Pengertian Hukum kekekalan energi

Hukum kekekalan energi adalah prinsip fisika yang menyatakan bahwa, dalam sistem tertutup, energi tidak dapat diciptakan atau dihancurkan. Hal ini dinyatakan dalam Hukum Pertama Termodinamika, yang menyatakan bahwa energi dapat berubah menjadi berbagai bentuk, seperti cahaya atau panas, tetapi jumlah keseluruhan energi adalah kekal, atau tetap konstan.

Advertisement

Umumnya, hukum ini digambarkan dengan pendulum. Ketinggian di mana bola dilepaskan di salah satu ujung pendulum akan sama dengan tinggi bola akan dicapai pada ujung yang lain. Bahkan, dalam lingkungan secara teoritis tidak ada gesekan, bola akan terus berayun bolak-balik selamanya.

 Hukum kekekalan energi

Sebagai sebuah konsep fundamental dalam fisika, hukum kekekalan energi memberikan penjelasan bagaimana energi adalah kekal dan dikonversi dalam sebuah sistem. Umumnya, salah satu bentuk energi dapat dikonversi menjadi bentuk lain energi. Sebagai contoh, energi potensial dapat diubah menjadi energi kinetik.

Energi Kinetik

Energi kinetik dari benda tertentu adalah energi yang dimiliki saat bergerak. Seperti yang ungkapan, energi kinetik sama dengan setengah dari massa benda dikalikan dengan kuadrat kecepatan benda, atau EK = ½ mv2. Energi kinetik terdiri dari tiga jenis energi.

panel-2Bsurya
Energi tidak dapat dimusnahkan, tetapi dapat diubah, seperti ketika panel surya mengubah cahaya dan energi radiasi dari matahari menjadi energi listrik yang dapat digunakan.

Energi kinetik vibrasi energi karena gerak getaran, dan energi kinetik rotasi adalah energi karena gerak rotasi. Energi kinetik translasi adalah energi karena gerak pusat massa dari satu titik ke titik lain.

Energi potensial

Secara umum, energi potensial suatu benda adalah energi yang disimpan sementara pada saat diam pada medan gaya. Gravitasi adalah kekuatan yang bertindak atas benda dan memberikan energi potensial. Sebagai contoh, sebuah bola di atas bukit memiliki sejumlah energi yang tersimpan karena gravitasi. Jenis lain dari energi potensial meliputi listrik, magnet, dan elastis. Contoh dari energi potensial elastis adalah pegas yang membentang.

Advertisement

Hukum kekekalan energi menyatakan bahwa energi potensial bola di atas bukit umumnya diubah menjadi energi kinetik ketika bola mulai bergulir menuruni bukit akibat gravitasi. Demikian pula, energi potensial pegas diregangkan menjadi energi kinetik saat pegas dilepaskan.

Dalam pendulum, hukum menetapkan bahwa, ketika bola berada pada titik tertinggi, semua energi adalah energi potensial dan ada nol energi kinetik. Pada titik terendah bola, semua energi kinetik pada bola dan ada nol energi potensial. Energi total bola adalah jumlah energi potensial dan energi kinetik.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.