?

Pengertian sikap tenggang rasa adalah suatu sikap hidup dalam ucapan, perbuatan, dan tingkah laku yang mencerminkan sikap  menghargai dan menghormati orang lain.

Apa dampak dan akibat tidak ada tenggang rasa?

  • Tidak memiliki rasa tanggung jawab terhadap semua tugas dan kewajibannya.
  • Tidak memiliki rasa kepedulian terhadap sesama yang sedang memerlukan bantuan.
  • Tidak akan pernah tercipta kerukunan hidup yang serasi, selaras, dan seimbang antar sesama
  • Tumbuhnya rasa individualisme yang tinggi sehingga senantiasa lebih mementingkan kepentingan dirinya sendiri atau pribadi daripada kepentingan kelompok.
  • Banyak terjadi pertentangan dalam masyarakat yang dapat menyebabkan terjadinya kekacauan. Bahkan dapat menyebabkan retaknya persatuan dan kesatuan bangsa.
  • Dikucilkan dalam pergaulan di masyarakat. Penyebabnya adalah karena tidak bisa menghargai dan menghormati perasaan orang lain sehingga banyak yang tidak senang bergaul dengannya.

Fungsi ideologi bagi kehidupan bangsa

Pengertian ideologi adalah sekumpulan ide, gagasan, keyakinan, kepercayaan yang menyeluruh dan sistematis dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan keagamaan.

Sebutkan fungsi ideologi bagi kehidupan bangsa!

  • sebagai landasan untuk memahami dan menafsirkan dunia dan kejadian-kejadian di alam sekitarnya.
  • sebagai orientasi dasar yang memberikan makna dan menunjukkan tujuan dalam kehidupan manusia
  • sebagai norma yang menjadi pedoman dan pegangan bagi seseorang untuk melangkah dan bertindak
  • sebagai bekal dan jalan seseorang untuk menentukan identitasnya
  • sebagai kekuatan yang mampu menyemangati dan mendorong seseorang untuk menjalankan kegiatan dan mencapai tujuan
  • sebagai pendidikan bagi seseorang atau bangsa untuk memahami serta memolakan tingkah lakunya sesuai dengan orientasi dan norma-norma yang terkandung di dalamnya.

Sebutkan 4 unsur ideologi!

  • Pedoman tentang cara hidup.
  • Tatanan yang hendak dituju oleh suatu kelompok.
  • Seperangkat gagasan yang disusun secara sistematis.
  • Dipegang teguh oleh kelompok yang meyakininya.

Sebutkan ciri Ideologi!

  1. Mempunyai derajat yang tertinggi sebagai nilai hidup kebangsaan dan kenegaraan.
  2. Oleh karena itu, mewujudkan suatu asas kerohanian, pandangan dunia, pandangan hidup, pedoman hidup, pegangan hidup yang dipelihara diamalkan dilestarikan kepada generasi berikutnya, diperjuangkan dan dipertahankan dengan kesediaan berkorban.

Sebutkan macam-macam ideologi!

1. Ideologi Marxisme

Ideologi ini merupakan salah satu bentuk perlawanan Karl Marx terhadap ketidakadilan sistem ideologi kapitalisme. Ideologi marxisme lahir berkat anggapan ideologi kapitalisme yang dianggap sebagai kesalahan yang besar karena akan semakin memperkaya pemilik modal dengan mengorbankan nasib kaum buruh yang menyedihkan.

Pada sistem kapitalisme, buruh dipaksa bekerja berjam-jam dengan upah yang minim. Hal itu karena prinsip kapitalisme yaitu profit sebanyak banyaknya dan modal seminimal mungkin.

2. Ideologi Sosialisme

Macam ideologi di dunia berikutnya adalah ideologi sosialisme. Ideologi sosialisme dapat diidentikkan dengan ideologi komunisme. Hal ini karena prinsip yang mendasar yaitu sama-sama akan mengutamakan segala kepemilikannya secara bersama-sama dan tidak mengakui adanya kepemilikan individu.

Seluruh aset dan modal akan dikuasai secara bersama-sama demi kepentingan suatu bangsa dan negara.

3. Ideologi Nasionalisme

Ideologi ini akan menitikberatkan kepada kedaulatan negara sebagai hal yang mutlak dan tidak boleh diganggu oleh pihak manapun.

Setiap warga negara haruslah memiliki rasa mencintai negara lebih dari apapun dengan berjuang dan berkorban secara bersama-sama demi menjaga kedaulatan negara. Pada saat ini nasionalisme dibagi menjadi tiga bentuk yaitu nasionalis kewarganegaraan, nasionalis etnis, dan nasionalis romantic.

Nasionalis kewarganegaraan menunjukkan bahwa warga negara merupakan komponen yang berperan sangat penting di dalam tatanan sistem bernegara. Jadi kekuatan utama dari suatu negara bertumpu kepada warga negara.

Nasionalis etnis menitikberatkan kepada budaya dan etnis sebagai komponen yang berperan dalam suatu negara. Sedangkan nasionalis romantic adalah suatu kondisi di mana budaya, ras, dan etnik sebagai sumber kebenaran politik.

4. Ideologi Kapitalisme

Ideologi kapitalisme merupakan ideologi yang cukup dikenal di dunia. Ideologi kapitalisme ini dipopulerkan oleh seorang bapak ilmu ekonomi dunia yaitu Adam Smith.

Paham ini digagas oleh Adam Smith karena tidak setuju dengan ideologi merkantilisme yang berkembang pada saat itu. Teori Adam Smith mengenai ideologi kapitalisme yang cukup dikenal luas yaitu teori invisible hand (tangan yang tidak terlihat).

Ideologi kapitalisme menekankan kepada penguasaan modal oleh pihak swasta yang di mana negara tidak berhak mengatur dan membuat undang-undang yang dapat mempersulit jalanya usaha mereka.

5. Ideologi Liberalisme

Ideologi ini menekankan kepada kebebasan setiap golongan untuk dapat mengekspresikan keinginannya sendiri tanpa ada larangan dari pihak lainnya, seperti dari asal katanya yaitu liberal yang berarti kebebasan.

Ideologi ini menganggap bahwa setiap orang harus memperoleh kesempatan yang sama dalam mencapai sesuatu. Setiap individu berhak untuk menentukan sendiri berbagai hak umum seperti hak politik, hak beragama, dan berbagai hak lainnya.

6. Ideologi Anarkisme

Ideologi ini menganggap bahwa negara merupakan sebuah gangguan dan tidak perlu ada. Sebagian wilayah di Spanyol menganut menganut ideologi.

Ideologi ini menitikberatkan kepada kebebasan setiap individu, di mana sebuah tatanan negara dan politik dianjurkan untuk dibubarkan dan digantikan dengan tindakan sukarela dari setiap warga negara.

Di dalam sistem ini tidak ada hierarki di mana setiap orang dapat memainkan perannya sesuai kehendak masing-masing. Ideologi ini mulanya dianggap relevan namun pada praktiknya banyak terjadi kebingungan dan akhirnya bubar.

7. Ideologi Demokrasi

Ideologi inilah yang dianut pemerintah Indonesia sebagai sistem pemerintahannya. Demokrasi terdiri dari dua kata yaitu demos dan kratos. Demos berarti rakyat dan kratos berarti kekuasaan.

Jadi bisa disimpulkan bahwa demokrasi adalah kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat. Suara rakyat akan diwakili oleh dewan yang diberi nama dewan perwakilan rakyat.

Selain itu, dalam proses berjalannya suatu negara maka akan diadakan pemilihan umum yang berfungsi untuk memilih legislatif (Perwakilan rakyat) dan eksekutif (pemerintah) yang akan saling bersinergi dalam membangun negara.

Beberapa negara yang menganut sistem demokrasi yaitu, Norwegia, Denmark, Amerika, Swedia, Venezuela, Australia, Belgium, Selandia Baru, dan masih banyak lagi.

8. Ideologi Feminisme

Ideologi ini merupakan ideologi yang menitikberatkan kepada kesetaraan hak serta kewajiban bagi perempuan. Kesetaraan tersebut meliputi hak ekonomi, politik, sosial, budaya, ruang pribadi, dan ruang publik.

Tujuan utama dari ideologi ini adalah memperjuangkan hak perempuan yang dahulu kala tidak boleh bersekolah, berpolitik, dan lain sebagainya.

Pengertian apatride, bipatride dan multipatride

Apatride, bipatride dan multipatride adalah jenis-jenis kewarganegaraan, berikut ini akan dijelaskan terkait pengertiannya. Semoga saja uraian tentan Pengertian apatride, bipatride dan multipatride ini bermanfaat banyak.

Apa Pengertian Bipatride?

Pengertian Bipatride adalah orang yang memiliki kewarganegaraan ganda. Dua kewarganegaraan tersebut bisa terjadi karena anak lahir di negara A yang menganut asas ius soli (berdasarkan tempat kelahiran) namun orang tua anak tersebut merupakan warga negara B yang menganut asas ius sanguinis (berdasarkan keturunan biologis).

Dengan demikian si anak akan mendapat kewarganegaraan dari negara A karena lahir di negara A dan juga mendapat kewarganegaraan dari negara B karena faktor keturunan dari orang tua yang merupakan warga negara B.

Berikan Contoh kewarganegaraan ganda (bipatride)!

Sepasang suami istri warga negara Inggris yang menganut asas ius sanguinis, tinggal cukup lama di Amerika Serikat yang menganut asas ius soli karena tugas bekerja. Selama tinggal di Amerika Serikat, mereka melahirkan anak yang bernama Susan. Karena Susan lahir di Amerika maka Susan mendapatkan kewarganegaraan Amerika sesuai dasar hukum ius soli.

Namun Susan pun mendapatkan kewarganegaraan Inggris karena orangtua Susan adalah warga negara Inggris, sesuai asas ius sanguinis. Dengan demikian Susan memiliki dua kewarganegaraan atau kewarganegaraan ganda (Bipatride) yaitu warga negara Amerika dan Inggris.

Apa Pengertian Multipatride?

Multipatride adalah orang yang memiliki dua atau lebih kewarganegaraan. Hal ini bisa terjadi jika seseorang yang telah memiliki kewarganegaraan ganda, saat dewasa menerima atau meminta status kewarganegaraan dari negara lain dengan tidak melepas status kewarganegaraan yang lama. Namun, sedikit negara yang memberikan status banyak kewarganegaraan (multipatride) untuk warganya.

Berikan Contoh kewarganegaraan multipatride!

Susan yang memiliki kewarganegaraan ganda (bipatride) saat dewasa berinvestasi di Austria. Karena investasi Susan di Austria sangat besar, maka pemerintah Austria memberikan status kewarganegaraan Austria kepada Susan. Namun Susan tetap mempertahankan status kewarganegaraan Amerika dan Inggris yang dimiliki. Dengan demikian Susan merupakan mutlipatride.

Apa Pengertian Apatride?

Apatride adalah seseorang yang tidak memiliki kewarganegaraan. Hal ini bisa terjadi kepada orang tersebut yang lahir di negara yang memiliki asas berbeda. Anak yang lahir di negara B dengan menganut asas ius sanguinis (berdasarkan keturunan biologis) namun kedua orangtuanya bukan warga negara B maka negara B tidak dapat memberikan kewarganegaraan.

Meskipun orang tua anak berasal dari negara A yang menganut asas ius soli (berdasarkan tempat kelahiran), karena tidak lahir di negara A, maka negara A juga tidak akan memberikan kewargnegaraan. Oleh karena kedua negara tidak mengakui kewarganegaraan anak tersebut maka Anak pun menjadi apatride.

Berikan contoh tidak memiliki kewarganegaraan (apatride)!

Sepasang suami istri warga Amerika yang menganut asas ius soli bekerja cukup lama di Inggris yang menganut asas ius sanguinis. Selama tinggal di Inggris, lahirlah Siti. Karena orang tua Siti bukan warga Inggris maka Siti tidak mendapatkan kewarganegaraan Inggris.

Namun, Siti pun tidak mendapatkan warga negara Amerika karena tidak lahir di Amerika meskipun orangtuanya berasal dari Amerika. Dengan demikianSiti tidak memiliki kewarganegaraan (apatride). Bagaimana agar Siti bisa mendapatkan kewarganegaraan? Harus melakukan naturalisasi yaitu dengan memohon menjadi warga negara untuk mendapatkan status kewarganegaraan. Siti bisa mengajukan ke negara Inggris atau Amerika.

Pengertian unsur konstitutif negara

Pengertian unsur Konstitutif negara adalah bahwa dalam suatu negara haruslah memiliki unsur rakyat, wilayah, dan pemerintahan yang berdaulat.

Sebutkan 3 Unsur konstitutif suatu negara!

1. Rakyat

Unsur terpenting suatu negara adalah rakyat, karena rakyatlah yang pertama kali memiliki keinginan dan kehendak untuk membentuk negara. Kemudian rakyat ini pulalah yang merencanakan, merintis, mengendalikan dan menyelenggarakan pemerintahan negara. Rakyat adalah semua orang yang berada dan berdiam dalam suatu negara atau menjadi penghuni negara yang tunduk dan patuh pada kekuasaan negaranya.

Penduduk ialah segolongan orang yang menempati suatu daerah tertentu, dengan jangka waktu tertentu sesuai yang telah ditetapkan di dalam undang-undang. Setiap negara mamiliki penduduk, serta kekuasaan negara yang meliputi seluruh penduduk yang terdapat di wilayahnya.

Setiap negara memiliki penduduk, serta kekuasaan negara yang meliputi seluruh penduduk yang terdapat di wilayahnya. Penduduk yang terdapat di sebuah negara memiliki beberapa ciri yang menjadi kekhasan mereka yang dapat membedakan antara penduduk atapun bangsa lainnya. Seperti, masalah kebudayaannya, nilai politik, ataupun identitas nasionalnya.

Menurut Austin Renney, penduduk sebuah negara dikategorikan menjadi dua, yaitu antara lain: (1) warga negara, serta (2) orang asing atau warga negara asing.

Warga negara ialah orang-orang yang mempunyai kedudukan secara resmi menjadi anggota penuh di dalam sebuah negara. Mereka menyerahkan kesetiannya terhadap negara tersebut, memperoleh perlindungan dari negara tersebut dan memperoleh hak dalam mengikuti kegiatan politik negara.

Sedangkan, orang asing ialah orang-orang yang akan bertempat tinggal disebuah negara tertentu baik itu sementara ataupun menetap, namun bukan memiliki kedudukan sebagai warga negara. Mereka ialah warga negara dari negara lain yang memiliki izin dari pemerintah untuk menempati suatu wilayah di dalam negara yang bersangkutan.

Perbedaan lainnya adalah seorang warga negara memiliki ikatan yang tidak akan terputus terhadap negaranya selama ia tidak berganti kewarganegaraan atau memutuskannya walaupun ia telah tinggal lama di negara lain.

Sedangkan, orang asing sekedar memiliki ikatan dengan negara yang tempati dan akan terputus ketika ia kembali ke negara asalnya.

unsur konstitutif negara

2. Wilayah

Wilayah suatu negara merupakan tempat berlindung bagi rakyat yang sekaligus menjadi tempat bagi pemerintah untuk mengelola dan menyelenggarakan pemerintahan.

Wilayah dalam suatu negara ialah unsur yang wajib ada, sebab tidak mungkin sebuah negara tidak memiliki batas-batas teritorial yang jelas.

Secara prinsipil, wilayah dalam suatu negara biasanya meliputi daratan (wilayah darat), uadara (wilayah uara) serta perairan (wilayah perairan atau lautan).

Daratan (wilayah darat) dalam sebuah negara dibatasi pada wilayah darat atau laut (perairan) dari negara lain. Perbatasan wilayah suatu negara biasanya ditetapkan berlandaskan pada perjanjian.

Perjanjian internasional yang telah disepakati oleh dua negara disebut dengan istilah perjanjian bilateral (bi = dua); perjanjian yang telah disepakati oleh banyak negara biasanya disebuta dengan istilah perjanjian multilateral (multi = banyak).

Perbatasan antara dua negara bisa meliputi: perbatasan alam,misalnya sungai, danau, lembah ataupun pengunungan; perbatasan buatan, misalnya pagar kawar, tiang tembok, serta pagar tembok; perbatasan ilmu yaitu dengan memanfaatkan garis lintang serta garis bujr yang terdapat di peta bumi.

Perairan atau wilayah laut sebagai komponen atau terlibat wilayah satu negara disebut dengan perairan teritorial dari negara yang terlibat.

Laut teritorial merupakan wilayah lautan yang memiliki batas 12 mil yang berasal dari titik di ujung paling luar pulau-pulau di negara Indonesia ketika pasang surut ke sisi laut.  Lautan yang terdapat di luar perairan teritorial biasanya dikenaldengan lautan bebas atau Mare Liberum.

Dikenaldengan lautan bebas, disebabkan oleh wilayah perairan ini tidak termuat dalam wilayah kekuasaan sebuah negara, yang menyebabkan bebas untuk dimanfaatkan oleh siapapun. Udara yang terdapat diwilayah daratan serta perairan teritorial sebuah negara adalah komponen di wilayah udara suatau negara.

Berhubungan dengan batas ketinggian suatu wilayah negara tidak mempunyai batasan yang secara pasti, yang terpening adalah negara tersebut mempu mempertahankannya.

3. Pemerintah yang Berdaulat

Pemerintahan merupakan alat kelengkapan pemerintah yang melaksanakan fungsi negara. Pemerintah berdaulat dijadikan sebagai organ dan fungsi yang melaksanakan tugas-tugas penting dalam negara. Kekuasaan yang dimiliki oleh pemerintah mempunyai kekuatan yang mengikat ke dalam dan keluar.

Kekuasaan ke dalam berarti kekuasaan pemerintah itu diakui dan berwibawa terhadap rakyatnya. Kedaulatan atau kekuasaan keluar berarti pemerintah negara tersebut memiliki kekuasaan yang bebas tidak terikat dan tidak memihak serta tunduk pada kekuasaan lain, serta ketentuan yang ada dalam negaranya.

Dengan demikian, terdapat sikap saling menghormati kekuasaan negara satu dengan negara lain, tanpa turut campur dalam urusan dalam negeri dan negara lain.

Pemerintah merupakan sarana kelengkapan negara yang memiliki tugas untuk memimpin badan negara agar tercapai tujuan dari sebuah negara.

Oleh sebab itu, pemerintah kadang-kadang menjadi personifikasi suatu negara. Pemerintah melakukan penegakan terhadap hukum serta membenahi kekacauan, melakukan perdamaian serta meluruskan kepentingan-kepentingan yang melenceng.

Pemerintah yang melakukan penetapan, menyatakan serta menjalankan keinginan-keinginan setiap masyarakat yang termasuk dalam badan politik tersebut yang dimaksud adalah negaar. Pemerintah merupakan lembaga yang melakukan pengaturan terhadap masalah sehari-hari, serta melaksanakan kepentingan-kepentingan bersama.

Pemerintah menjalankan tujuan-tujuan negara serta melaksanakan fungsi-fungsi demi kesejahteraan bersama. Pemerintah sebuah negara memiliki kekuasaan ke luar serta ke dalam.

Kekuasaan ke luar, maksudnya ialah pemerintah memiliki kuasa secara bebas, tidak terikat serta tidak tunduk terhadap kedaulatan lainnya, mamiliki jabatan yang sama dengan negara lainnya, sehingga memiliki kebebasan tanpa ada campur tangan dari negara lain.

Berkuasa ke dalam, maksunya adalah pemerintah mempunyai kekuasaan tertinggi untuk mengatur badan negara sesuai terhadap peraturan perundang-undangan.