Perbedaan antara perlajuan dan percepatan

3 Perbedaan antara perlajuan dan percepatan adalah:

  1. Pengertian percepatan adalah perubahan kecepatan, sedangkan perlajuan adalah perubahan kelajuan.
  2. Percepatan adalah perubahan kecepatan tiap satuan waktu. Percepatan sering disimbolkan dengan huruf a. Untuk menghitung percepatan dapat dirumuskan sebagai berikut: Percepatan = kecepatan/waktu. Kecepatan  adalah besaran vektor yaitu selain memiliki nilai juga memiliki arah.  Kelajuan hanya mempunyai nilai tapi tidak mempunyai arah. Contoh: Mobil bergerak dengan kelajuan 50 km/jam.
  3. Perlajuan adalah kelajuan tiap satuan waktu. Untuk menghitung perlajuan dapat dirumuskan sebagai berikut: Perlajuan = kelajuan/waktu. Jadi kelajuan adalah besaran skalar yaitu besaran yang hanya memiliki nilai.

Apa pengertian perlajuan dan percepatan?

Percepatan didefinisikan sebagai laju perubahan kecepatan terhadap waktu.
Jika percepatan merupakan besaran vektor, maka perlajuan merupakan besaran skalar. Perlajuan selalu sama dengan besar atau nilai skalar dari percepatan dan dirumuskan sebagai:

Contoh percepatan dan perlajuan

Sebuah benda yang sedang bergerak terkadang mengubah kecepatannya. sehingga dikatakan benda tersebut dipercepat atau diperlambat. Karena yang berubah adalah kecepatan benda yang termasuk besaran vektor, maka percepatan juga haras merapakan besaran vektor. Percepatan bertanda positif jika kecepatan benda bertambah, dan negatif (disebut juga perlambatan) jika kecepatan benda berkurang.

Percepatan (a) yang dalam bahasa Inggrisnya adalah acceleration didefinisikan sebagai perabahan kecepatan dibagi dengan perabahan waktu.

56c

dengan α adalah percepatan rata-rata dari sebuah benda yang sedang bergerak dalam interval waktu t2 – t1 = ∆t, sedangkan v2 dan v1 adalah kecepatan sesaat benda pada t = t1 dan t=t2Perhatikan contoh gerakan sebuah mobil berikut ini. Kecepatan mobil ber¬ubah dari 4,00 m/s menjadi 20 m/s dalam waktu 8,00 sekon setelah pengemudi menginjak pedal gas. Kecepatan sesaat mobil tersebut sebagai fungsi waktu digambarkan dalam grafik.

56a

Percepatan mobil dapat kita hitung dari dua titik sembarang, misalnya titik A dan titik B. Dari Persamaan (2.5) diperoleh

56

Apa itu percepatan?

Suatu benda akan mengalami percepatan apabila benda tersebut bergerak dengan kecepatan yang tidak konstan dalam selang waktu tertentu. Misalnya, ada sepeda yang bergerak menuruni sebuah bukit memiliki suatu kecepatan yang semakin lama semakin bertambah selama geraknya. Gerak sepeda tersebut dikatakan dipercepat.

7 Jenis Sistem Satuan Internasional

Pengertian Sistem Satuan Internasional adalah sesuatu yang merujuk kepada bentuk modern dari sistem metrik dan saat ini menjadi sistem pengukuran yang paling umum digunakan di dunia.

7 jenis sistem satuan internasional adalah:

  • detik
  • meter
  • kilogram
  • ampere
  • kelvin
  • mol
  • kandela

Apa itu sistem satuan internasional?

Sistem Satuan Internasional adalah sistem desimal dan metrik yang dibuat pada tahun 1960 dan diperbarui secara berkala sejak saat itu. SI memiliki status resmi di sebagian besar negara, termasuk Amerika Serikat dan Inggris, dengan kedua negara ini berada di antara segelintir negara yang, hingga berbagai tingkat, terus menolak adopsi internal yang luas dari sistem SI. Sebagai konsekuensinya, sistem SI “telah digunakan di seluruh dunia sebagai sistem pilihan unit, bahasa dasar untuk sains, teknologi, industri dan perdagangan.”

Satu-satunya jenis sistem pengukuran lain yang masih digunakan secara luas di seluruh dunia adalah sistem pengukuran kekaisaran dan AS, dan mereka secara hukum didefinisikan berdasarkan sistem SI .

Ada sistem pengukuran lain yang kurang meluas yang kadang-kadang digunakan di wilayah tertentu di dunia. Selain itu, ada banyak unit non-SI individu yang tidak termasuk dalam sistem unit yang komprehensif, tetapi yang masih digunakan secara teratur di bidang dan wilayah tertentu. Kedua kategori unit ini juga biasanya didefinisikan secara hukum dalam hal unit SI.

Cara Penulisan Simbol Satuan Internasional (SI):

  1. Simbol awalan ditulis di rangkai dengan satuan misal M dalam MHz. Awalan yang lebih besar dari 1000 (kilo) ditulis dengan huruf besar.
  2. Simbol satuan turunan dari perkalian dihubungkan dengan titik tengah atau spasi yang tidak dipenggal misal m atau N m
  3. Nilai kuantitas ditulis dengan angka dan terdapat jeda (spasi) sebelum simbol satuan. Simbol di letakkan paling belakang setelah angka yang dipisahkan oleh spasi. Contoh “m = 2 kg”. Kecuali untuk penulisan sudut, menit dan detik (0,’,’’)
  4. Simbol tidak diakhiri dengan titik
  5. Ditulis dengan huruf kecil tegak kecuali simbol yang berasal dari nama orang misal “Pa” (Baise Pascal)
  6. Simbol satuan turunan dari pembagian dihubungkan dengan garis miring (/) atau pangkat negatif. Misalnya m/s atau m.s-1

Satuan Internasional (SI) merupakan bentuk modern dari sistem metrik dan saat ini menjadi sistem pengukuran yang paling umum digunakan. Dalam satuan internasional terdapat tujuh besaran dasar yang digunakan yaitu panjang, massa, waktu, suhu, arus listrik, intensitas cahaya, dan jumlah zat. Lima dari besaran dasar SI biasa digunakan dalam kimia.

Prinsip Dasar Mencacah dalam Peluang Matematika

Selamat berjumpa kembali kawan-kawan, admin kali ini akan memberikan penjelasan mengenai prinsip dasar mencacah dalam peluang matematika. Semoga saja uraian prinsip dasar mencacah dalam peluang matematika ini bermanfaat untuk kita semua.

Pengertian peluang kejadian adalah suatu kemungkinan yang terjadi apabila suatu tindakan dilakukan.

Di dalam matematika, pengkajian pencacahan per definisinya adalah pengkajian tentang tambah-menambah sesuatu pada suatu waktu tertentu, (di mana “sesuatu” itu sembarang). Di dalam peristilahan matematika, himpunan-himpunan yang memiliki sifat-sifat matematika perjumlahan, dimulai dari nol (demikianlah setiap sifat matematika pencacahan) disebut “hingga” dan himpunan-himpunan ini terdiri dari pokok persoalan cabang matematika yang dikenal sebagai kombinatorika.

Dengan demikian kita dapat mengkaji pencacahan di satu pihak, dan pengkajian matematika himpunan berhingga sembarang di pihak lain. Yang terkemudian adalah sama dengan yang dituliskan terdahulu, kecuali ia dikemas di dalam bahasa matematika.

Prinsip dasar pencacahan (Kaidah Pencacahan)

  • Pengisian tempat yang tersedia (Filling Slots),
  • Permutasi, dan
  • Kombinasi.

Pengertian kaidah pencacahan atau Caunting Slots adalah suatu kaidah yang digunakan untuk menentukan atau menghitung berapa banyak cara yang terjadi dari suatu peristiwa.

  1. Pengisian Tempat yang Tersedia (Filling Slots)

Apabila suatu peristiwa pertama dapat dikerjakan dengan k1 cara yang berbeda, peristiwa kedua dapat dikerjakan dengan k2 yang berbeda dan seterusnya sampai peristiwa ke-n, maka banyaknya cara yang berbeda dari semua peristiwa tersebut adalah K, di mana : K = k1 x k2 x . . . x kn .   K sering disebut dengan istilah banyaknya tempat yang tersedia dengan aturan perkalian atau Kaidah perkalian. Untuk menentukan banyaknya tempat yang tersedia selain menggunakan aturan perkalian, juga menggunakan diagram pohon, tabel silang, dan pasangan berurutan.

b. Permutasi

Permutasi adalah susunan unsur-unsur yang berbeda dalam urutan tertentu. Pada permutasi urutan diperhatikan sehingga  Permutasi k unsur dari n unsur  adalah semua urutan yang berbeda yang mungkin dari k unsur yang diambil dari n unsur yang berbeda. Banyak permutasi k unsur dari n unsur ditulis  atau Permutasi siklis (melingkar) dari n unsur adalah (n-1) !

c. Kombinasi

Kombinasi adalah susunan unsur-unsur dengan tidak memperhatikan urutannya. Pada kombinasi AB = BA. Dari suatu himpunan dengan n unsur dapat disusun himpunan bagiannya dengan untuk  Setiap himpunan bagian dengan k unsur dari himpunan dengan unsur n disebut kombinasi k unsur dari n.

Kombinasi r unsur dari n unsur yang berbeda adalah semua susunan berbeda yang terdiri dari r unsur yang mungkin dibuat dari n unsur berbeda tanpa memperhatikan urutan, dan dapat dituliskan dengan notasi sebagai berikut :

 

 

Apa Fungsi Kontinuitas dan Diskontinuitas beserta Contohnya

Pengertian kontinuitas adalah kesinambungan. Sedangkan pengertian dari diskontinuitas adalah tak sinambung. Kontinuitas suatu fungsi kurang lebih adalah kesinambungan suatu fungsi.

Apa Fungsi kontinuitas?

Fungsi kontinu dalam matematika adalah fungsi, yang bila dijelaskan secara intuitif, perubahan kecil dalam masukannya berakibat perubahan kecil pula pada keluaran. Bila tidak demikian, fungsi tersebut dikatakan diskontinu. Fungsi kontinu dengan fungsi invers kontinu pula disebut bikontinu. Gagasan intuitif kekontinuan dapat diberikan oleh pernyataan bahwa fungsi kontinu adalah fungsi yang grafiknya dapat digambar tanpa mengangkat kapur dari papan tulis.

Kekontinuan fungsi merupakan salah satu konsep inti topologi.

Sebagai contoh fungsi kontinu, perhatikan fungsi h(t), yang memerikan tinggi bunga yang sedang tumbuh pada waktu t. Fungsi ini kontinu. Terdapat diktum dalam fisika klasik yang menyatakan bahwa di alam semuanya kontinu. Sebaliknya, jika M(t) melambangkan jumlah uang di sebuah rekening bank pada waktu t, fungsi ini melompat ketika uang disimpan atau ditarik. Karena itu fungsi M(t) diskontinu.

Syarat Kontinuitas Suatu Fungsi

Suatu fungsi dikatakan kontinu atau tidak apabila memenuhi beberapa syarat.
Misalkan f(x) terdefinisi dalam interval yang memuat x = a. Fungsi f(x) dikatakan kontinu di x = a jika dan hanya jika limxaf(x)=f(a)
Suatu fungsi f(x) dapat dikatakan kontinu di x = a apabila memenuhi tiga syarat
1. f(a) harus ada (terdefinisi)
2. limxaf(x) harus ada

3. limxaf(x)=f(a)
Jika salah satu diantara ketiga syarat tidak terpenuhi, maka fungsi f(x) tidak kontinu pada interval x = a.

Contoh soal kontinuitas

Soal No. 1) Misalkan h suatu fungsi dari ℝ ke ℝ dengan aturan fungsi sebagai berikut.

kontinu_5

Apakah h kontinu di x = 0?

Jawaban: Salah satu syarat agar h kontinu di x = 0 adalah h terdefinisi di x = 0. Namun pada contoh ini h(0) tidak terdefinisi. Jadi h tidak kontinu di x = 0.

kontinu_7

 Soal No. 2) Misalkan k suatu fungsi dari ℝ ke ℝ dengan aturan fungsi sebagai berikut.

kontinu_8

Apakah k kontinu di x = -1?

Jawaban :

Langkah 1: Memeriksa eksistensi limit fungsi di x = -1

Limit kiri:

Limit kanan:

Karena limit kiri sama dengan limit kanan, kita simpulkan:

dan

Langkah 2: Memeriksa apakah k terdefinisi di x = -1

Jadi, k terdefinisi di x = -1.

Langkah 3: Memeriksa kesamaan nilai limit fungsi dengan nilai fungsinya

Dari kedua langkah sebelumnya, diperoleh bahwa:

Dengan melakukan tiga langkah tadi, ternyata ketiga syarat kontinuitas fungsi di suatu titik dipenuhi. Jadi, kita simpulkan k kontinu di x = -1.

kontinu_9

Apa Pengertian Satuan Derajat dan Contohnya

Yang dimaksud dengan sudut adalah sesuatu yang merujuk kepada simpangan arah dua garis lurus yang bertemu pada suatu titik sudut. Untuk menyatakan besaran sebuah sudut digunakan satuan derajat dan radian. Dalam satu putaran sudut penuh memiliki besar sudut 360 derajat atau 2π radian.
Pada satuan derajat penuh memiliki besar sudut 360 derajat. Jadi, setiap 1 derajat berarti 1/360 putaran dalam mengelilingi satu putaran sudut penuh. Sedangkan radian merupakan satuan ukuran sudut pusat lingkaran yang memotong busur dengan panjang sama dengan radius lingkaran. Dalam satu putaran penuh memiliki besar sudut 2π radian.
Ukuran sudut yang bisa digunakan adalah derajat dan radian. Jadi setiap 1 radian bisa didefinisikan dengan 1800 per radian. Begitu pula dengan ukuran besar 1 derajat yang bisa didefinisakan dengan π/180. Agar lebih memudahkan Anda dalam konversi sudut radian dan sebaliknya, ada baiknya Anda mempelajari rumus konversi sudut ke radian.

Apa pengertian ukuran derajat?

Ukuran derajat adalah ukuran yang dapat dibentuk pada bidang datar dengan satuan (°) menggambarkan 1/360 dari putaran penuh.

Ada juga suku yang lebih kecil dari pada derajat, yaitu menit (‘) , detik (“) . Hubungan dari kedua ukuran tersebut  adalah :
1 derajat = 60 menit atau 1° = 60′
1 menit = 60 detik atau 1′ = 60″

Contoh soal dan jawaban satuan derajat

Contoh Soal 1
Nyatakan sudut 0,45 radian dan 0,89 radian ke dalam satuan derajat!

Penyelesaian:
0,45 radian = 0,45 x 180°/π
0,45 radian = 25,80°

0,89 radian = 0,89 x 180°/π
0,89 radian = 51,02°

Contoh Soal 2
Sebuah kipas angin berputar dengan kecepatan 36 putaran per menit. Nyatakan kecepatan putaran kipas angin tersebut ke dalam satuan radian per detik!

Jawaban dan Pembahasan:
36 putaran/menit = 36 x 2π/60 putaran/detik
36 putaran/menit = 1,2π putaran/detik

Jadi 36 putaran per menit sama dengan 1,2π putaran per detik.

Contoh Soal 3
Hitunglah jari-jari suatu lingkaran jika panjang busurnya 10 cm dan sudut pusatnya 36°!

Jawaban dan Pembahasan:
θ = 36°, maka:
36° = 36°xπ/180°
36° = 0,2π
Kita ketahui bahwa :
r = s/θ
r = 10 cm/0,2π
r = 10 cm/0,628
r = 15,9 cm

Contoh Soal 4
Nyatakan besar sudut berikut ke dalam satuan radian!
a. 30° 20′ 15”
b. 106° 20′

Jawaban dan Pembahasan:
a. kita ketahui bahwa:
1” = (1/3600)°
1′ = (1/60)°
1° = 0,0174 radian, maka:
30° 20′ 15”
= 30° + 20.(1/60)° + 15.(1/3600)°
= (108000/3600)° + (1200/3600)° + (15/3600)°
= (109215/3600)°
= (109215/3600).0,0174 radian
= 0,53 rad

b. kita ketahui bahwa:
1′ = (1/60)°
1° = 0,0174 radian, maka:
106° 20′ = 106° + 20.(1/60)°
106° 20′ = (318/3)° + (1/3)°
106° 20′ = (319/3)°
106° 20′ = (319/3).0,0174 radian
106° 20′ = 1,85 rad.

Apa pengertian Satuan Derajat?

Satu derajat (1o) adalah 1/360 putaran mengitari titik sudut. Ini sama halnya jika kita mengitari satu titik satu putaran penuh. Satu putaran penuh adalah 360 derajat. Jika kita mengitari ¼ putaran artinya kita mengitari titik sudut sebesar ¼ x 360 derajat yaitu 90 derajat.

Apa Pengertian Satuan Radian?

Satu radian adalah ukuran sudut pusat lingkaran yang memotong busur  yang panjangnya sama dengan radius lingkaran.  Karena radian diukur dalam satuan radius (r) pada busur suatu lingkaran dan satu lingkaran penuh adalah 2πr maka dalam satu lingkaran terdapat sudut 2π radian.