Pengertian paragraf yang padu dan contohnya

Selamat berjumpa kembali kawan-kawan, admin akan memberikan ulasan tentang pengertian paragraf yang padu beserta contohnya. Semoga saja ulasan tentang paragraf yang padu beserta contohnya ini bermanfaat banyak.

Pengertian paragraf padu adalah paragraf yang kalimat-kalimatnya tersusun atau terjalin dengan logis dan serasi. Untuk membentuk suatu paragraf yang padu, kalimat-kalimat tersebut harus disusun dengan urutan yang logis dan disambungkan dengan kalimat lainnya dengan menggunakan konjungsi atau kata sambung.

Bagaimana cara Menyusun Paragraf Padu?

  • Mengulang kata atau kelompok kata yang telah disebutkan pada kalimat sebelumnya.
  • Menggunakan kata penunjuk “itu”, “ini”, “tersebut”, dan lain-lain dan menggunakan kata ganti orang.
  • Membangun urut-urutan ide yang logis.
  • Menggunakan kata sambung intra kalimat dan antar kalimat.

Contoh paragraph padu

Ikan adalah binatang bertulang belakang yang hidup di dalam air dan bernapas menggunakan insang. Ikan memiliki fungsi yang berbeda ada yang menjadi bahan makanan dan ada juga yang menjadi hiasan. Ikan hias ini ada yang berasal dari air asin atau laut dan ada juga yang berasal dari air tawar. Ada lima jenis ikan hias air tawar yang banyak digemari oleh pencinta ikan sebagai hiasan, yaitu Cupang, ikan Manfish, dan ikan Discuss.
Ikan Cupang adalah jenis ikan kecil yang cantik. Ikan hias ini sangat dikenal masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak. Ikan ini terkenal akan kecantikannya. Ada yang berwarna biru, dan ada juga yang berwarna ungu. Ikan ini cantik karena ekornya mengembang. Sayangnya, ikan ini agresif sehingga tempat penyimpanannya harus tersendiri. Pusat budi daya ikan ini banyak terdapat di Indonesia.
Ikan Manfish dikenal juga dengan Angel Fish. Ikan ini berasal dari Amerika Selatan. Ikan kecil ini juga digemari oleh banyak masyarakat Indonesia karena bentuknya yang indah. Bagian tubuhnya ada yang berwarna perak dan bagian ekornya berwarna merah tua. Erakan ikan ini sangat tenang. Pusat budi daya ikan ini terdapat di Jakarta dan Bogor.
Ikan Discuss merupakan rajanya ikan hias air tawar. Ikan ini menarik dan banyak peminatnya sehingga banyak orang yang ingin memeliharanya. Ikan ini bentuk, warna, dan coraknya juga sangat menarik. Harga jual ikan ini juga mahal sehingga menguntungkan pemilikinya. Ikan ini belum banyak ada di Indonesia.
Ikan hias ini biasanya dipelihara di dalam kolam atau hanya di dalam akuarium. Salah satu manfaat mengoleksi berbagai ikan hias adalah mengurangi tingkat kesetressan dan sebagai hiburan. Selain itu, bisa juga dijadikan bisnis yang menguntungkan jika diniati dengan sungguh-sungguh.

Ciri-ciri judul bacaan yang baik

Judul bacaan itu haruslah menarik dan baik. Berikut ini adalah ciri-ciri dari judul bacaan yang baik.

Ciri-ciri judul bacaan yang baik adalah:

  • tertulis jelas dengan huruf kapital
  • terletak di tengah” halaman (center position)
  • tidak terlalu panjang
  • untuk kata ‘di’, ‘ke’, ‘dan’ ditulis tidak besar” semua kecuali jika semua tulisannya besar (AKU DAN DİA – Aku dan Dia)
  • mudah dimengerti
  • jelas maknanya
  • jelas, padat, singkat.

Sebutkan 4 Fungsi judul!

  1. Merupakan identitas atau cermin dari jiwa seluruh tulisan.
  2. Temannya menjelaskan diri dan menarik sehingga mengundang orang untuk membaca isinya.
  3. Gambar global tentang arah, maksud, tujuan, dan ruang lingkupnya.
  4. Relevan dengan seluruh isi tulisan, maksud masalah, dan tujuannya

Sebutkan 4 syarat pembuatan judul!

  1. Harus singkat = Tidak boleh mengambil kalimat atau frasa yang panjang, tetapi harus berbentuk kata atau rangkaian kata yang singkat. jika penulis tidak dapat menghindari judul yang panjang, maka dapat menggunakan solusi dengan membuat judul utama yang singkat, tetapi dengan judul tambahan yang panjang.
  2. Harus asli = Jangan menggunakan judul yang sudah pernah di pakai
  3. Harus relevan = Mempunyai keterkaitan dengan temanya atau bagian-bagian penting dari tema.
  4. Harus provokatif = Menarik sedemikian rupa sehingga menimbulkan rasa ingin tahu tiap pembaca terhadap isi tulisan

Apa pengertian konjungsi intrakalimat beserta contohnya

Pengertian konjungsi Intrakalimat adalah kata yang menghubungkan satuan-satuan kata dengan kata, klausa dengan klausa dan frasa dengan frasa. Konjungsi intrakalimat adalah di bagi menjadi dua yaitu konjungsi koordinatif dan konjungsi subordinatif.

8 Contoh Konjungsi Intrakalimat

  1. Melainkan : Siswa itu bukannya belajar di kelas, melainkan bermain game di warnet pada saat jam pelajaran
  2. Atau : Adik bingung memakai kaos kaki berwarna merah atau biru
  3. Dan : Hobiku adalah bermain catur dan berenang
  4. Tetapi : Dia sangat suka makan ikan, tetapi dia alergi dengan ikan laut
  5. Padahal : Dia masih malu untuk bernyanyi, padahal dia memiliki suara yang bagus
  6. Lalu : Ibu bangun lebih pagi untuk memasak, lalu bersiap – siap untuk mengantarkan pergi anaknya ke sekolah
  7. Kemudian : Kakak baru saja pulang dari sekolah, kemudian dia pergi lagi untuk bermain
  8. Sedangkan : Adikku buru – buru pergi ke sekolah, sedangkan aku masih ada di tempat tidur

Sebutkan 2 jenis dan macam konjungsi intrakalimat!

1. Konjungsi Subordinatif

Konjungsi Subordinatif adalah (kebalikan dari konjungsi koordinatif), yaitu konjungsi yang menyambungkan  antara dua klausa atau beberapa klausa lain tetapi memiliki sintaksis yang tidak sama. Diantaranya yaitu : bahwa, sampai – sampai, sebab, seolah -olah, walaupun, agar, seandainya, jika, ketika.

2. Konjungsi Koordinatif

Merupakan jenis konjungsi intrakalimat yang menghubungkan dua klausa yang mempunyai makna yang sama. Kata-kata yang termasuk ke dalam konjungsi ini yaitu padahal, lalu, kemudian, sedangkan, melainkan, atau, dan, serta tetapi.

Contoh Konjungsi Subordinatif

  • Bahwa : Kepala sekolah menyatakan bahwa tahun ini sekolah kami tingkat kelulusannya mencapai seratus persen
  • Sampai – sampai : Dia selalu diejek oleh temannya sampai – sampai ia tidak mau pergi ke sekolah
  • Sebab : Dia mengalami cidera, sebab ia kurang pemanasan
  • Seolah – olah : Anak itu bermain seolah – olah menjadi tentara sungguhan
  • Walaupun : Ayah tetap bermain bersamaku walaupun masih lelah sepulang dari bekerja
  • Agar : Kita harus berusaha dan berdoa agar dapat mencapai kesuksesan
  • Seandainya : Dia bisa naik kelas seandainya dia tidak malas belajar
  • Jika : Sungai ini akan bersih jika masyarakat membuang sampah pada tempatnya
  • Ketika : Kakek sangat berprestasi ketika masih muda

Contoh konjungsi koordinatif

  • Rahmi masih bingung apakah dirinya akan melanjutkan ke SMA atau ke SMK.
  • Nikki menyukai musik pop dan musik jazz.
  • Aku memang suka makan ikan, tetapi aku tidak suka akan durinya.
  • Dia masih saja tidak mau mengakui kesalahannya, padahal sedari tadi dia terus dipaksa untuk mengakui kesalahannya.
  • Dia masih ragu akan kemampuan berbicaranya, padahal dia mempunyai bakat sebagai seorang pembicara.
  • Ibu pergi ke pasar setelah salat subuh lalu memasak sarapan untuk aku dan adik.
  • Ibu memasak sarapan, kemudian mengantar adik berangkat ke sekolah.
  • Adi diam bukan karena ada masalah, melainkan karena Adi memang seorang pendiam.

Tuliskan 14 contoh kalimat langsung

Pengertian atau yang dimaksud dengan kalimat langsung adalah salah satu jenis kalimat dari sebuah hasil kutipan langsung dari pernyataan seseorang atau pembicaraan seseorang secara langsung. Kutipannya diambil sama persis dengan yang diucapkan oleh orang lain tanpa penambahan ataupun pengurangan kata.

Kalimat tersebut adalah di kutip atau diambil dari percakapan secara langsung atau percakapan orang lain yang didengar secara langsung. Kemudian disampaikan sama persis tidak ada yang dirubah sedikitpun dari sumber awalnya.

Kalimat langsung adalah bisa digunakan dalam menyampaikan berbagai permasalahan atau kejadian dengan bahasa yang langsung.

Dalam hal tersebut informasi yang diberikan merupakan asli sesuai dengan yang diperoleh dari sumber. Bahkan sampai intonasi atau nada yang digunakan biasanya juga sama dengan yang dilakukan oleh sumber informasi.

14 contoh kalimat langsung adalah:

  1. Ayah menyuruh,”Antarkan surat ini ke kantor bapak!”
  2. Andi mengatakan, “Aku akan pergi ke sekolah besok.”
  3. “Baju itu bagus,” kata mawar
  4. ”Yang penting program ini tetap mengedepankan kearifan lokal,” kata Bapak.
  5. “Mobil yang bagus,” kata Budi
  6. Ayah berkata, “Besok kita akan pergi bersama-sama ke rumah nenek.”
  7. “Saya sudah makan,” jawab Ariel.
  8. Robi berkata, “Panas sekali cuaca hari ini”.
  9. “Tolong ambilkan obat!” kata Ibu kepada Rani.
  10. Budi berkata,” Anton nanti pulangnya saya antar!”
  11. ” Kapan bukuku kamu kembalikan?“ tanya Samid.
  12. Andi berkata, “Tutup pintu itu!”
  13. “Jangan datang terlambat,” kata ibu.
  14. “Kamu memang anak baik.” Kata ibu kepada Budi

Sebutkan 6 Ciri kalimat langsung adalah:

  • Didalam kalimat yang menggunakan petikan dengan kalimat pengiringnya dipisahkan menggunakan tanda baca koma (,).
  • Dalam menulis kalimat langsung yang berurutan harus menggunakan tanda baca titik dua (:) pada bagian awal depan kalimat langsung.
  • Pada kalimat langsung harus ditandi dengan tanda petik di awal dan akhir kalimat.
  • Selain itu, huruf pertama dalam kalimat langsung juga harus menggunakan huruf kapital.
  • Pola susunan yang sering digunakan dalam kalimat langsung yaitu:
    1. Pengiring lalu diikuti kalimat kutipan.
    2. Kutipan lalu diikuti kalimat pengiring.
    3. Diawali menggunakan kalimat kutipan lalu kalimat pengiring dan terakhir yaitu kalimat kutipan lagi.
  • Didalam membaca hasil karya atau naskah yang menggunaan kalimat langsung, cara membacanya harus dengan menggunakan nada yang sedikit ditekan.

Perubahan Kata Ganti Kalimat Langsung ke Tak Langsung

  • Saya —> Dia
  • Kamu —> Saya
  • Kalian —> Kami
  • Kami —> Mereka
  • Kita —> Kami

Fungsi peristiwa utama, latar belakang peristiwa dan sumber dalam teks berita

Pengertian teks berita adalah sesuatu yang merujuk kepada teks yang melaporkan kejadian, peristiwa atau infomasi mengenai sesuatu yang telah atau sedang terjadi. Penyampaian berita ini bisa dilakukan secara lisan yang sering kita dengar dan lihat di televisi, dan secara tulisan yang dapat kit abaca di media cetak.

Pengertian dan fungsi peristiwa dalam teks berita

Fungsi peristiwa utama dalam teks berita adalah berisi penyajian secara sekilas berita utama dari suatu peristiwa.

Peristiwa adalah tahap inti dari sebuah berita. Pada bagian ini, sebuah berita dinarasikan sedemikian rupa untuk menyajikan beberapa fakta yang kemudian dimunculkan. Dalam menyajikan peristiwa, penulis tidak boleh memasukkan opininya, karena semua harus sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan.

Fungsi latar belakang dalam teks berita

Fungsi latar belakang peristiwa dalam teks berita adalah berisi perincian yang melibatkan bagaimana dan mengapa peristiwa itu terjadi.

Pengertian dan fungsi sumber dalam teks berita

Fungsi sumber dalam teks berita adalah memberikan informasi berkaitan dengan peristiwa yang diinformasikan. Juga menceritakan tentang komentar, saksi kejadian, pendapat para ahli, dan sebagainya mengenai peristiwa atau kejadian yang diinformasikan tersebut.

Sumber berita ini perlu dicantumkan, tapi letaknya bisa fleksibel. Artinya, sumber berita tidak harus berada di akhir berita, melainkan dapat berada di dalam berita tersebut.

Ciri-ciri teks berita adalah:

  • menggunakan kalimat sederhana
  • segera disampaikan
  • terkini atau aktual
  • dapat dipercaya
  • diterima masyarakat
  • jelas
  • menarik

6 Syarat menulis teks berita adalah:

  • Faktual, adalah informasi yang disampaikan dalam berita harus benar-benar nyata dan dapat dibuktikan kebenaranya. Berita yang disampaikan tidak boleh bersifat membohongi dan memprofokasi masyarakat
  • Aktual, Informasi yang disampaikan dalam berita harus bersifat aktual, berarti peristiwa yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan dalam masyarakat.
  • Seimbang, adalah Berita yang disajikan harus seimbang, artinya tidak boleh memihak salah satu pihak.
  • Peristiwa penting, Berita harus berisi informasi penting yang dibutuhkan oleh masyarakat. Selain itu, berita juga harus bersifat edukatif, sehingga mudah dimengerti dan bermanfaat bagi masyarakat.
  • Lengkap, Berita yang baik harus mengandung unsur 5W+1H (What, Why, When, Who, Where + How). Unsur ini wajib agar tidak menimbulkan kerancuan saat menyajikan teks berita.
  • Menarik, Berita harus bersifat menarik. Bahasa yang digunakan dalam berita adalah bahasa formal yang mudah dipahami, sehingga masyarakat dengan mudah menangkap maksud yang disampaikan oleh penulis teks berita.