Proses terjadinya siklus air

Apakah kita bisa minum air yang sama dengan air yang diminum George Washington? Air didaur ulang terus-menerus melalui ekosistem. Itu berarti air yang Anda minum hari ini telah ada selama jutaan tahun yang lalu. Anda mendapat air yang pernah diminum oleh George Washington, manusia pertama, atau bahkan yang diminum dinosaurus.

Advertisement

Siklus Air

Saat energi mengalir melalui suatu ekosistem, air dan unsur-unsur seperti karbon dan nitrogen didaur ulang. Air dan nutrisi yang terus-menerus didaur ulang melalui lingkungan. Proses ini yang dilalui air atau unsur kimia secara terus-menerus didaur ulang dalam suatu ekosistem disebut siklus biogeokimia.

Proses daur ulang ini melibatkan baik organisme hidup (komponen biotik), dan hal tak hidup (faktor abiotik) dalam ekosistem. Melalui siklus biogeokimia, air dan unsur kimia lainnya terus-menerus melewati organisme hidup dengan hal non-hidup dan kembali lagi, berulang-ulang. Tiga siklus biogeokimia yang penting adalah siklus air, siklus karbon, dan siklus nitrogen.

Siklus biogeokimia yang mendaur ulang air disebut siklus air. Siklus air melibatkan serangkaian jalur yang saling berhubungan yang melibatkan baik komponen biotik dan abiotik dari biosfer. Air jelas merupakan aspek yang sangat penting untuk setiap ekosistem. Hidup tidak bisa ada tanpa air. Banyak organisme mengandung sejumlah besar air dalam tubuh mereka, dan banyak yang hidup di air, sehingga siklus air sangat penting untuk kehidupan di Bumi. Air terus bergerak di antara organisme hidup, seperti tanaman, dan hal-hal non-hidup, seperti awan, sungai, dan lautan (Gambar di bawah).

Siklus air tidak memiliki awal yang nyata atau titik akhir. Ini adalah proses daur ulang tanpa akhir yang melibatkan lautan, danau dan badan air lainnya, serta permukaan tanah dan atmosfer. Langkah-langkah dalam siklus air adalah sebagai berikut, dimulai dengan air di lautan:

Air menguap dari permukaan laut, meninggalkan garam. Saat uap air naik, berkumpul dan disimpan dalam awan.

Advertisement

Ketika air didinginkan di awan, kondensasi terjadi. Kondensasi adalah ketika gas kembali menjadi cairan.
Kondensasi menciptakan curah hujan (presipitasi). Presipitasi termasuk hujan, salju, es, dan hujan es.

Curah hujan ini memungkinkan air untuk kembali lagi ke permukaan bumi.

Ketika tanah mendapat curah hujan di darat, air bisa tenggelam ke dalam tanah untuk menjadi bagian dari cadangan air bawah tanah kita, juga dikenal sebagai air tanah.

Sebagian besar air bawah tanah ini disimpan dalam akuifer, yang merupakan lapisan berpori dari batu yang dapat menahan air.

Limpasan

Kebanyakan curah hujan yang terjadi atas tanah, namun tidak diserap oleh tanah dan disebut limpasan. Limpasan ini berkumpul membentuk aliran air dan sungai dan akhirnya mengalir kembali ke laut.

Transpirasi

Air juga bergerak melalui organisme hidup dalam ekosistem. Tanaman menyerap sejumlah besar air melalui akar mereka. Air kemudian bergerak naik kebagian atas tanaman dan menguap dari daun dalam proses yang disebut transpirasi. Proses transpirasi, seperti penguapan, mengembalikan air kembali ke atmosfer.

Proses siklus air
Proses siklus air

Kosakata

 

  1. akuifer: lapisan batuan bawah tanah yang menyimpan air.
  2. siklus biogeokimia: Proses yang dilalui air atau unsur kimia secara terus-menerus didaur ulang.
  3. siklus karbon: jalur di mana karbon didaur ulang melalui biosfer.
  4. kondensasi: Proses di mana perubahan uap air menjadi tetesan kecil air.
  5. Air tanah: cadangan air bawah tanah.
  6. siklus nitrogen: jalur di mana nitrogen didaur ulang melalui biosfer.
  7. presipitasi: Air yang jatuh dari awan di atmosfer ke permukaan bumi, seperti hujan, salju, dan hujan es.
  8. limpasan: Curah hujan yang tidak diserap oleh tanah dan mengalir di atas permukaan tanah.
  9. transpirasi: Proses di mana tanaman mengeluarkan uap air.
  10. siklus air: jalur saling berhubungan yang dilalui air didaur ulang melalui komponen biotik dan abiotik dari biosfer.

Ringkasan
Unsur kimia dan air terus-menerus didaur ulang dalam ekosistem melalui siklus biogeokimia. Selama siklus air, air memasuki atmosfer oleh penguapan dan transpirasi, dan air kembali ke tanah oleh curah hujan.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.