Tata Cara dan Etika Makan Sesuai Syariat Islam

Memulai Makan Dengan Membaca Bismillah

Ketika akan makan atau minum maka terlebih dahulu bacalah Bismillah, serta mengakhirinya dengan memuji Allah, sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad.

Imam Ahmad mengatakan bahwa jika dalam satu makanan terkumpul 4 hal, maka makanan tersebut adalah makanan yang sempurna. Empat hal itu ialah: menyebut nama Allah saat mulai makan, memuji Allah di akhir makan, banyaknya orang yang turut makan dan berasal dari makanan yang halal.

Menurut Abu Hudzaifah, menyebut nama Allah sebelum makan berfungsi mencegah setan dari ikut menikmati makanan tersebut. Hudzaifah berkata, “Apabila kami makan bersama Nabi Muhammad, maka kami tidak memulainya sehingga Nabi memulai makan. Suatu hari kami makan bersama Nabi, tiba-tiba datanglah seorang gadis kecil seakan-akan anak tersebut terdorong untuk meletakkan tangannya dalam makanan yang sudah disediakan. Dengan segera Nabi memegang tangan anak tersebut. tidak lama sesudah itu datanglah seorang Arab Badui. Dia datang seakan-akan didorong oleh sesuatu. Nabi lantas memegang tangannya. Sedudah itu Rasulullah saw bersabda:

‘Sesungguhnya setan turut menikmati makanan yang tidak disebut nama Allah padanya. Setan datang bersama anak gadis tersebut dengan maksud supaya bisa turut menikmati makanan yang ada karena gadis tersebut belum menyebut nama Allah sebelum makan. Oleh karena itu aku memegang tangan anak tersebut. setan pun lantas datang bersama anak Badui tersebut supaya setan bisa turut menikmati makanan. Oleh karena itu, aku pegang tangannya tersebut. demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya sesungguhnya tangan setan itu berada di tanganku bersama tangan anak gadis tersebut.’ (HR Muslim)

Dikatakan bahwa membaca Bismillah yang sesuai dengan sunnah adalah cukup dengan Bismillah tanpa tambahan Ar Rahman dan Ar Rahim. Diriwayatkan dari Amr bin Abi Salamah, Rasulullah saw bersabda, “Wahai anakku, jika engkau hendak makan ucapkanlah Bismillah, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang berada di dekatmu.” Akan tetapiakan lebih lengkap jika mengucapkannya dengan lengkap.

doa makan

Bagaimana bila lupa membaca Bismillah (Doa) pada awal makan

Bila lupa membaca doa pada awal makan, maka hendaknya kita mengucapkan kalimat Bismillaahi awalahu wa akhirahu, sebagaimana yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad dalam hadis berikut ini:

“Jika seseorang kamu memakan makanan, maka hendaklah membaca Bismillah (menyebut nama Allah), dan jika ia lupa membacanya di awalnya, maka hendaklah mengucapkan  Bismillah (menyebut nama Allah) pada awal dan akhirnya.”

Dalam hadis lain Rasulullah saw bersabda:

Jika seseorang memasuki rumahnya dan menyebut nama Allah ketika ia masuk dan ketika ia makan, maka setan akan berkata, ‘tidak ada tempat bermalam dan tidak ada makan malam disini.’ Dan jika seseorang masuk rumah dan tidak menyebut nama Allah, maka setan akan berkata (kepada teman-temannya), ‘kamu sempat bermalam disini.’ Dan jika seseorang itu tidak menyebut nama Allah ketika makan, maka setan akan berkata, ‘kamu sempat bermalam dan ada makan malam disini.”

Memuji Allah (membaca Alhamdulillah) setelah makan

Setelah selesai makan dianjurkan sekali untuk memuji Allah dengan mengucapkan Alhamdulillah, agar amal yang kita lakukan itu mendapatkan ridha Allah.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik, sesungguhnya Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah ridha terhadap seorang hamba yang menikmati makanan lalu memuji Allah sesudahnya atau meneguk minuman lalu memuji Allah sesudahnya.”

Artikel terkait lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *