Jumlah, Motif dan Kurs Mata Uang

Jumlah uang adalah banyaknya uang yang beredar di masyarakat suatu negara pada waktu tertentu. Faktor-faktor yang memengaruhi jumlah uang yang beredar:

Advertisement

a. Pendapatan masyarakat

Masyarakat berpendapatan tinggi memiliki uang yang banyak, demikian pula sebaliknya. Apabila di suatu negara banyak masyarakatnya yang berpendapatan tinggi, maka jumlah uang yang beredar juga banyak, demikian pula sebaliknya.

b. Tingkat suku bunga

Tingkat suku bunga yang tinggi akan mendorong masyarakat untuk menyimpan uangnya di bank, sehingga jumlah uang yang beredar sedikit, demikian pula sebaliknya.

c. Selera masyarakat

Selera masyarakat terhadap barang atau jasa cenderung berubah-ubah. Apabila selera masyarakat tinggi terhadap suatu barang atau jasa akan menyebabkan uang yang beredar sedikit, demikian pula sebaliknya.

d. Sistem pembayaran

Apabila dalam membeli suatu barang atau jasa masyarakat menggunakan kartu kredit, maka jumlah uang yang beredar akan berkurang.

e. Harga barang atau jasa

Apabila harga barang atau jasa naik, maka jumlah uang yang beredar akan makin banyak, demikian pula sebaliknya.

Advertisement

Motif Seseorang Menyimpan Uang

Jumlah uang yang beredar juga dipengaruhi oleh banyak sedikitnya uang yang disimpan. Beberapa motif seseorang untuk menyimpan uang, yaitu sebagai berikut.

a. Motif melakukan transaksi (transactional motive)

Setiap orang akan melakukan transaksi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, baik berupa barang ataupun jasa. Untuk melakukan transaksi tersebut dibutuhkan uang.

b. Motif berjaga-jaga (precaution motive)

Seseorang yang memiliki penghasilan lebih, maka sebagian akan disisihkan untuk disimpan atau ditabung untuk keperluan masa depan atau keperluan yang mendadak.

c. Motif spekulasi (speculative motive)

Seseorang yang memiliki uang akan cenderung melakukan transaksi yang bersifat spekulasi (coba-coba) untuk mendapatkan keuntungan yang besar dalam situasi tertentu meskipun dengan risiko yang tinggi.

Kurs Mata Uang

Kurs mata uang

Mata uang asing (valuta asing) adalah uang dari negara lain yang masuk ke suatu negara. Kurs Valuta asing adalah perbandingan nilai tukar mata uang sendiri terhadap mata uang asing. Nilai kurs satu mata uang dengan mata uang lainnya sangat ditentukan oleh sistem kurs yang ditetapkan oleh negara yang bersangkutan. Negara tersebut menggunakan sistem kurs tetap atau kurs mengambang. Dalam kurs tetap perbandingan antara satu mata uang dan mata uang Iainnya selalu sama, sedangkan pada kurs mengambang akan terjadi naik turunnya kurs valuta asing yang dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran.

Saat ini nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menggunakan sistem kurs Floating Exchange Rate (FER), artinya kurs rupiah ditentukan oleh kekuasaan permintaan dan penawaran di pasar mata uang.

Dalam sistem tersebut dikenal adanya kurs beli dan kurs jual.

a. Kurs beli, yaitu nilai tukar rupiah apabila kita menjual mata uang asing kepada bank-bank devisa.

b. Kurs jual, yaitu nilai tukar rupiah apabila kita membeli mata uang asing (valuta asing) dan bank-bank devisa.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.