Pengertian Momentum dan Contoh

Dalam istilah sederhana, momentum dianggap sebagai kuantitas gerak. Kuantitas ini diukur karena jika sebuah benda bergerak dan memiliki massa, maka ia akan memiliki momentum.

Advertisement

Sesuatu yang memiliki massa besar akan memiliki momentum yang besar atau sesuatu yang bergerak sangat cepat memiliki momentum besar. Benda dengan sejumlah besar momentum sulit akan untuk berhenti. Dalam fisika, momentum adalah besaran yang dapat dihitung dengan mengalikan massa dan kecepatan dari benda yang terlibat. Momentum dinyatakan oleh huruf p. Jadi momentum sama dengan massa kali kecepatan atau p = m x v. Oleh karena itu, jika ada benda dengan massa berapun dalam keadaan tidak bergerak, momentumnya adalah nol karena kecepatannya adalah nol.

Contoh Momentum:

1. Sebuah semi-truk penuh kayu memiliki massa yang besar dan harus memperlambat jauh sebelum lampu berhenti karena meskipun dengan kecepatan kecil, ia memiliki momentum yang besar dan akan sulit untuk berhenti.

2. Sebuah kendaraan roda empat bergerak dengan kecepatan relatif cepat memiliki momentum lebih kecil dari semi-truk karena massa yang kecil dan akan berhenti lebih cepat.
3. Peluru, meskipun memiliki massa yang kecil, peluru akan memiliki momentum yang besar karena memiliki kecepatan yang sangat besar.
4. Sebuah mobil 1000 kg bergerak dengan 15 m / detik memiliki momentum 15.000 kg • m / detik sebagai hasil perkalian massa dan kecepatan.

5. Seorang ahli karate dapat menghasilkan kecepatan yang cukup dengan tinjunya yang akan menghasilkan momentum yang dapat menghancurkan beberapa batu bata.

6 Dua pemain sepak bola dengan massa yang sama bergerak terhadap satu sama lain, satu bergerak pada kecepatan 5 m / detik dan yang lainnya pada kecepatan 8 m / detik. Yang bergerak dengan kecepatan lebih cepat memiliki momentum yang lebih besar dan akan menjatuhkan yang lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.