Ciri-ciri protozoa (protista mirip hewan)

Protista ada yang memiliki ciri-ciri seperti hewan,seperti tumbuhan, dan seperti jamur. Protista mirip hewan dapat bergerak bebas dengan alat gerak yang khusus. Protista mirip tumbuhan memiliki klorofil sehingga mampu berfotosintesis. Protista mirip jamur memiliki siklus hidup dengan fase muda seperti Amoeba dan reproduksinya mirip jamur.

Advertisement

Protista yang menyerupai hewan dikenal dengan sebutan Protozoa. Protozoa berasal dari kata proto (mula-mula) dan zoon (hewan) karena dahulu dianggap oraganisme yang pertama kali terbentuk di bumi.

Ciri-ciri Protozoa, antara lain:

  • Berukuran mikroskopis, antara 3-1.000 mikron
  • Sel umumnya terdiri dari membran sel, sitoplasma, vakuola makanan, vakuola kontraktil,dan inti sel
  • Tidak memiliki dinding sel
  • Tidak memiliki kloroplas
  • Bersifat heterotrof, beberapa ada yang saprofit
  • Umumnya memiliki alat gerak khusus, seperti kaki semu,bulu cambuk, dan bulu getar
  • Reproduksi seksual dengan konjugasi dan aseksual dengan pembelahan biner
  • Habitat di tempat basah yang kaya organik, baik di laut maupun air tawar.

Jenis protozoa yang sangat beragam dikelompokkan ke dalam empat kelas berdasarkan alat geraknya, yaitu Rhizopoda, Ciliata, Flagellata, dan Sporozoa.

Rhizopoda

Rhizopoda merupakan Protozoa yang memiliki alat gerak berupa kaki akar/kaki semu/pseudopodia. Bentuk sel Rhizopoda berubah-ubah saat diam dan bergerak. Rhizopoda melakukan reproduksi aseksual dengan pembelahan biner. Apalagi kondisi tidak menguntungkan, maka Rhizopoda akan membentuk kista. Umumnya, Rhizopoda hidup bebas di tanah yang lembab dan di lingkungan air, baik di air tawar maupun laut.

Contoh Rhizopoda antara lain Amoebaproteus yang hidup bebas di tanah, Difflugia yang hidup di air tawar, Entamoeba histolytica, penyebab penyakit disentri, serta Entamoeba gingivais yang hidup di dalam mulut manusia dan merupakan salah satu penyebab radang pada gusi.

Flagellata

Flagellata bergerak menggunakan bulu cambuk atau flagel. Bentuk tubu h flagellata tetap karena dilindungi oleh pelikel. Flagellata berkembang biak secara pembelahan biner membujur. Di antara Flagellata ada yang hidup bebas, ada pula yang hidup bersimbiosis dalam tubuh hewan,tetapi kebanyakan bersifat parasit bergerak menggunakan bulu cambuk.

Advertisement

Conteh Flagellata yang menjadi parasit yaitu Leishmania donovani (parasit pada manusia menyebabkan penyakit kalaazar, L. braciliensis (menyebabkan penyakit kulit pada manusia), Trypanosomaevansi (penyakit sura pada hewan ternak), T.Gambiense (penyakit tidur pada manusia), dan Trichomonas vaginais (penyakit pada alat kelamin wanita).

Ciliata

Ciliata bergerak menggunakan bulu getar (silia),Silia terdapat di seluruh permukaan tubuh, tetapi ada pula yang hanya tumbuh pada bagian tertentu dari tubuh hewan tersebut. Ciliata berkembang biak secara aseksual dengan pembelahan biner membujur. Reproduksi seksual dilakukan dengan konjugasi. Ciliata umumnya hidup bebas dilingkungan berair yang banyak mengandung bahan organik, dan ada pula yang hidup parasit. Ciliata yang hidup bebas contohnya : Paramoecium caudatum,Didinium,Stentor, dan Vorticella. Balantidium hidup sebagai parasit pada usus besar ternak atau manusia

Sporozoa

Sporozoa tidak memiliki alat gerak. Semua Sporozoa merupakan parasit. Contoh Sporozoa antara lain Toxoplasma gondii yang menyebabkan penyakit Toksoplasmosis dan Plasmodium yang menyebabkan penyakit malaria. Dikenal empat jenis Plasmodium yang menyebabk n penyakit malaria, yaitu Plasmodium vivax yang menyebabkan penyakit malaria tertiana, Plasmodium falciparum (penyakit malaria tropikana), dan Plasmodium malariae (penyakit malaria kuartana).

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.