Zat adiktif bisa mengancam kesehatan mulut dan gigi serta bahaya dari mouthwash untuk gigi dan mulut

Pemakai zat adiktif, seperti narkoba dan obat terlarang lainnya, akan mengalami penurunan kesehatan mulut dan gigi. Islam melarang pemakaian zat-zat adiktif, baik yang pemakaiannya dihisap ataupun diminum, karena akan mengancam kesehatan pemakainya, dan salah satunya adalah kesehatan mulut dan gigi.

Zat-zat yang ada dalam narkoba bisa memicu bau mulut yang tidak enak dan berpenyakit. Pada gigi, narkoba juga bisa merusaknya.

Narkoba memiliki efek stimulus bagi janutng dan pembuluh darah. Narkoba akan memaksa jantung dan pembuluh darah bergerak lebih cepat, sehingga sebagai konsekuensinya, janutng dan pembuluh darah memerlukan kalsium lebih banyk. Lantas, kebutuhan kalsium itu diambil dari tulang dan gigi. Karena jumlah kalsium dalam tubuh yang terbanyak terdapat pada tulang dan gigi, dan sisanya ada pada bagian tubuh yang lain.

Dengan demikian, ketika tubuh (selain tulang dan gigi) kekurangan kalsium, maka kelenjar tubuh akan memerintahkan kalsium yang ada di tulang dan gigi untuk masuk ke dalam sistem peredaran darah. Karena kalsium yang ada di tulang dan gigi diambil terus-menerus, maka semakin lama tulang dan gigi akan keropos serta membuat gigi cepat ompong. Jadi, banyak sekali orang yang mengonsumsi narkoba memiliki gigi tidak sehat dan cepat keropos.

Jangankan mengonsumsi zat adiktif secara langsung, menggunakan mouthwash saja yang mengandung alkohol bisa memicu kanker. Karena etanol dalam mouthwash bisa memicu peningkatan zat-zat berbahaya yang menembus lapisan kulit di sekitar mulut secara mudah. Racun dalam alkohol yang disebut acetaldehyde bisa terakumulasi di dalam mulut.

Ketika gigi sudah tidak sehat akibat pengaruh zat adiktif, maka risiko yang akan ditanggung ialah semakin mempermudah terjadinya karang gigi lantaran terlalu banyak zat kimia yang masuk ke dalam tubuh, mengurangi kepekaan lidah terhadap makanan, serta menimbulkan bau mulut yang tidak sedap.

Artikel terkait lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *