Cara Reproduksi Porifera

Advertisement

Porifera adalah bentuk paling sederhana dari hewan multi-sel. Mereka sangat beragam dan datang dalam berbagai ukuran dan warna, bentuk dan kompleksitas struktural. Mereka berkisar dari ketinggian 1-200cm sampai diameter 1-150cm.

Mereka memiliki jaringan yang berdiferensiasi sebagian, dan jaringan tidak sejati. Spons atau filum porifera tidak memiliki organ internal. Mereka tidak memiliki otot, sistem saraf, atau sistem peredaran darah.

Dinding mereka dilapisi dengan banyak pori-pori kecil yang disebut ostia yang memungkinkan aliran air ke spons.

Struktur Porifera begitu sederhana. Salah satu ujung terpasang ke bagian padat seperti batu sementara ujung lainnya, yang disebut oskulum, adalah terbuka ke lingkungan. Spons bisa mendapatkan mikroorganisme seperti ganggang dan bakteri untuk makanan melalui bukaan. Beberapa porifera adalah karnivora dan menggunakan spikula mereka untuk menangkap krustasea kecil.

Reproduksi Porifera

Porifera dapat melakukan reproduksi baik secara aseksual maupun seksual. Reproduksi secara aseksual dilakukan dengan pembentukan tunas dan gemula. Tunas merupakan salah satu jenis amubosit yang mudah dilepaskan.

Advertisement

Sekumpulan sel yang dilepaskan akan menjadi individu baru. Gemula adalah sekumpulan arkeosit yang mengandung cadangan makanan dan dikelililngi oleh amubosit yang keras dan terkadang mengandung spikula.

Arkeosit merupakan amubosit dengan pseupodia yang tumpul dan berinti besar. Beberapa jenis Porifera memiliki gemula tanpa cangkang atau berbentuk larva yang berenang bebas.

Reproduksi Porifera
1. Aseksual: kuncup, gemmulae; 2. Seksual: aboebosit -> arkeosit -> zigot -> amfliblastula -> porifera dewasa

Porifera bersifat hermaprodit, namun sel telur dan sperma diproduksi pada waktu yang berbeda. Sperma dikeluarkan bersama air melalui oskulum dan masuk ke individu lain melalui ostium. Fertilisasi terjadi di mesohil menghasilkan embrio. Embrio akan tumbuh menjadi larva berfiagela (larva amfiblastula). Larva amfiblastula kemudian keluar bersama aliran air melalui oskulum. Larva amfiblastula akan berenang bebas dan melekat pada substrat hingga tumbuh menjadi individu dewasa. Beberapa jenis Porifera bersifat diesis (berumah dua).

Leave a Reply

Your email address will not be published.