Apa Pengertian Kulit Atom

Pengertian kulit atom adalah merupakan orbit dari sebuah partikel yang bernama elektron sedangkan inti atom tersusun atas proton dan neutron.

Kulit atom itu isinya orbital-orbital tempat elektron berada, orbital-orbital itu punya tingkat energi berbeda sehingga posisinya beda. misal kulit L punya orbital 2s,2p lalu kulit M punya orbital 3s,3p,3d jadi dari jarak antar orbital itu akan terlihat terbentuk seperti kulit-kulit.

Konfigurasi Elektron Kulit

Berdasarkan teori Neils Bohr bahwa setiap elektron terdiri atas inti atom yang dikelilingi oleh beberapa kulit atom. Elektron yang mengelilingi inti atom menempati lintasan-lintasan tertentu. Lintasan elektron ini disebut dengan kulit atom. Setiap kulit atom terdapat jumlah elektron maksimal yang dapat ditempati. Menurut Bohr, jumlah elektron maksimal yang dapat menempati setiap kulit atom dapat dihitung dengan rumus 2n^{2}.

Kulit K (n = 1) maksimum 2 . 1 = 2 elektron
Kulit L (n = 2) maksimum 2 . 4 = 8 elektron
Kulit M (n = 3) maksimum 2 . 9 = 18 elektron
Kulit N (n = 4) maksimum 2 . 16 = 32 elektron, dan seterusnya

Peyusunan elektron pada kulit atom disebut dengan konfigurasi elektron. Konfigurasi suatu elektron dapat digunakan untuk menetukan posisi atom dalam tabel periodik unsur. Jumlah elektron pada kulit terakhir atau disebut dengan elektron valensi menentukan sifat kimia suatu atom.

Nomor golongan = elektron pada kulit terakhir = elektron valensi
Nomor periode = jumlah kulit

Untuk unsur-unsur segololngan maka akan memiliki elektronvalensi yang sama, begitu juga untuk unsur yang satu periode memiliki jumlah kulit yang sama.

KONFIGURASI ELEKTRON BERDASARKAN KULIT ATOM

Konfigurasi (susunan) elektron suatu atom berdasarkan kulit-kulit atom tersebut. Setiap kulit atom dapat terisi elektron maksimum 2n2, dimana n adalah kulit ke berapa.Jika n = 1 maka berisi 2 elektron Jika n = 2 maka berisi 8 elektron Jika n = 3 maka berisi 18 elektron Jika n = 4 maka berisi 32 elekton Lambang kulit dimulai dari K, L, M, N dan seterusnya dimulai dari dekat dengan inti. Elektron disusun sedemikian rupa pada masing-masing kulit dan diisi maksimum sesuai daya tampung kulit tersebut. Jika masih ada sisa elektron yang tidak dapat ditampung pada kulit tersebut maka diletakkan pada kulit selanjutnya.

HUBUNGAN GOLONGAN (A) , PERIODE, KONFIGURASI ELEKTRON, DAN ELEKTRON VALENSI

Untuk golongan A, golongan suatu unsur menunjukkan jumlah elektron valensi, periode suatu unsur menunjukkan jumlah kulit yang telah terisi elektron.

Elektron valensi dan jumlah kulit yang telah terisi elektron dapat diketahui dari konfigurasi elektron. Jadi dari konfigurasi elektron dapat diketahui nomor golongan dan periode suatu unsure.

Contoh : Konfigurasi electron 17 Cl : 2 8 7

Elektron Valensi : 7 (Golongan VII A)

Terdapat 3 kulit yang terisi elektron : Periode 3

cara menuliskan konfigurasi elektron berdasarkan kulit atom.

Isikan elektron ke dalam kulit atom sesuai daya tampung maksimumnya. Jika elektron yang tersisa kurang dari daya tampung maksimum kulit atomnya, gunakan aturan di bawah ini.

  1. Jika elektron yang tersisa kurang dari 8, maka seluruh sisa ini diisikan pada kulit selanjutnya.
  2. Jika elektron yang tersisa lebih dari atau sama dengan 8 tetapi kurang dari 18, maka 8 elektron diisikan pada kulit atom, sedangkan sisanya mengikuti aturan pertama.
  3. Jika elektron yang tersisa lebih dari atau sama dengan 18 tetapi kurang dari 32, maka 18 elektron diisikan, sedangkan sisanya mengikuti aturan sebelumnya.
  4. Jika elektron yang tersisa lebih dari atau sama dengan 32, maka diisikan 32 elektron, dan sisa elektron mengikuti aturan sebelumnya.

Apa itu atom?

Atom adalah satuan terkecil dari suatu materi yang terdiri atas inti, yang biasanya mengandung proton (muatan +) dan neutron (netral), dan kulit yang berisi muatan negatif yaitu elektron. Ada juga yang menyebutkan bahwa atom adalah partikel penyusun unsur.

Apa itu unsur?

Unsur didefinisikan sebagai zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat-zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa. Pada kondisi normal, banyak di antara unsur ini berupa benda padat, seperti tembaga, emas, besi, dan timbal. Merkuri atau yang lebih dikenal dengan nama air raksa dan brom merupakan contoh unsur yang berwujud cair. Oksigen dan nitrogen adalah contoh unsur yang berupa gas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *