Berikut ini Fungsi dan Peran Lembaga Agama – dijelaskan lengkap

Secara garis besar , Peran & fungsi lembaga agama dibedakan menjadi 2, yakni manifes (nyata) dan laten (tersembunyi).

1. Fungsi Manifes Lembaga Agama

Adapun fungsi manifes (tersembunyi) lembaga agama sebagai berikut.

  • Edukatif

Lembaga agama tentunya memberikan pembelajaran berupa pendidikan moral (berfungsi edukatif) bagi penganutnya tentang hal yang baik yang di maksudkan sebagai pedoman tingkah laku pemeluknya. Setiap ajaran agama tentunya memberikan penjelasan mengenai tindakan yang baik yang mana kebaikan itu harus dilakukan dan menjelaskan tentang hal yang harus dihindari oleh umat beragama.

  • Pengawas Sosial

Lembaga agama juga berperan langsung dalam mewujudkan keteraturan sosial yang harus ada dalam kehidupan bermasyarakat melalui larangan-larangan yang terdapat/tertuli dalam kitab suci setiap agama. Dalam kitab suci atau ajaran agama terdapat sanksi yang akan diterima jika masyarakat melanggarnya atau tidak mematuhinya.

  • Penyelamat

Dengan adanya lembaga agama menjadikan setiap masyarakat mempunyai keyakinan dan akan terselamatkan kehidupannya di dunia maupun pada kehidupan selanjutnya. Karena setiap manusia tidak akan bisa terhindar dari berbagai masalah dalam kehidupannya sehingga dengan adanya agama dapat menjadikan manusia terselematkan.

  • Persaudaraan

Dengan adanya Lembaga agama, mampu mempertemukan kelompok / golongan manusia yang heterogen berkenaan dengan hal kebudayaan, ras, dan suku bangsa ke dalam suatu keluarga besar lembaga agama. Persaudaraan ini dapat terjalin apabila setiap masyarakat memiliki solidaritas dan kesatuan yang kokoh karena adanya satu kepercayaan agama tertentu.

2. Fungsi Laten Lembaga Agama

Fungsi laten, lembaga agama dapat juga memunculkan sikap fanatisme. Dengan adanya nggapan bahwa agama tertentu lebih baik dibanding agama lain maka inilah yang dapat menimbulkan sikap fanatisme sehingga berdampak buruk terhadap kerukunan dan ketenteraman manusia ataupun kehidupan umat beragama.