Ini 6 ciri merkantilisme yang perlu di pahami

Ada 6 ciri dari merkantilisme yang akan dibahas secara singkat di bawah ini termasuk dalam hal perdagangan luar negeri, uang, bunga, faktor produksi populasi dan regulasi komersial.

Advertisement

1. Perdagangan Luar Negeri

Di tempat pertama, merkantilis meletakkan penekanan besar pada keseimbangan yang menguntungkan dari perdagangan. Mereka menyatakan bahwa kekuatan dan kekayaan suatu negara tergantung pada dua hal yaitu kepemilikan tambang emas dan perak dan keseimbangan yang menguntungkan dari perdagangan.

2. Pentingnya Uang

Merkantilisme memiliki kepentingan yang sangat besar terhadap uang. Ini dianggap kekayaan sebagai sumber semua kekuatan dan meletakkan penekanan besar pada pentingnya emas, perak dll.

Merkantilisme juga menganggap uang sebagai faktor yang signifikan untuk kemajuan komersial. Lebih lanjut saat perdagangan pada masa lalu sebagian besar dilakukan atas dasar barter barang, orang-orang secara alami lebih suka untuk menjaga emas dan perak daripada komoditas.

3. Bunga.

Konsep bunga merupakan bagian penting dari merkantilisme meskipun tidak ada kebulatan suara di antara berbagai merkantilisme mengenai penggunaan dan pentingnya.

4. Faktor-faktor Produksi

Merkantilis menganggap tanah dan tenaga kerja sebagai satu-satunya faktor produksi. Josiah Child menyatakan bahwa tanah dan perdagangan bergandengan tangan. Sebagian besar merkantilis meletakkan penekanan pada kebutuhan peningkatan produksi dengan maksud untuk mencapai swasembada pangan serta dorongan dari ekspor.

Advertisement

5. Populasi besar.

Merkantilisme menekankan perlunya memiliki populasi yang besar untuk meningkatkan produksi dan partisipasi dalam perang.

6. Regulasi Komersial.

Merkantilis menerima kebutuhan regulasi komersial untuk kelancaran kerja ekonomi dan peningkatan kesejahteraan sosial. Hampir semua negara Eropa dibingkai pengaturan dengan maksud untuk membatasi impor barang asing dan mendorong ekspor.

Leave a Reply

Your email address will not be published.