Apa perbedaan antara Jamur dan Parasit

Jamur dan parasit menyebabkan berbagai penyakit pada manusia. Bukan hanya manusia, tetapi parasit juga menyebabkan penyakit pada hewan dan tumbuhan lain. Parasit adalah organisme yang disesuaikan dengan mode kehidupan yang disebut parasitisme, yang dikategorikan sebagai jenis hubungan simbiosis antara dua organisme yang berbeda. Spesies jamur tertentu, beberapa serangga, protozoa, dan helminthes terutama dianggap sebagai parasit.

Dalam parasitisme, parasit terkait dengan jaringan hidup atau sel organisme lain yang disebut inang, dan hidup dengan mengorbankan tuan rumah mereka tanpa merusaknya. Dengan demikian, parasitisme hanya bermanfaat bagi parasit saat menyebabkan penyakit bagi inangnya. Parasit tidak dapat bertahan tanpa inangnya, dan karena itu mereka beradaptasi dengan baik dengan kondisi hidup inang.

Apa yang dimaksud dengan parasit?

Parasit adalah hewan renik yang dapat menurunkan produktivitas hewan yang ditumpanginya. Parasit dapat menyerang manusia dan hewan, seperti menyerang kulit manusia. Parasitoid adalah parasit yang menggunakan jaringan organisme lainnya untuk kebutuhan nutrisi mereka sampai orang yang ditumpangi meninggal karena kehilangan jaringan atau nutrisi yang dibutuhkan. Parasitoid juga diketahui sebagai necrotroph.

Pengertian jamur

Jamur atau cendawan adalah tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifat heterotrof. Jamur ada yang uniseluler dan multiseluler. Tubuhnya terdiri dari benang-benang yang disebut hifa. Hifa dapat membentuk anyaman bercabang-cabang yang disebut miselium. Reproduksi jamur, ada yang dengan cara vegetatif ada juga dengan cara generatif. Jamur menyerap zat organik dari lingkungan melalui hifa dan miseliumnya untuk memperoleh makanannya. Setelah itu, menyimpannya dalam bentuk glikogen. Jamur merupakan konsumen, maka dari itu jamur bergantung pada substrat yang menyediakan karbohidrat, protein, vitamin, dan senyawa kimia lainnya. Semua zat itu diperoleh dari lingkungannya. Sebagai makhluk heterotrof, jamur dapat bersifat parasit obligat, parasit fakultatif, atau saprofit.

Cara hidup jamur lainnya adalah melakukan simbiosis mutualisme. Jamur yang hidup bersimbiosis, selain menyerap makanan dari organisme lain juga menghasilkan zat tertentu yang bermanfaat bagi simbionnya. Simbiosis mutualisme jamur dengan tanaman dapat dilihat pada mikoriza, yaitu jamur yang hidup di akar tanaman kacang-kacangan atau pada liken. Jamur berhabitat pada bermacam-macam lingkungan dan berasosiasi dengan banyak organisme. Meskipun kebanyakan hidup di darat, beberapa jamur ada yang hidup di air dan berasosiasi dengan organisme air. Jamur yang hidup di air biasanya bersifat parasit atau saprofit, dan kebanyakan dari kelas Oomycetes. Jamur dibedakan menjadi 4 divisio, yaitu Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota.

Apa sajakah perbedaan antara Fungi dan Parasit?

  1. Beberapa jamur dianggap sebagai parasit.
  2. Jamur milik Kerajaan tunggal yang disebut Fungi, sedangkan parasit milik beberapa Kerajaan termasuk Bakteri, Protozoa, Jamur dan Animalia.
  3. Semua parasit menyebabkan cedera atau penyakit pada inangnya, sedangkan hanya beberapa jenis jamur yang menyebabkan penyakit pada manusia dan tumbuhan.
  4. Tidak seperti parasit, spesies jamur tertentu memiliki nilai komersial (mis: ragi, jamur, dll.).