Struktur lapisan bumi dan penjelasannya

Struktur bagian dalam memiliki lapisan yang berlapis, seperti bawang. Lapisan ini dapat didefinisikan dengan baik secara kimiawi atau sifat reologi mereka. Bumi memiliki silikat kerak padat dibagian luar, juga dilengkapi mantel yang sangat kental, inti luar yang cair jauh lebih kental daripada mantel, dan bagian inti yang padat.

Advertisement

Pemahaman ilmiah tentang struktur internal Bumi didasarkan pada pengamatan topografi dan batimetri, pengamatan batuan, sampel yang dibawa ke permukaan dari bagian dalam oleh aktivitas gunung berapi, analisis gelombang seismik yang melewati bumi, pengukuran medan gravitasi dan magnetik bumi, dan percobaan dengan padatan kristal pada tekanan dan suhu karakteristik interior dalam bumi.

Tebal kulit bumi tidak merata. Kulit bumi di bagian benua atau dataran lebih tebal daripada di bawah samudra. Bumi tersusun atas beberapa lapisan sebagai berikut.

Inti bumi

Barisfer, yaitu lapisan inti bumi dan merupakan bahan padat yang tersusun dan lapisan nife (niccolum = nikel dan ferrum = besi). Jari-jari lapisan ini sebesar 3.470 km dan batas luarnya kurang lebih 2.900 km di bawah permukaan bumi. Itu membuat hampir sepertiga massa bumi. Inti juga dibagi menjadi dua wilayah, inti dalam dan inti luar.

Dari gelombang seismik atau gempa bumi, ilmuwan percaya bahwa inti luar cair dan inti bagian dalam berupa padatan. Inti luar terbuat dari besi dan sangat padat. Para ilmuwan berhipotesis bahwa peredaran inti luar menyebabkan medan magnet di sekitar bumi. Hal ini diyakini akan beredar pada arah yang berlawanan dengan arah jarum jam memberikan kita kutub utara di lokasi yang sekarang.

Inti bagian dalam terbuat dari besi padat dan nikel. Banyak ilmuwan percaya disimpan dalam keadaan padat karena tekanan yang ekstrim dari lapisan lainnya.

Advertisement

Mantel bumi

Lapisan perantara, yaitu lapisan yang terdapat di atas lapisan nife setebal 1.700 km. Berat jenisnya rata-rata 5 g/cm3. Lapisan perantara disebut juga astenosfer (mantel). Lapisan ini merupakan bahan cair bersuhu tinggi dan berpijar. Mantel adalah lapisan bawah kerak. Itu membuat hampir dua pertiga dari massa bumi dan sekitar 2900 km tebal.

Mantel ini dibagi menjadi dua wilayah, bagian atas dan bawah. Langsung di bawah bagian atas adalah astenosfer. Panas dan tekanan menyebabkan sejumlah kecil mencair terjadi di astenosfer. Saat masih padat, astenosfer mampu mengalir. Kemampuan padat mengalir disebut plastisitas. Ketika astenosfer lebih cair dari sisa mantel, lempeng litosfer yang rusak dapat “mengambang” di atasnya. Ketika materi dalam astenosfer dipanaskan, menjadi kurang padat dan naik. Sedangkan bahan yang mengalami pendingin akan lebih padat dan cenderung tenggelam. Arus yang beredar membawa materi panas ke atas dan bahan yang dingin ke bawah menimbulkan arus. Ini arus yang melingkar di astenosfer disebut arus konveksi. Arus konveksi yang beredar menyebabkan lempeng bergerak.

Kulit bumi

Litosfer, yaitu lapisan yang terletak di atas lapisan perantara, dengan ketebalan 1.200 km. Berat jenisnya rata-rata 2,8 g/cm3. Litosfer (kulit bumi) terdiri atas dua bagian:

Lapisan sial

Lapisan sial, yaitu lapisan kulit bumi yang tersusun atas unsur silikon dan aluminium, termasuk senyawanya dalam bentuk SiO2 dan Al2O3. Dalam lapisan ini antara lain terdapat batuan sedimen, granit, andesit, dan jenis-jenis batuan metamorf. Lapisan sial disebut juga lapisan kerak bumi karena bersifat padat, dengan ketebalan rata-rata 35 km. Kerak benua lebih tebal daripada kerak samudera. Tebal dapat berkisar dari 25 km di tepi sampai 70 km tebal di dekat pusat. Kerak samudera di sisi lain tebal hanya sekitar 7 km dan jauh lebih padat. Kerak dan bagian paling atas dari mantel membentuk litosfer, daerah padat yang dipecah menjadi lempeng. Ini adalah sekitar 65 sampai 100 km tebal.

Kerak bumi dibagi menjadi dua bagian, yaitu sebagai berikut.

  • Kerak benua, merupakan benda padat yang terdiri atas batuan granit pada bagian atasnya dan batuan basalt pada bagian bawahnya. Kerak ini menempati posisi sebagai benua.
  • Kerak samudra, merupakan benda padat yang terdiri atas endapan laut pada bagian atas, di bawahnya terdapat batuan vulkanik, dan yang paling bawah tersusun atas batuan gabro dan peridoit. Kerak ini menempati posisi sebagai samudra.

Lapisan sima

Lapisan sima, yaitu lapisan kulit bumi yang tersusun atas unsur-unsur silikon dan magnesium dalam bentuk senyawa SiO2 dan MgO. Lapisan ini mempunyai berat jenis yang lebih besar daripada lapisan sial karena mengandung mineral ferromagnesium dan batuan basalt. Lapisan sima bersifat elastis dan mempunyai ketebalan rata-rata 65 km.

Advertisement

One thought on “Struktur lapisan bumi dan penjelasannya

Leave a Reply

Your email address will not be published.