Contoh Energi Potensial dalam kehidupan sehari-hari

Energi potensial adalah energi yang memperngaruhi benda karena posisi (ketinggian) benda tersebut yang mana kecenderungan tersebut menuju tak terhingga dengan arah dari gaya yang ditimbulkan dari energi potensial tersebut. Satuan SI untuk mengukur usaha dan energi adalah Joule (simbol J). Sebutan “energi potensial” pertama kali dikemukakan oleh seorang teknik dan fisikawan berkebangsaan Skotlandia, William Rankine.

Contoh Energi Potensial

  1. Ketika kita meregangkan karet gelang atau mengangkat batu ke ketinggian tertentu, energi disimpan di objek ini. Energi ini disebut energi potensial.
  2. Sebuah batu bata di tanah tidak dapat melakukan pekerjaan apa pun. Tetapi ketika kita menaikkan batu bata yang sama, energi disimpan dalam objek ini. Energi ini disebut energi potensial.
  3. Energi dalam lilitan pegas sebuah mobil mainan adalah energi potensial. Energi ini dapat menyebabkan mobil mainan bergerak.
  4. Ketika kita meletakkan batu di selempang katapel dan meregangkan karetnya, energi potensial tersimpan di dalamnya. Energi ini dapat membuang batu. Demikian pula, penyimpanan air di bendungan memiliki energi potensi
  5. Sebuah bola yang menggelinding di lereng menyajikan dua momen di mana ia dapat menyimpan energi potensial: yang pertama adalah ketika berada di puncak bukit dan yang kedua adalah ketika telah selesai turun dan berhenti.
  6. Trampolin yang tidak digunakan tidak memiliki energi potensial. Ini mulai menyimpan energi hanya ketika sebuah objek memantul di atasnya. Jenis energi potensial ini bersifat elastis.
  7. Sebuah batu di tepi tebing memiliki energi potensial gravitasi. Jika batu jatuh, energi potensial menjadi kinetik.

Artikel terkait lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *